Gerobak Dangdut Cinta

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Lucu (Humor), Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 19 February 2018

Suasana malam sudah mulai mencekam, lolongan anjing pun menambah kemistikan malam ini. Perkenalkan sebelumnya, nama gue Ricky ini kisah gue dan dua orang teman gue Darko dan Tomy, kita bertiga satu kampus dengan berbeda jurusan, malam ini gue dan kedua teman gue sedang melakukan sesuatu yang menyeramkan dan jarang dilakukan banyak orang. Gue dan Darko diajak Tomy ke suatu tempat dan gue sendiri gak tau itu tempat apa dan mau apa dia di sana

Malam pun semakin larut, suasana sepi dan seperti tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan. Gue dan teman gue berjalan perlahan menuju tempat yang kami tuju sambil melihat sekeliling.

“benar di sini nih tempatnya?” tanya gue kepada Tomy.
“beneran, gue gak mungkin salah” Tomy meyakinkan gue.
“tapi kok sepi dan gelap sih?” gue sedikit penasaran.
Kami pun memasuki pagar rumah yang kami tuju.

“gue gak yakin deh, apa yang kita cari ada di sini” ujar Darko yang tidak yakin.
“lo liat aja ntar, pasti ada” jawab Tomy meyakinkan.

Kami pun mengendap dan selalu memperhatikan sekeliling, tiba-tiba muncul suatu cahaya yang datangnya tiba-tiba dan entah dari mana asalnya.
“apaan tuh?” kata gue kaget.
“lo kok penakut amat sih” kata Tomy menyindir gue.
“siapa yang penakut? Gue Cuma kaget kok” jawab gue mengelak.

Kami pun melanjutkan perjalanan dan menuju kesamping rumah itu, kami tepat berada di luar jendela rumah itu dan gue mengintip ke dalamnya, gue dikagetkan dengak sosok perempuan berbaju putih dan berambut panjang.
“HANTUU…” gue teriak dan berlari dari sana dan disusul teman-teman gue.
Gue berlari layaknya the flash di film, gue berhenti sejenak karena sudah agak jauh dari tempat itu dan gue pun sedikit kecapekan

“kaget gue tadi ky pas lo teriak” ujar Darko.
“mana ada hantu di sana ky” kata Tomy meyakinkan gue.
“lo jawab jujur ya, sebenarnya kita ngapain ke sana dan itu rumah siapa?” gue bertanya dengan penuh penasaran.

“oke oke, gue jujur, sebenarnya itu adalah rumah mantan gue, gue ngajak kalian ke sana buat nemanin gue karena gue pengen balikan sama dia” Tomy menjelaskan dengan singkat.
“kenapa gak lo bilang dari awal sih?” Darko sedikit marah.
“ya nanti kalian gak mau nemenin gue, dan yang diliat Ricky tadi itu adalah Putri, mantan gue” jawab Tomy.

“mantan lo? Ngapain dia tadi ya? Jangan-jangan mau ganti baju” ucap gue penasaran.
“dasar otak mes*m lo” ujar Darko pada gue.
“biarin, suka-suka gue” kata gue.

“jadi tadi itu bukan rumah angker ya Tom?” sambung gue.
“ya bukan lah” ucap Tomy.
Lalu Darko meyakinkan Tomy “ya udah, besok kita akan temanin lo ke sana”
“yaudah, kita balik ke kost aja, gue udah ngantuk nih” kata gue sambil berjalan.

Pagi harinya, gue dan teman gue pergi ke kampus, kita masuk ke kelas masing-masing. di kelas gue cari-cari ide supaya si Tomy bisa balikan dengan mantannya itu dan gue berhasil mendapatkan idenya, saat jam istirahat, gue ngumpul di kantin sama Darko dan Tomy.

“Tom, gue punya ide nih, supaya lo bisa balikan lagi sama mantan lo” kata gue membuka pembicaraan.
“apaan idenya ky?” tanya Tomy heran.
“gini nih, kita nanti malam balik lagi kesana sambil bawa gerobak dangdutan, lo ntar nyanyi buat dia, nyanyiin lagu yang dia suka” kata gue menjelaskannya.

Tomy yang mendengarkan penjelasan gue sedikit menolak
“gak mau ah, malu gue, ntar tetangganya datang semua gimana orangtuanya marah gimana?”
“kalo orangtuanya keluar dan tetangganya pada ngumpul, lo tinggal lamar aja dia, kan beres” gue memberi penjelasan.
“betul juga kata Ricky tu Tom, gue setuju dengan ide lo ky” ujar Darko ke gue dan Tomy.

Waktu pun menunjukkan jam masuk kelas, kami belajar kembali, setelah beberapa jam bel tanda pulang pun berbunyi, kami semua ngumpul kembali dan pergi mencari gerobak dangdut. Saat sampai di tempat penyewaannya, gue liat ada 2 cewek cantik yang baju nya seksibanget,
“wiih, ada cewek tuh” kata gue ke pada teman gue.
“oh iya, gue godain ah” kata Tomy sambil mendekati kedua cewek tersebut.

Tomy yang sudah didekat cewek itu pun mulai bertanya kepada kedua cewek itu.

“hai cewek, namanya siapa nih?”
“hai juga cowok”
Tomy yang mendengar suara cewek itu langsung lari ke arah gue dan Darko sambil teriak
“BENCOOONG”

Gue dan Darko hanya bisa menertawai Tomy yang lari ketakutan.
“rasain lo Tom, ambil tuh cewek” ungkap Darko.

Gue pun mendekati wanita jadi-jadian itu dan yang gue tau mereka adalah penyanyi di gerobak dangdut ini.
Gue pun bernegosiasi dengan mereka beserta beberapa teman mereka dan akhirnya mereka menyetujuinya. Malam hari pun tiba, gue dan kedua sahabat gue bersiap untuk pergi ke rumah mantannya Tomy.Gue dan Darko memakai baju sehari-hari dan Tomy kami persiapkan dengan memakai baju seperti Rhoma Irama. Tomy merasa tidak yakin dengan ide gue ini.
“lo yakin ini akan berhasil ky?”
“iya, gue yakin, lo percaya aja deh sama gue”

Gerobak dangdut itu pun tiba, kami semua langsung pergi ketujuan, setelah sampai di tujuan musik dimainkan Tomy dan kedua cewek jadi-jadian itu bernyanyi bersama dan memang benar semua tetangga Putri keluar dari rumah masing-masing, gue liat semua orang datang dengan ekspresi marah.
“hey, apa-apaan ini, ribut aja, emang ini tempat mamak kau” kata seorang tetangga yang menurut gue orang medan.
“maaf bapak ibu semua, ini teman saya mau balikan sama mantanya Putri yang tinggal di sini, jadi kami buat acara kayak gini” gue menjelaskan.

Semua orang tampak tidak peduli dan malah mengusir kami, Putri keluar dari rumahnya bersama orangtuanya dan juga adiknya. Tampak ada ekspresi jijik di wajah Putri melihat penampilan Tomy yang dikawal dua wanita jadi-jadian. Bokapnya Putri bertanya kepada kami tentang yang kami perbuat.

“apa-apaan ini? kalian ribut-ribut di depan rumah saya?”
Darko menjelaskan kepada bokapnya Putri “gini om, kita semua ini cuma mau bantu teman kita si Tomy, dia ini mantannya anak om dan sekarang dia mau balikan sama anak om karena dia masih cinta sama anak om”
“enak aja, dandanan kayak gini mau pacarin anak saya” kata nyokap nya putri.
“emang kenapa tante?” tanya Tomy sedikit penasaran.

Nyokapnya Putri menjelaskan bahwa Putri telah dijodohkan dengan laki-laki pilihan orangtuanya. Putri pun hanya bisa diam dan tak mampu mengatakan apa-apa. Tomy yang mendengarkan penjelasan nyokapnya Putri langsung shok dan hampir pingsan.
Kita semua di usir dari rumahnya Putri, kami dilempari sendal oleh para warga sekitar dan gue berhasil menangkap sepasang sendal, “lumayan nih, buat gue pergi main”.
“woi, balikin sendal gue” kata seorang warga.

Gue beserta teman gue dan anggota gerobak dangdut langsung lari, kita semua kembali ke kost gue termasuk anggota gerobak dangdut, gue pun membayar mereka sebesar 200 ribu.
Tiba-tiba salah seorang dari wanita jadi-jadian itu bilang pada Tomy “kalau dia gak mau sama kamu, aku mau kok sama kamu”
“iya tuh Tom, sama dia aja” ujar Darko menyindir.
“ggaaakkk, gue gak mau” teriak Tomy sambil masuk ke kost dan mengurung diri di kamarnya.

TAMAT

Cerpen Karangan: Muhammad Rifki
Facebook: m_rifki43[-at-]ymail.com

Cerpen Gerobak Dangdut Cinta merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tentang Mimpiku

Oleh:
Mimpi, Yapz… semua orang pasti punya mimpi termasuk aku, penjahat, maling pentolan PKI pasti juga punya mimpi, aku pun juga punya mimpi yang dimana impian tersebut pasti memiliki tujuan

Sepuluh Tahun

Oleh:
Perjalanan kali ini sungguh terasa berat bagi seorang pria muda bernama Benjamin. Sudah beberapa tahun sejak ia meninggalkan Hindia Belanda, kini ia harus kembali kesana untuk meliput negeri masa

Forever Yours

Oleh:
Namanya Amie. Seru, cerewet, nggak jelas, agak berantakan, tapi keren, penyayang dan cantik. Cita-citanya jelas sudah, sebagai penulis novel. Tidak mengherankan kok. Malahan sudah nampak banget. Amie bisa menulis

Sebatang Coklat

Oleh:
Setelah usai pembagian kelompok untuk mengikuti kegiatan MPLS SMAN 22 Bandung selama 3 hari kedepan, akhirnya aku mendapat kelompok 3 “Panda”, bergegas aku memasuki ruangan kelas tersebut untuk mendapatkan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *