Karena Zaky

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 12 December 2015

Aduhh ini masih pagi aku lanjutin tidur ah. Namaku Revalina Anya biasa di panggil Lina. Kelas siang itu membuatku bahagia karena kalau malam biasanya aku main ps dulu terus tidur sampai siang. Maklumlahh anak zaman sekarang. Di sekolah pelajaran aku mulai dengan baik, aku baru menduduki kelas 7 di SMPN 3 SUNGGUMINASA.

“Kring… Kring!” yeah bel berbunyi dari tadi perutku sudah bunyi saatnya isi dengan makanan, hari ini aku makan dengan Nisa depan kelas terus tiba-tiba pacar aku dateng, pacar aku namanya Zaky dia itu menurutku baik, sopan, dan ya lumayan gantenglah. “ehh kamu ngapain ke sini?” Tanyaku membuka percakapan.
“mm enggak aku cuma mau lihat kamu aja, ehh ini kenalin temen aku namanya Alam” jawabnya.
“Alam” katanya.
“Lina” jawabku.

Hari itu aku berkawan baik dengan Alam. Ya ini hari menyedihkan yang pernah aku alami tanggal 18-12-2014 hari dimana aku putus dengan Zaky, tapi biarin deh biar dia bahagia, lama tak ku dengar kabar Alam sampai tiba acara porseni di sekolah. “Ehh ngapain kamu narik tas aku?” tiba-tiba aja ada orang narik tas aku dari belakang.
“ehh maaf salah orang” jawabnya. Dan ternyata yang narik tas aku itu Alam, ku tatap matanya terus tiba-tiba ada getaran di jantungku, jantungku berdebar tak karuan. Ku rasa aku jatuh cinta deh sama Alam, saat itu aku selalu berbicara padanya sampai sampai dia selalu nyariin aku di kelasku.

Tiba saatnya penerimaan rapor untuk penaikan kelas 8 aku lega karena semua mata pelajaran yang aku kerja selama ini gak sia-sia dan aku naik kelas. Saat itu libur 2 minggu aku bingung harus ngapain. “Oh iya Alam kan pernah minta nomorku dan dia pernah sms aku, masih aku simpen gak yahh nomornya?” Ternyata aku masih menyimpannya dan aku kirim WA ke dia di situ kita berbincang-bincang “bla-bla-bla-bla” tiba-tiba dia nelepon aku, setelah nelepon aku kaget dengan cara dia nutup telepon, katanya, “Bye bunda sayang” aku kaget, aku gak begitu yakin dengan perkataannya karena dia itu humoris apa-apa suka ngelucu.

“Lin, kamu duduk di sampingku yah!!” pinta sahabatku.
“oke Divka” jawabku. Setelah beberapa pelajaran yang dikasih wali kelas saatnya istirahat saat itu aku sedang berdiri depan kelas tiba-tiba Alam ngambil topi aku, aku gak terima jadi aku ngejar si Alam kubur itu -panggilan sayang- saat itu dia ngejatuhin kursi dan kena kakiku.
“alam kembali, sakit tahu” aduh sebel deh dengan Alam.

Saat pulang sekolah dia nanya ke temannya, “Wafiq, Lina kenapa tuh?” Tanyanya.
“gak tahu coba deh lo bujuk dia” jawab Wafiq.
“Lin, maafin aku yah soal yang tadi aku gak sengaja, kamu kan sahabat aku.” pintanya.
“Ya udah kali ini aku maafin kamu” jawabku.
“Makasih tomboi cantik”
Hari-hari ku lalui dengan Alam kubur itu sampai tiba saat dimana aku gak ketemu lagi dengan Alam.

Hari ini tanggal 09-09-2015 hari dimana aku ketemu dengan Alam, dia neraktir aku dengan Eka tapi sesaat itu dia pergi naik angkot di situ ada temen kelasku namanya Uli. Keesokan harinya aku ketemu Uli dan cerita soal Alam dia pun melontarkan kata-kata tentang Alam, “Alam itu sekarang jadi buronan karena dia suka perang sama sekolah lain. Jadi dia mau dipindahin ke bandung sama Omnya.” Sontak aku terkaget, air mataku mengalir begitu deras aku gak tahu lagi harus apa dia sahabatku, dia selalu buat aku senyum, ketawa bahagia dan sekarang udah gak ada.

Hari ini tanggal 17-11-2015 aku ketemu lagi sama alam, di situ dia ngehibur aku terus sampai aku menangis bahagia dan siapa tahu hari itu hari terakhir aku ketemu dengan dia. Banyak kenangan aku dan Alam udah lewati.

Hari ini tanggal 08-12-2015 hari ujian semster ganjil yang kedua di situ aku ketemu sama Wafiq dan dia ceritain semuanya tentang Alam, kalau Alam itu juga suka sama aku dia juga sayang, tapi dia malu untuk bilang. Aduhh Alam kamu di mana? Aku kangen sama kamu kalau aku ketemu sama kamu, aku langsung peluk kamu dan gak bakalan biarin kamu pergi lagi.

Cerpen Karangan: Asmira Rahayu
Facebook: Mirha Irha

Cerpen Karena Zaky merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dokumen Mimpi

Oleh:
Ini cerita yang bermulai dari mimpiku yah, benar-benar mimpi saat kau tidur dan di dalam otakmu terlihat jelas gambaran-gambaran seseorang yang berjuang dengan gigihnya untuk hidup lebih baik dimasa

Embun di Atas Awan

Oleh:
Aku memaksakan senyum dan memasang wajah ceriaku. Sebenarnya jauh di dalam lubuk hatiku, aku merasa benci dengan kepura-puraan ini. Aku benci jika harus mengucapkan sayang di hadapannya. Aku benci

Pesan Cinta Di Balik Kedai Manis

Oleh:
“Maaf, saya tidak mencintaimu. Saya hanya menganggapmu kakak, tidak lebih. Jadi jangan berharap banyak pada saya”. Pesan via BBM wanita berparas cantik itu pada lelaki di pojok kedai, kedai

Catatan Harian

Oleh:
Masih kusimpan kisah yang indah dalam balutan kertas putih. Warna sampulnya yang manis membuat aku selalu ingin menggenggamnya. Sudah lama aku tak membuka jilidnya, Catatan yang bertempat di sana

Cinta Ibarat Kupu-Kupu

Oleh:
Cinta ibarat kupu kupu, semakin dikejar semakin menghindar. Tapi, jika kau biarkan terbang maka ia akan menghampirimu. Begitulah cintaku ini tak menentu. Walaupun aku tak pernah mengejarnya namun dia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *