Harapan Palsu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 31 May 2016

Namaku Maria. Aku siswi kelas tujuh di SMP Meraih Cita. Aku adalah anak kedua dari dua bersaudara. Aku tinggal bersama kakek dan nenekku. Sementara ayahku dan ibuku tinggal bersama kakakku yang bernama Cristy. Ada yang tahu kenapa aku tinggal bersama kakek dan nenekku? Alasannya adalah agar aku tidak bergantung pada orangtuaku saja, dan mengajarkanku untuk mandiri terhadap lingkungan. Begitu juga yang terjadi pada kakakku dulu.

Saat aku bersekolah di SMP itu, aku melihat seorang pria yang sangat tampan, ia adalah kakak kelasku yang bernama Marcel. Sebenarnya aku hanya terpaut satu bulan saja, tetapi dia masuk sekolah terlebih dahulu dari aku. Walau aku mengatakan dia seorang pria yang tampan bukan berarti aku memiliki rasa kepadanya. Selain tampan dia juga anak yang terkenal, hampir semua kelas tujuh sampai sembilan mengetahuinya, entah mengapa juga aku tak tahu alasannya. Lama-lama ternyata aku mengenal Marcel ternyata dia anak yang yang pintar, humoris, dan banyak juga yang naksir padanya.

Setelah dua bulan, ulangan tengah semester genap diadakan oleh sekolah dan kelas tujuh bertempat duduk dengan kelas delapan. Tak ku sangka ternyata aku duduk bersebelahan dengan Marcel, dan ternyata dia memang anak yang pintar, buktinya setiap soal yang tak dapat ku jawab aku dibantu mengerjakannya. Tetapi dia juga adalah anak yang usil, dia sering menyembunyikan barangku. Beberapa hari kemudian aku pun merasakan jatuh cinta pandangan pertama.

Ujian tengah semester genap pun sudah berakhir, dan sekarang jeda. Jeda kali ini Marcel bernyanyi berkelompok seperti boyband bersama tiga temannya yang salah satunya bernama Michael. Pertunjukan mereka sangat lucu apalagi mereka menggunakan koreo atau gerakan dalam lagunya. Saat jeda sudah selesai dan sekarang siswa-siswa kembali menghadapi pelajaran. Jadwal jam ini aku ada pelajaran agama. Selesai pelajaran, Michael temannya Marcel berbicara pada guru agamaku, “Bu, Marcel suka sama cewek agama Kristen,” tetapi guruku hanya tersenyum, pada dasarnya Marcel memang tak seiman denganku.

Suatu saat aku ingin bermain ke rumah teman, ada yang berteriak, “Maria, Marcel suka denganmu,” ternyata itu teriakan Michael, tapi aku hanya tersenyum. Ya masa Marcel itu anak terkenal di sekolah dan terkenal tampan, suka denganku yang sebagai anak biasa saja. Ternyata yang dibilang Michael benar, malamnya Marcel chat aku.
“Aku suka kamu, tapi kamu suka aku atau enggak aku juga enggak apa-apa,”
“Suka apanya, terus maksudnya?” tanyaku.
“Aku cinta sama kamu, kamu cinta sama aku enggak?” tanyanya.
“Hm… Gimana yah, sebenarnya aku juga cinta sama kamu..”

“Hah serius?”
“Ya iyalah masa aku bohong,” jawabku.
“Terus sekarang gimana, kamu mau nggak jadi kekasihku?”
“Maaf aku tidak diizinkan oleh orangtuaku, masih terlalu kecil, tetapi kelas dua SMA aku baru dapat mempunyai kekasih..”
“Ya sudah aku janji akan menjaga hatiku untukmu, kamu nggak akan terganti..”
“Makasih ya,” jawabku.

Empat tahun kemudian.
Aku duduk di bangku kelas dua SMA, saatnya aku dapat memiliki kekasih dan aku akan menanyakan pada Marcel apakah dia masih mencintaiku seperti janjinya walaupun kita sekarang berbeda sekolah. Ternyata banyak berita jika Marcel sudah mempunyai kekasih yang bernama Tia. Aku menanyakan langsung saja pada Marcel dan ternyata memang benar.

“Sekarang bagaimana dengan janjimu dulu saat kamu masih kelas 8, di sini aku masih dengan perasaan yang sama dengan orang yang sama yaitu kamu Cel!”
“Maaf aku tak bisa, selamat tinggal.”

Dari situlah aku belajar mengikhlaskan.

Cerpen Karangan: Vannya Lintang Prameswari
Facebook: Facebook: Vannya Lintang Prameswari

Cerpen Harapan Palsu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Antara Sahabat dan Cinta

Oleh:
Aku memiliki sahabat mereka riza, muna, dan dewi pada suatu hari kami didalam kelas setelah bel jam pergantian pelajaran berbunyi kami ngobrol sementara, dewi dan muna selalu ngomongin cowok

Saat Cinta Tak Terbalas

Oleh:
Mulai dari pukul 19.00 sampai 23.00 aku melepas rindu bersamanya. Aku tau dia bukan kekasihku. Aku sadar dia adalah milik sahabatku. Aku tak berarti apa-apa di matanya. Aku bukan

Cinta Dan Keyakinan

Oleh:
Pagi begitu cerah ditemani mentari dari ufuk timur yang mulai meninggi, aku ingin mengisi hari ini dengan hal-hal yang baik. Namaku Zulfikar, orang akrab memanggilku dengan sebutan Fikar. Usiaku

Kenangan itu, Aku dan Kamu

Oleh:
Barangkali kini kau tak tahu siapa aku, semenjak perpisahan 3 tahun yang lalu mungkin waktu telah perlahan menghapus sedikit demi sedikit memoar kenangan yang kita rajut bersama dan mungkin

When You’re Lost

Oleh:
Alvino Offyan Nugraha, sosok setengah ganteng, tinggi, sawo mentah menuju mateng, kalo dilihat di fotonya (gue belum pernah ketemu orangnya langsung sih) sosok yang gue kenal lewat aplikasi bernama

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *