Good Bye Single

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 18 November 2015

“Dinnn.. Andien…” Terdengar suara teriakan teman gue, Suci dari depan rumah.
“iyah apa? Sini masuk kamar gue langsung.” jawab Andien membalas dari kamar teriakan temannya. Suci pun langsung memasuki kamar temannya itu tanpa sungkan.
“hmm.. nape lo ke rumah? Tumben amat.” cerocoh Andien ketika Suci baru saja membuka pintu kamarnya.
“Ihh gitu banget sama teman sendiri, Udah gue pulang lagi aja.” ucap Suci kecewa.
“ya udah, maaf dah Sucii temen gue yang paling baik.” hibur Andien ketemannya itu.

“gini, entar gue mau jalan sama Devin..”
“Lah.. terus hubungannya sama gue apa?” potong Andien.
“duh makanya dengerin dulu, gue belum selesai nih bicaranya. Devin bilang sepupunya dari Bandung kemarin datang, nah makanya dia nyuruh gue ngajak lo ikut jalan bareng sama kita, yah siapa tahu loh sama sepupunya itu cocok, kan bisa sekalian Double Date!!! Ucap Suci menjelasakan.

“gak ah.” balas Andien singkat dengan nada cuek.
“Aduuhh Andien lo mesti ikut, entar lo nyesel lagi, orangnya itu ganteng banget.. sebelas dua belaslah sama Pacar gue Devin.
“Baik gak?” Tanya Andien.
“kalau menurut gue sih baik. Makanya lo ikut dulu, terus kenalan, soal sikap kan lo bisa nilai sendiri nanti.”
“Emm ya udah deh, gue ikut. Kebetulan gue juga bosen di rumah terus. Gue mau siap-siap dulu..”
“oh iya Din, sekalian gue juga pengen minjem sepatu lo yang warna merah marun itu. Boleh ya!!!” ucap teman Andien sambil merengek.
“hem dasar lo! Ya udah, kayaknya ada dalem lemari pake aja..”

Setelah Andien selesai siap-siap, keduanya pun bergegas menuju ke salah-satu kafe tempat mereka janjian. Andien dan Suci ternyata sampai di kafe duluan. Dengan terpaksa keduanya harus menunggu dan memesan orange juice untuk mengobati rasa haus Andien.
“Ahh! Seger bener, rasanya lama banget gue gak minum orange juice di kafe ini.” Ucap Andien ke Suci yang sedari tadi serius main Hp.
“Gimana mau minum orange juice, kalau lo cuma di kos-kosan terus. Gak bosan apa?” Cerocos Suci. Andien hanya tersenyum mendengar cerocoh temannya itu kemudian melanjutkan meminum orange juice yang sudah ia pesan.

Tengah menikmati orange juice, tiba-tiba Andien mendengar Suci memanggil Devin yang tenyata sudah sampai di dalam kafe.
“Deviiin!!!” Teriak Suci. Andien pun mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Devin yang baru saja Suci panggil. Penglihatan Andien langsung tertuju ke sosok seorang laki-laki yang tengah berjalan bersama Devin ke Arahnya.
“Waw, inikah yang Devin maksud sepupunya dari Bandung? Ganteng banget.. sumpah.” sahut Andien Dalam hatinya.
“Hai sayang,.” Ucap Suci ke Devin kemudian mencium kedua pipi pacarnya itu.
“hemm.. sungguh So Sweet.” sahut Andien dalam hatinya lagi.

“Hai Dinn, jadi sedikit kurus aja gara-gara kelamaan jomblo.” Goda Devin ke Andien sambil tersenyum.
“Ishh.” Balas Andien Singkat dengan ekspresi jengkel.
“Udah jangan masang muka jengkel begitu, Nih gue bawain stok buat lo.” goda Devin lagi.
“Stok? Emangnya dia barang!!” ucap Andien balas tersenyum ketika menatap ke arah sepupu Devin yang senyum kedirinya.

“Kenalin nih sepupu gue dari Bandung, Namanya Rezki. Rencana dia mau pindah kampus ke kampus kita.” Ucap Devin menjelaskan.
“Wiss, bisa sering-sering ketemu dong.” ucap Andien dalam hati.
“Maaf Andien, boleh gue minta nomor hp Lo?” Ucap Rezki secara tiba-tiba, bikin Andien mendadak Nerves.
“iii..yyah boleh kok, Ambil aja di Hp-nya Devin..” Balas Andien dengan nada suara yang sedang Grogi. Keempatnya pun berbincang-bincang riuh, bercanda bareng dan berbagi pengalaman terkhusus Suci dengan Devin yang bergandeng tangan seakan tak mau lepas. Memang mereka berdua pasangan serasi.

Melihat suasana sudah mulai sore, dan mengingat tugas kampus yang belum selesai, Andien dan Suci memilih untuk pulang lebih awal. Dan sesampainya di rumah, Andien bukannya mengerjakan tugas, malah langsung baring di kamar kos-kosannya itu dan terjaga oleh tidurnya. Sebuah musik membangunkan Andien dari tidurnya, yah suara nada dering BB-nya yang ternyata ada yang nelepon. “Nomer baru.” ucap Andien dengan suara yang masih terdengar ngantuk.

“iyah, halo.. siapa?” Cerocos Andien ketika menjawab telpon tersebut.
“ini gue Rezki, sepupu Devin.” mendengar suara Rezki Andien langsung tersenyum dengan mata melotot di atas kasur tempat tidurnya.
“oh Rezki!!! iyah ada apa Ki?” ucap Andien dengan irama suara yang lembut.
“Enggak.. Cuma mau ngajak kamu jalan entar malem.. kamu ada waktu kan?” Mendengar ajakan Rezki, Andien langsung menjawab.
“iya.” tanpa canggung.
“ya udah.. ketemunya di kafe sore tadi yah.. aku tunggu jam 7..” Sambung Rezki.

Setelah teleponan, Andien lalu bangkit dari tidurnya kemudian membongkar lemari dan memilah-milah baju yang paling istimewa untuk nanti malam. Sampai akhirnya ia menemukan Dress panjang berwarna putih dengan baju luaran warna putih biru.
“Hemmm.. baju istimewa untuk seseorang yang istimewa.” sahut Andien pelan kemudian bersiap-siap, berdandan rapi sebelum berangkat ke kafe.

Sampainya di kafe, Rezki ternyata telah memesan makanan untuk mereka berdua. Tak kalah Rezki juga kelihatan tampan dengan baju kemeja yang ia kenakan. Setelah pertemuan alias dinner pertama itu, keduanya bertambah dekat dan bisa saling memahami satu sama lain. Keduanya menghabiskan waktu selalu bersama ditambah Rezki yang juga udah pindah kuliah di tempat kuliah Andien. Keduanya berangkat kuliah dan pulang kuliah bareng, jalan-jalan bareng, bergurau dan menjalani kehidupan mereka yang semakin akrab. Sampai akhirnya di sebuah taman dekat kampus keduanya. Rezki menyatakan perasaannya ke Andien.

“Din mungkin gue gak perlu lagi jelasin gimana perasaan gue ke lo. Gue sayang sama lo, dan gue mau lo jadi pacar gue, nemenin hari-hari gue besok, lusa dan sampai kapanpun itu…” pernyataan Rezki ke Andien sambil memegang erat tangan calon pacarnya itu. Andien terharu mendengar pernyataan Rezki.
“Iyah.. Gue juga sayang sama lo, dan gue mau jadi pacar lo…” tersenyum ke Rezki. “Tapi lo mesti janji, lo jangan selingkuh dan juga jangan pernah tinggalin gue.” sambung Andien lagi. “iyaahh boss sip, gue janji.” jawab Reski tertawa mengelus rambut Andien lalu kemudian mencium kening pacar yang sangat disayanginya itu.

Di tempat lain hubungan Suci dan Devin juga semakin lengket seperti permen karet. Keduanya pun semakin tak ingin lepas. Andien, Rezki dan Suci, Devin menjadi dua pasang kekasih yang sangat serasi dan saling mengerti satu sama lain. Dan juga terkhusus untuk Andien yang mengakhiri kesendiriannya yang telah diisi oleh seorang pacar yang sangat perfect di matanya.
“Good Bye Single.” Sahut Andien dalam hati, ketika hanyut dalam pelukan hangat pacarnya itu.

TAMAT

Cerpen Karangan: Andien Anggraeni. A
Facebook: Andien Dea Anggraeni
Twitter: @Dinyotte
Cerpen di atas gue bikin berdasarkan inspirasi yang gue dapat. Gue Andien lahir di kota Makassar 15 oktober 1997 harapan gue, berharap cerpen gue di atas bisa terjadi di kehidupan nyata gue.

Cerpen Good Bye Single merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Burung Piyik

Oleh:
Dari kejauhan terlihat gerombolan siswa berdiri memandangi beberapa lembar kertas yang terpaku pada sebuah majalah dinding sekolah selepas waktu sekolah usai. Satu demi satu dari mereka mulai meninggalkan tempat

Si Tukang Pemberi Karma

Oleh:
Yang paling menjengkelkan adalah soal teman cewekku. Dia mempunyai tubuh yang agak jangkung. Matanya lebar, dan ada tahi lalat dekat bibirnya. Kalau dia lagi marah matanya makin melebar bagai

Android

Oleh:
Ini pertama kalinya aku jauh dari rumah utuk menempati kost baruku, ya.. karena aku mendapat tempat magang yang sangat jauh dari rumah yaitu lamongan. Aku tidak sendirian di kost

Dia

Oleh:
Malam ini entah mengapa mataku begitu sulit tuk mengatup. Dalam pikiranku hanya penat dengan 1000 macam masalah yang tak berakar. Akhirnya ku bangun dan mengambil buku harian. Ku buka

Cintaku Bersemi Di Asrama

Oleh:
Namaku clarain dan biasa aku dipanggil rain, aku adalah seorang gadis SMA yang dimasukan asrama oleh ibuku meskipun telah dilarang keras oleh ayahku untuk tidak masuk ke asrama, perjuanganku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *