Jesseline

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 4 February 2018

Hai.. Aku Clarine, siswa terfavorit di Manchester Education School. Ya, kalian tahu? Aku adalah seorang siswa yang sangat dibanggakan di sekolah ini. Ya, sepertinya aku segalanya. Aku juara satu, aku seorang Mayoret Marchingband, aku ketua Cheerleaders, aku selalu dikirim untuk ikut lomba olimpiade di pusat kota, aku mendapatkan penghargaan beauty with honest student, penghargaan the best student, pokoknya hampir semua penghargaan dan kegiatan ada padaku. Itulah mengapa aku menjadi siswa terfavorit.

Namun itu dulu. Semenjak kedatangan Jesseline si murid baru itu, semuanya jadi berubah. Seakan-akan dunia sekolah ini tidak pernah kenal padaku. Aku tidak terima! Ya, kuakui dia lebih cantik dariku, dia lebih manis dariku (sepertinya begitu), dia lebih putih dariku, rambutnya ikal dan hitam, bola matanya berwarna abu-abu. Lalu? Ketika rapat para anggota Marchingband hatiku sakit sekali rasanya. Karena posisiku diganti olehnya.

Setelah selesai rapat para anggota Marchingband aku langsung bicara pada Desvanny sahabatku. “Okay, it’s doesn’t matter, kumaafkan kesalahan pertamanya! Tapi, jangan sampai ada kesalahan keduanya!” Ucapku pada Desvanny ketika kami sedang duduk di kantin. “But, are you sure? Nanti dia akan merebut…” Bupp! Aku tutup mulut Desvanny sebelum dia selesai bicara.

Tiba-tiba… Splashh! Bajuku basah, dingin, kotor. Hah, ternyata itu Jesseline! Dia menumpahkan Milkshakenya ke bajuku. “Oops, I’m Sorry Clarine” dengan sigap aku berdiri dan menampar pipi Jesseline. Praakk! Kulihat pipinya memerah. Aku lumayan senang, tapi aku belum puas untuk menyakitinya. “Hey, aku tidak sengajaa, ayolahh jangan dimasukkan ke dalam hati Clarinnee!” Kata Jesseline kepadaku. “Jesseline! Kuperingatkan ini kesalahan keduamu! Jangan sampai ada kesalahan ketigamu! Akan kucatat daftar kesalahanmu padaku! Setelah kau merebut posisiku sebagai Mayoret, apalagi maumu!” Aku membentaknya. “Clarine yang bodoh, bukan salahku dong kalau aku jadi Mayoret drumband, itu karena kau tidak pantas lagi! Are you understand!” Lalu dia pergi begitu saja setelah mengatai aku bodoh dan tidak pantas? Huh! Dia tidak tau sedalam apa luka di hatiku akibat perkataannya itu.

Kringgg… Bel sekolah berbunyi tanda kelas sudah berakhir. Setelah menyalami guru aku menuju parkiran mobil untuk mencari mobil Land Roverku. Ya, selain menjadi siswa terfavorit, aku juga anak orang kaya. Mungkin jabatan menjadi siswa terfavorit itu dulu. Setelah menemukan mobilku, aku langsung mengendarai mobilku.

Tak sampai 30 menit, aku langsung sampai di rumahku. Yaa, biasanya perjalananya hampir 1 jam, mungkin karena aku tadi mengendarainya dengan kecepatan 120Km/Hours. Setelah itu, aku langsung masuk ke kamarku. Aku mandi, ganti baju, dan santai di tempat tidurku. Aku pandangi kamarku yang lebih luas dari pada ruang tamu kami. Dinding kamarku berwarna ungu muda. Aku memang sangat suka warna ungu. Biasanya, penggemar warna ungu adalah sosok yang misterius dan elegant. Itulah aku.

Setelah kupandangi dinding kamarku, aku tertuju pada satu foto berbingkai pink di sudut kamarku. Aku langsung beranjak dari tempat tidurku dan mengambil foto tersebut. Ya, kupeluk foto itu. Itu fotoku dan Ivant, my boyfriend. Aku terus pandangi wajahnya yang tampan di foto itu, lalu aku teringat pada Jesseline. “Ya Jesseline, kau boleh mengambil semua posisiku, namun.. Satu yang tidak boleh kau ambil dariku.. Ivant.. My Soulmate.. My Heart.. My Life..” Gumamku dalam hati

Cerpen Karangan: Eveline Grace
Facebook: Eveline Grace

Cerpen Jesseline merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kisah Cintaku

Oleh:
Hai kenalkan namaku windra pricindi anatasia biasa dipanggil cindi, saya seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di riau – pekanbaru. Walaupun aku tidak mahir membuat cerpen tapi aku

Lupa Caranya

Oleh:
Sabtu malam ini aku hanya menghabiskan waktuku dengan bermain gitar bareng Naco dan Saka di rumah. Pukul 20.00 tiba-tiba Naco merasa bosan dan mengajak kami untuk hang out setidaknya

Makna Dibalik Selembar Daun

Oleh:
Siang itu, Raskia terlihat sebal. Ia melangkahkan kakinya menuju rumah yang jaraknya tak jauh dari sekolah. Didampingi sahabat baiknya Tasya, Raskia bejalan terngopoh-ngopoh dengan wajah cemberut. “Untuk apa sih,

Elang Di Hari Senin

Oleh:
Senin adalah hari dimana banyak orang merasa enggan untuk beraktivitas setelah terlena menikmati weekend. Tapi bagiku, Senin adalah hari yang sangat ku tunggu. Aku selalu bahagia ketika hari Senin

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Jesseline”

  1. WINKLOUN says:

    aku pikir ini benar benar sebuah love story… tapi hanya sebuah ungkapan kekesalan kepada tokoh yang tidak dia suka… I dont think this too far..you really really … I dont know… aku hanya tak menduganya teman… tapi ide yang bagus untuk sebuah cerita yang tertuju kepada kekesalan, mungkin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *