Hari Hari Yang Indah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 14 January 2016

Pada suatu hari ada wanita berambut panjang sedang duduk tenang sambil memperhatikan anak-anak kecil yang asyik bermain-main di lapangan. Dia seakan teringat dengan masa kanak-kanak dulu. Wanita rambut panjang berumur 25 tahun. Namanya Cantika Dyah Permatasari. Teman-temannya sering memanggilnya Tika. Kemudian, datang seorang laki-laki sederhana menghampirinya. Umur 2 tahun lebih tua dari Tika.

“Hai, cantik. Kamu sedang apa duduk sendiri di sini? Galau, ya? Cie, cie..” ucap laki-laki itu menggoda Tika dan duduk di samping Tika. Tika hanya diam terpaku tanpa mempedulikan laki-laki penggoda itu. Laki-laki itu mulai berbicara lagi dengan kata-kata yang agak halus.

“Kamu lagi sendirikan, Mbak?” tanya laki-laki.
“Tidak” itulah yang hanya dijawab Tika kepada laki-laki itu.
“Terus, Mbak sama siapa?” tanya laki-laki.
“Mas, punya mata atau tidak?” tanya balik Tika.
“Punya, Mbak. Emang kenapa?” tanya laki-laki yang penuh teka-teki.

“Mata Mas masih berfungsi kan?” tanya Tika lagi.
“Iya, masih” jawab laki-laki semakin heran.
“Jadi, seharusnya Mas tahu, saya sedang sama siapa” kata Tika.
Laki-laki itu mencoba memahami apa yang dimaksudkan Tika tapi masih bingung.
“Aku tahu kalau Mas belum mengerti apa yang aku katakan tadi. Kalau begitu, lihatlah di depan, Mas!” kata Tika.

Laki-laki itu mengarahkan padangan ke depan dan melihat apa yang ada di depan. Sesaat kemudian, ia benar-benar mengerti. “Oh.. jadi, gadis ini lagi bersama mereka” batin laki-laki sambil menganggukkan kepalanya.
“Mbak, pasti duduk sendiri di sini” tebak laki-laki.
“Tahu dari mana, Mas?” tanya Tika.
“Ya, Tahulah. Kan dari tadi aku ikutin Mbak tapi tidak ada orang di samping Mbak” kata laki-laki dengan bohong.

Tika tidak menyadari kalau laki-laki itu mengikuti dia. Tika merasa kalau dia berbohong.
“Yang benar, Mas. Aku sama sekali tidak percaya” kata Tika.
“Ya, tidak Mbak. Aku hanya bercanda saja. lagi pula buat apa aku mengikuti Mbak ini” kata laki-laki sedikit mengejek. Tika sedikit kesal dan ingin membalas dendam dengan caranya sendiri tapi hanya ingin melihat responnya.

“Mas ini ganteng juga, kenalan dong Mas” goda Tika dengan kebodohannya.
“Oh, ya. Kenalin namaku Dimas Prasetyo. Panggil saja aku Dimas. Kalau kamu, siapa?” jawab sangat cepat dan tanya laki-laki.
“Haha..” tawa Tika. Laki-laki atau Dimas heran sama Tika.
“Ada apa Mbak, ditanya malah tertawa sendiri.
“Mas ini lucu banget sih” kata Tika.

“Apanya yang lucu?” tanya dirinya sendiri dalam batinnya.
“Mas, siapa yang bilang kamu tampan. Tadi kan aku hanya melihat responmu saja. Kamu sangat lucu saat ke-PD-an” kata Tika.
Dimas marah seakan dia akan mau memukul Tika. Namun, saat hampir Tika kena, tangannya begitu tidak tega bila Tika merasa sakit karenanya.
“Ya, sudah Mas. Wajahmu yang seperti ini juga tidak apa-apa yang penting bersyukur atas apa yang Tuhan berikan” kata Tika seperti ustadzah.

“Oh ya, namaku Cantika Dyah Permatasari. Panggil saja aku Tika” kata Tika.
“Namamu cantik seperti orangnya” Kata Dimas.
“Apa kamu balas dendam kepadaku, Dimas?” tanya Tika.
“Tidak, Tik. Demi Allah” Kata Dimas menatap matanya.
“Tapi, kecantikanku masih dengan yang lain” kata Tika agar Dimas berhenti memujinya.
Dimas memindahkan tubuhnya ke depan dan mengatakan yang sebenarnya.

“Tik, jika aku mau jujur sama kamu boleh kan?” kata Dimas agak takut,
“Kalau mau jujur ya boleh saja, tidak perlu ragu untuk mengatakannya. Emangnya kamu mau ngomong apa Dimas?” kata Tika.
“ini tentang perasaanku saat ini, Tik” kata Dimas.
“perasaan?” kata Tika.
“Ya, Tik. Sebenarnya dari dulu saat kita sama-sama sekolah di SMA yang sama, aku itu..” kata Dimas yang masih takut.

“Apa?” Tika makin penasaran.
“Aku mencintaimu pada pandangan pertama. Jadi..” kata Dimas.
“jadi apa?” kata Tika.
“Jadi, kamu mau kan jadi calon istriku?” kata Dimas.
“Ya, aku mau menjadi calon istrimu” kata Tika setelah berpikir panjang.

Menurutnya, Dimas memiliki sosok yang ia impikan meskipun baru mengenalnya namun ia sangat yakin sekali kalau dia akan hidup bahagia selamanya jika bersama Dimas, calon suaminya. Tika dan Dimas saling memeluk dan mengucapkan terima kasih karena Tuhan telah menyatukan dia sebagai jodoh.

Selesai

Cerpen Karangan: Putri Mariamulia Utami
Nama: Putri Mariamulia Utami
TTL: Boyolali, 07 Agustu 1999
Agama: Islam
Sekolah: SMA N 1 Simo
Alamat: Poncowidodo, Blagung, Simo, Boyolali
Nama Ayah: Mulyanto
Nama Ibu: Mariyam

Cerpen Hari Hari Yang Indah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Demi Boyband

Oleh:
“GRB Tool” adalah salah satu boyband yang naik daun saat ini. Bahkan aku salah satu penggemarnya. Aku adalah seorang cowok. Tapi kenapa aku menyukai mereka? Apa aku seorang gei?

Just Be Friends

Oleh:
Andre mulai menengok ke arah Caca sambil memberikan kode-kode lewat jarinya. Jam Sembilan lebih lima saat soal matematika itu sampai ke nomor lima belas. Cuaca pagi yang menggila dan

Dari Impian Menjadi Kenyataan

Oleh:
Hari itu, hari dimana awal aku bertemu denganmu, hari dimana aku mulai mengenalmu, mulai mencintaimu, pertemuan yang tak disengaja, yang menghadirkan cinta di antara kita. Bermula dari kesalahan yang

MyCerpen 2: Rumah Tua Bawa Petaka

Oleh:
Gak kerasa, sekarang udah 2 tahun lebih dari kematianya Erin. Dilain sisi aku gak akan pernah bisa ngelupain semua hal tentang Erin, namun nyatanya, dikelas 3 SMK ini aku

Wanita Itu

Oleh:
Saat ini aku sedang dekat dengan seseorang. Dia adalah kakak kelasku, setahun di atasku. Sudah sekitar 3 bulan aku dekat dengannya. Tapi aku bingung dengannya, sebenarnya dia menganggapku siapanya.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *