Hanya Sejuta Cinta

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 7 July 2015

Pagi yang cerah kubuka jendela dengan seragam. Pagi ini adalah hari pertama aku masuk sekolah baru. Aku diantar ayahku dan aku segera masuk kelas.

Aku bingung sama siapakah aku duduk, aku tak kenal siapa-siapa disini. Ternyata ada seorang lelaki baik yang menawarkan aku duduk.
“hay kamu anak baru ya?” tanya aji
“iya, nama kamu siapa?”
“aku aji, kamu?”
“ita”

Istirahat telah tiba aji mengajak ke kantin. Kita makan bersama, tak sengaja dia mengusap bibir yang celemotan. Setelah itu dia mengajakku ke taman belakang sekolah. Kami duduk di kursi.
“hay kamu nanti malam ada acara gak?”
“tidak”
“nanti malam jam 7 aku jemput”
“oke, tapi kamu tau rumahku”
“gak, alamat rumahmu dimana”
“kebon jeruk”

Setelah jam 7 aji menjemputku di depan rumah. Sesampai di depan restoran aku terpeleset pada waktu aji menghadap kepadaku. Tak sengaja aku memberi kecupan pada aji.
“maaf ya aku terpeleset”
“gak apa-apa, makannya hati-hati kalau jalan”

Aku dan aji segera masuk dan memesan makanan.
“besok kan ultah aku kamu datang ya”
“ya, tapi jam berapa”
“jam 19.00”
Hari semakin malam kami pun segara pulang supaya orangtua tidak khawatir.

Aku bingung memakai baju apa, padahal aku tak punya apa-apa untuk aji terpaksa tak bawa kado. aku segera berangkat.

“selamat ulang tahun aji”
“ya”
Acara segera dimulai, saat potong kue aku diberi potongan pertama.
“buat aku?”
“iya” aku menyuaipin ita

Di tengah banyak orang aku ditembak aji.
“ita, saat pertama kali aku bersamamu, aku merasakan kenyamanan dalam hati ini maukah kamu jadi pacarku?”
“iya aku mau, tetapi aku tak punya apa-apa untukmu hanya sejuta cinta yang ku miliki”
Aji pun memakaikan kalung di leher dengan kata aji love ita.

TAMAT

Cerpen Karangan: Sevanny

Cerpen Hanya Sejuta Cinta merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sebuah Ikatan

Oleh:
Moodku hilang. Berubah seketika ketika kau ucapkan hubungan kita tak akan berujung. Selama ini? Aku membuang waktuku denganmu. Menanti pagi, bermain dengan siang hingga senja, lantas berpisah ketika malam.

Me,U,Chat n Love

Oleh:
“Nih.”kataku sambil menyodorkan dua lembar kertas tisu untuknya. Erin terus menangis sesenggukan,”Hiks…Hiks….bener deh Foy,gua gak nyangka ternyata Indra itu playboy.Tukang Selingkuh!” “Untunglah.Sadar juga.” “Malah selingkuhnya sama Nora,lagi.Kuntilanak zaman 2012.Huuh!!Eeeeghh,Indra

Cinta Tapi Gengsi

Oleh:
“Wi, ayo nongkrong dulu!” ajak Rena menarik tanganku dan berjalan menuju warung Mbok Sri. Warung makan yang sudah menjadi langganan untuk nongkrong usai pulang sekolah. Mbok Sri pun sudah

Cowok di Balik Jendela

Oleh:
Rintik hujan kembali membasahi kota Bandung. Langit menangis tiada henti-hentinya. Ku tatap jendela kamar di depan sana. kosong. Jam segini biasanya dia sudah keluar dari kamarnya, menenteng bola basket

Candrasengkala Cinta

Oleh:
Semburat cahaya lembayung memperindah langit sore itu. Dengan awan merah bercampur orange, serta kabut putih seperti lukisan pigmen di atas kanvas. Semua warga di sekolah itu sibuk mempersipakan untuk

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *