If I Can Say I Love You

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 22 January 2014

Pagi itu siswa siswi SMA Harapan sedang menunggu bel masuk sekolah. Begitu juga dengan Jess dan Stella. “Jess! Sebenarnya siapa sih nama cowok yang kamu sukai?” Tanya Stella. “Ih! Kamu kok nanyanya gitu sih?” Jawab Jess. “Ayolah Jess.. Kasih tau..!” “Ok aku beritahu deh.. Tapi jangan beritahu siapa-siapa ya.. Sebenernya aku suka sama…” “Brian maksudmu? Udahlah! Brian itu punya aku kali!” Potong Lilu. Lilu adalah saingan Jess sejak SMP. “Udahlah jangan kePD-an deh!” Jawab Stella marah. Lilu pun akhirnya pergi. “Emang bener, Jess kamu suka sama Brian?” Tanya Stella bingung. “I, iya Stel” jawab Jess dengan gugup.

“Krinnnggg” akhirnya bel pun berbunyi dan pelajaran pun segera dimulai. Siswa dan siswi pun bergegas untuk belajar. Beberapa waktu kemudian bel berbunyi lagi untuk yang kedua kalinya, menandakan bahwa istirahat sudah tiba.

“Pokoknya hari ini aku harus bisa nembak si Jess!” “Semangat ya, Ken!” Jawab Brian. “Terima kasih, Bri”

Beberapa waktu kemudian akhirnya tibalah waktunya untuk pulang, Ken sudah bersiap-siap untuk menembak Jess. “Eh, Jess! Sini deh! Sebentar aja deh..” Ken memohon. “Ada apa, Ken?” Jawab Jess bingung. “Udah deh.. Ayo Ke sini” Ken pun mengajak Jess Ke Kantin dan ada bertuliskan “Maukah kamu jadi pacarku?”. “Ayo Jess, jawab!” Stella berkata. “A, aku mau jadi pacarmu” jawab Jess. “Yes! Makasih ya, Jess!” “Congratulation ya Ken!” “Thanks ya Bri! Kamu memang baik..”

Sesungguhnya, Brian sangatlah sedih. Sebenarnya Brian menyukai Jess. Tapi Brian mengira bahwa Jess lebih menyukai Ken. Begitu juga dengan Jess. Sebenarnya Jess menyukai Brian tetapi Jess terpaksa menerima cinta Ken karena tidak ingin melukai hati Ken. Sudah genap 1 bulan hubungan Ken dan Jess. Dan pagi itu, di sekolah…
“Morning darling! Hari ini sudah genap sebulan hubungan kita! Karena itu hari ini aku ingin ngajak kamu nge-date ke kafe, kamu mau?” Kata Ken. “Wah.. Makasih banget yaa Ken” jawab Jess.

Malamnya di kafe….
“Malam, cantikku…” Sapa Ken dengan ramah. “Malam juga, Ken.. Ada sesuatu yang mau aku omongin.” Jawab Jess. “Apa itu Jess?” Tanya Ken. “Tapi janji ya kamu nggak akan marah?” Tanya Jess. “Iya, aku nggak akan marah.” Jawab Ken “Aku mau kita putus, Ken!” Tegas Jess. “Loh, memangnya kenapa Jess?” Tanya Ken dengan lembut. “Aku, aku suka sama Brian, dan bukan sama kamu, Ken.. Maaf ya Ken..” Jawab Jess. “Tidak apa-apa kok Jess.. Asal kamu seneng aku juga seneng kok” jawab Ken. “Terima kasih Ken”

Besoknya di sekolah..
“Pokoknya hari ini aku harus nembak si Ken!” Jess berkata dengan riangnya. “Loh, Jess bagaimana dengan Ken?” Tanya Stella bingung. “Aku sudah putus, Stel” jawab Jess. Lalu Brian pun datang dan Jess pun menyambutnya dan mengajak Brian ke tempat yang sepi, lalu Jess pun berkata: “Bri, kamu mau nggak jadi pacar aku?”, Brian pun menjawab: “Iya aku mau kok jadi pacarmu, sejujurnya aku juga suka kamu..”. Jess pun dengan senang menjawab: “terima kasih, Ken!” Ken pun menjawab “Sama-sama, Jess! I LOVE U”

== THE END ==

Cerpen Karangan: Hanna Felicia
Facebook: Hanna Felicia

Cerpen If I Can Say I Love You merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kado Terindah Dari Sang Mantan

Oleh:
1 juli 2015, udara pagi yang dingin, hembusan angin pagi yang membuat seluruh makhluk kedinginan termasuk aku. aku berpikir bagaimana nasib mereka yang hanya tinggal di jembatan, sedangkan aku

Dia Istimewa

Oleh:
“Inara.. kamu tahu nggak? Dia tadi nyapa aku. Aaa…” ucap Aila. “La.. biasa aja ah. Orang baru sekali juga.” sahutku acuh tak acuh. “Memangnya, siapa yang kamu suka itu?”

Berpaling Pada Cinta

Oleh:
Seluruh rasa antusiasku lenyap tak bersisa.Aku dililit luka.Segala mimpi-mimpi indah yang tadinya bermain di benakku luruh sudah bersamaan dengan remuknya pilar-pilar cintaku. “Rin…..,” “Yaa!” Aku berusaha tegar.Kurasakan airmata memanas

Surat Misterius di Hari Ulang Tahun

Oleh:
Siang itu Iffah menemukan sesuatu di depan pintu rumahnya. Sebuah surat berwarna ungu tanpa nama pengirim serta sebuah bungkusan kado. Kening Iffah terlihat mengkerut. Siapakah yang mengirim semua itu

Miniatur Pembalasan

Oleh:
Baju lusuh penuh keringat dengan aromamu yang khas. Kau berlari tanpa pernah berhenti mengejar tujuan mu. Dengan keegoisanmu dan sedikit pengetahuan mu. Padahal rasa pedih selalu menghantui dan menemanimu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “If I Can Say I Love You”

  1. Qonita Azkia says:

    Ceritanya aneh. Terlalu cepat. -_-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *