Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Sahabat Hari Ini Esok Dan Selamanya

Waktu seakan cepat berlalu, langkah kaki kini tak lagi sama. Aku selalu bingung dan selalu ingin bertanya pada tuhan. Apa arti dari sebuah persahabtan yang indah dan abadi? Adakah sahabat sejati itu? “hai ri?”...

Masa Depan Atau Masa Laluku

Malam hari, seorang gadis menatap layar laptopnya dengan bersedih air matanya perlahan menetes tanpa ia sadari, ketika semua orang dirumahnya telah tidur terlelap. Membuka “FACEBOOK” memang rutinitasnya tiap malam tiba....

Segi Empat

Mereka adalah 5 sahabat. 5 sahabat yang tak terpisahkan dari SMP sampai sekarang sudah lulus kuliah. Mereka terdiri dari Revand, Fadil, Johan, Mutiara dan Shasa. Kemana-mana, mereka selalu bersama-sama. Jalan bareng sudah...

Hal Tersulit

“Pi, ayo dong comblangin gue sama Sasa. Lu bertemen baikkan?” Aku kesal sekali akhir-akhir ini Jim sering sekali menggangguku dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Memohon sesuatu yang sebenarnya sangat menohok hatiku....

Kembang Api Penantian

19 Oktober 1945 Seperti biasa Asri mengenakan pakaian kebaya dan jarit panjang menutupi kakinya. Rambutnya ia kepang dua, sangat sederhana namun tetap tampak cantik. Satria memakai seragam tentara lengkap. Mereka berdua terduduk...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Kata Maaf Terakhir

  1. septyyolanda 9 April, 2014 at 9:35 pm | | Reply

    TERHARU GUE ,,,AMPE SEGINI NYA:’)

Leave a Reply