Hal Terindah Yang Ku Miliki

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Persahabatan, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 11 January 2016

Ayu begitulah orang memanggilku. Namaku Ayu Sulastri aku masih berumur 13 tahun bertepatan dengan aku kelas VIII SMP. Aku bersekolah di SMPN 1 sukanagara pertama aku masuk sekolah ini karena ada seseorang yang membuatku ingin masuk ke sekolah ini. Dia bernama Zulkipli dia murid kelas IX sekarang. Sebenarnya sejak aku kelas VII pun aku pernah berpacaran dengan dia tapi kita putus karena adanya orang ketiga. Tetapi setelah beberapa bulan aku lalui dia menghubungi aku lagi dengan meng-sms aku.

“Dhe” isi sms itu.
“siapa?” balas ku tapi sebenarnya aku sudah tahu kalau itu adalah dia karena aku mengetahui nomornya.
“Aa” balasnya.
“Aa siapa?” balasku berpura-pura lagi.
“Izull” balasnya lagi.
“oh iya. Ada apa A?” balasku. Dari sana aku mulai dekat lagi denganya.

Aku pun suka maen ke rumah saudaranya soalnya aku belum berani ke rumahnya. Dan dia pun belum berani mengajakku ke rumahnya. Hari demi hari pun kita lewati bersama. Dan suatu hari aku meng-sms dia. “A kalau mau nembak jangan lebih dari tanggal 22 ya” smsku karena pada pada tanggal itu aku akan lt3 sekabupaten cianjur pasti aku butuh perhatian dia.
“iya Dhe pasti” balasnya.

2 hari berlalu setelah sms itu aku kirimkan dan hari ketiganya tepat pada tanggal 18 september 2013 dia meng-sms aku. “Dhe sebenernya Aa sayang sama Adhe. Adhe mau gak jadi pacar Aa? Aa janji gak bakal ninggalin adhe lagi” isi pesan dari dia. Aku pun membalasnya dengan rasa kebahagian. “iya A ade mau jadi pacar Aa tapi ade gah mau kayak dulu dulu lagi” balasanku dengan penuh kebahagiaan dan ketakutan pastinya karena aku tidak ingin kejadian yang dulu dia pernah nyakitin aku terulang lagi.

Akhirnya pun aku resmi pacaran dengannya. Sebulan dua bulan dia begitu baik dan sayang sama aku. Tapi ketika itu hari dimana hari terakhir aku UAS hari sabtu dia begitu berbeda dia memarahi aku dengan kata-kata kasar. Dan kecurigaanku selama ini benar pasti ada pihak ketiga lagi di antara kita. Pagi hari ketika bel masuk sekolahku berbunyi dan ketika aku akan memulai ulangan temanku Risma menghampiri aku dan bilang bahwa Kipli ingin putus denganku di hari-hari terakhir ulanganku aku mendapat sebuah tekanan batin yang sangat menyakitkan. Tapi aku harus berusaha tegar agar dapat menyelesaikan UAS terakhirku.

Setelah UAS beres. Sekolahku mengadakan class meating dan di sana aku jadi juri volly karena aku adalah osis. Hatiku kaget saat aku melihat baju Kipli ditulisi dengan tanggal jadian kita. Di sana aku bahagia sekali mungkin Kipli masih menyayangiku pikirku. Tapi semua itu hanya kebahagiaan sesaat karena aku mendengar dari teman-temanku dia sudah jadian lagi sama mantannya. Ya aku tidak tahu karena semenjak 2 hari class meating berjalan pun aku tidak ada di sekolah karena aku harus mengikuti turnamen volly di SMK Warung Bitung.

Tapi gak apa-apalah toh aku juga sudah ada penggantinya 3 sekaligus tapi emang sih hati ini gak bisa dibohongi aku memang sayang dia selalu sayang dia. Pada hari ketiga aku di warbit aku melihat Kipli dan teman-temannya ke tempat aku turnamen. Di sana aku udah ke gran banget loh aku berpikiran dia mau ngelihat aku turnamen. Di sana ada kejadian yang aku anggap lucu banget tapi kayaknya itu privasi deh soalnya aku takut dibilang ke gran bangettt hahaha.

Pulang dari sana aku dan teman-teman pulang bareng tapi saat di jalan kita dihadang sama anak-anak SMP Campaka. Untungnya saat aku melewat aku dan temanku Tami membungkuk agar tidak terkena senjata tajam mereka. Tapi aku dengar Kipli dan teman-temannya malah bersembunyi di jalan yang mau ke panyairan. Saat aku sampe di rumah aku panik aku bilang sama mamah aku.

“mah tadi di jalan Ayu dihadang sama anak-anak SMP Campaka mereka bawa senjata tajam. Terus sekarang A Ipli belum pulang mah dia sembunyi di jalan yang arah ke panyairan” kataku panik. “terus gimana? Oh iya si A Eka suruh telepon aja ke warung yang deket jalan yang mau ke panyairan itu” kata mamaku terlihat agak panik.

Akhirnya A Eka pun menelepon kerabatnya ternyata di sana ada anak-anak A Ipli yang lagi neduh karena waktu itu hujan juga. Akhirnya mereka pun pulang dengan selamat. Setelah kejadian itu dia menghubungiku tapi dengan cuek ya sudah aku hiraukan saja dia. 5 hari berlalu aku tanpa dia. Aku mencari-cari informasi tentang dia ke teman-teman dia. Dan suatu ketika aku bertemu dengan Teh Destri dia dipercayai anak-anak bisa meramal. Aku bertanya pada dia.

“Teh Destri aku putus sama Ipli kira-kira aku bakal balikan lagi gak yah?” aku bertanya sambil mau menangis.
“tenang yu nanti sebulan lagi kamu bakal balikan lagi kok” ucapnya.
“tapi dia udah punya pacar Teh” balasku sambil menangis.
“itu cuma pelampiasan yu” jawabnya sambil memelukku.

Eh ternyata sebelum sebulan pun dia sudah meng-sms aku lagi dia bilang bahwa dia gak akan pernah pacaran sama aku dan mantannya lagi. Aku tidak menghiraukan itu. Toh tiap hari aku berkomunikasi dengan dia. Dan aku dengar-dengar dia sudah putus dengan pacarnya. Suatu hari aku ketemuan dengan dia di rumah teman aku. Dari sana kita makin dekat. Lagi-lagi aku meng-sms dia.

“A kalau mau nembak jangan lebih dari tahun baru ya” smsku telah aku send kepada dia.
“iya Aa nanti akan tembak kamu secara langsung di rumah kamu” balasan dia.
Aku senang sekali seperti baru nemuin uang 1 miliar gitu deh haha dasar lebay. Hari yang aku tunggu-tunggu datang juga ya malam tahun baru. Malam itu dia ke rumahku bersama saudaranya. Dan aku juga sedang mengadakan acara bersama teman-temanku ya biasa ngerayain tahun baru dengan makan makan. Saat aku ke luar dia memanggilku.

“de ke sini” katanya.
“apa A?” jawabku sambil menghampirinya.
“Aa suka sama ade. Ade mau gak jadi pacar Aa?” dia nembak aku. Tapi aku malah terdiam kayak patung.
“de jawab. Kalau gak dijawab berarti Aa ditolak” ujarnya lagi.
“iii..yaa” aku menjawabnya dengan ragu-ragu sekaligus bahagia.

Kita pun menjalin hubungan lagi seperti kemarin-kemarin. Tapi kali ini terasa berbeda karena dia sepertinya benar-benar menyayangiku. Tapi aku belum yakin itu soalnya sudah berkali-kali dia mengecewakanku dan berkali-kali juga aku putus dengannya. Beberapa bulan kemudian hari kelulusan dia pun datang juga di sanalah terakhir aku harus melihatnya setiap hari sedih sih tapi ini kan emang jalanya toh cuma 1 tahun kok sabar.

1 tahun pun berlalu sekarang saatnya aku membuka lembaran baru di sekolah yang baru ini ya SMAN 1 Sukanagara. Hari ini adalah hari yang ditunggu tunggu aku dan teman-teman aku karena hari ini adalah hari pertama kita bersekolah di SMAN 1 Sukanagara setelah kita menempuh waktu 3 tahun di SMP untuk masuk ke kelas X SMA. Hari pertama setelah MOS kemarin aku dan teman-teman menyusuri koridor untuk menuju ke kelas baru kita dan aku sekarang masuk di kelas X-1. Katanya sih di kelas itu anak-anak baik sama pintar doang tapi aku enggak tuh hahahha. Hari pertama sekolah pun aku lewati dengan senang soalnya hari ini aku berkenalan dengan teman-teman baruku dari alumni sekolah lain.

Hari demi hari pun aku lewati dengan seperti biasanya dan sekarang aku memiliki sahabat baru yaitu Erna dan Sindy mereka adalah sahabat terbaikku mereka selalu ada untukku. Erna adalah sahabatku yang mirip orang arab makanya dia selalu diledek oleh aku dan Sindy. Sedangkan Sindy adalah sahabatku yang berbadan kecil sehingga aku memanggil dia keredil sebutan arab dan keredil dibalas sama mereka sehingga aku pun dipanggil gendut padahal aku bukan gendut tapi semok hahaha. Emang sahabat-sahabatku ini orangnya kocak. Sehari aja tanpa mereka aku pasti kesepian.

Oh iya selain aku senang karena memiliki mereka berdua sebenarnya ada satu sosok yang membuatku ingin sekolah di sini yaitu Zulkipli pacar aku sejak aku kelas 2 SMP itu. Aku sudah hampir 2 tahun berpacaran dengan dia. Cinta kita memang tak seperti orang lain. Kita pacaran selalu aja ada masalah yang menghampiri kita tapi kita tetap bertahan karena kita didasari oleh kasih sayang. Aku percaya sama dia karena aku belum pernah mendengar dia dekat dekat sama cewek lain atau apalah. Aku percaya dia setia karena dia selalu ada untukku. Dan selalu berusaha turutin apa yang aku mau aku sayang banget sama dia.

Hingga suatu ketika temanku Erna akan berulang tahun hari esok aku dan Sindy merencanakan untuk membuat suprise buat dia aku membeli kue dan cokelat buat dia. Esok harinya kita manjahili dia semua kelas pun mencueki dia. Aku dan teman-teman berencana akan memberitahu guru olahraga kita Ibu Ida untuk pura-pura memarahinya. Tiba saatnya Ibu Ida pun masuk ke kelas dan pura-pura memarahinya.

“Erna kenapa sih kamu selalu jutek sama Ibu kalau lagi olahraga?!” kata Bu Ida membentaknya.
“enggak kok Bu, Erna gak jutek” sahut Erna sambil ketawa tegang.
“tapi Ibu ngerasa kamu gak suka sama saya. Kalau gak suka ngomong dong. Ibu akan pindahkan Erna ke guru olahraga yang lain” kata Bu Ida.
“enggak Bu, Erna gak pernah gitu” isak Erna sambil nangis kecil.

“brukkk!!!” Ibu Ida memukul meja.
“mana tangan kamu saya ingin kamu menandatangani surat ini” bentak Bu Ida.
Saat Erna mengulurkan tangannya Bu Ida langsung memeluknya dan mengucapkan selamat ulang tahun. Kami semua pun menyanyikan lagu happy birthday untuk Erna dan memberi kue untuk mencoreng-coreng mukanya haha. Akhirnya rencana aku dan Sindy pun berhasil.

Pada suatu ketika kita lagi berolah raga. Teman-temanku bilang bahwa teman aku yang waktu di SMP pindah sekolah ke sekolah aku dia bernama Risma Novianty aku sudah lama dekat dengan dia tapi ketika di SMP kita berbeda kelas aku dan dia agak menjauh tapi sekarang aku sekelas lagi dengan dia dan aku pun sebangku dengannya. Pertama-pertama Risma masuk ke sekolahku Erna dan Sindy sahabatku cemburu padaku.

“ciee temen baru” kata Sindy sahabatku.
“ehemm ah temen baru yeuhh” sahut Erna.
“ehh apaan sih kenalan dulu gih” kata aku sambil ketawa kecil.
“Risma” kata Risma.
“Sindy. Erna” sahut mereka berdua.

Lama kelamaan kita pun bersahabat baik. Tapi suatu ketika di antara kita pun terjadi cekcok karena keegoisan masing-masing yang tidak bisa direda terutama aku. Aku berusaha menahan tapi aku tidak bisa. Hingga suatu hari aku pun agak menjauh dari mereka. Tapi apa daya mereka malah berbahagia aku pergi. Tapi aku sadar tidak ada yang bisa menggantikan mereka di hati aku dan aku yakin semua orang yang sekarang ada di dalam hidupku, terutama pacarku dan sahabat-sahabat aku ini adalah anugerah yang tak akan pernah terganti selamanya.

Cerpen Karangan: Ayu Sulastri
Facebook: Ayu Sulastri
Nama: Ayu Sulastri
Sekolah: SMAN 1 SUKANAGARA
Kelas: X

Cerpen Hal Terindah Yang Ku Miliki merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kau Terindah

Oleh:
Di pagi yang cerah ini, tiba-tiba hp ku bergetar “selamat pagi kiting, kamu ngasi kado apa besok buat ku?” ya Ismail nama seseorang yang saat ini dekat dengan ku,

Mimpi Ady

Oleh:
Dia baru saja terbangun dari tidurnya, pandanganya menuju jam weker di meja dekat tempat tidurnya. Jam menunjukkan tepat pukul 07.00. “Wwwaaaaaa” Dia bergegas menuju kamar mandi untuk mencuci mukanya.

Dinding Sekolah Rahasia

Oleh:
Senin pagi… Tok… tok… tok… Seseorang mengetuk pintu kamarku dari luar. Pintu sengaja aku kunci, karena aku benar-benar gak mau di ganggu semaleman. “klara, bangun!!! Dari semalem, mama pulang

Kita Saling Sayang

Oleh:
“Bang difiiiin… keluarin nggak tikusnya!” teriak seorang gadis. Ia sekarang sedang terduduk lemas sembari memeluk kedua kakinya di pojokan kamar. Di dalam tasnya terdapat seekor tikus, salah satu hewan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *