Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Kenangan

Rara terdiam, ia membisu, melihat ke langit-langit, matanya berkaca-kaca. Ia menoleh kanan dan kiri, melamun sejenak dan merenung di sebuah taman yang sepi. Ia duduk pada ayunan di bawah pohon. Lama ia begitu, tiba awan mendung...

Lying By Boyfriend

Uh… mama pasti bakal ngomel lagi kalau tahu anak semata wayangnya pacaran, di usiaku yang menginjak 17 tahun ini aku selalu menunggu datangnya panggeran. Aku selalu berharap memiliki kekasih seperti sahabatku liana...

Sahabat Selamanya

Sudah sekian tahun aku berpisah dengan sahabatku, Dani. Berapa tahun, ya? Biar ku hitung. Hmm, sembilan tahun. Waktu yang lama sekali. Aku berpisah dengan Dani saat kami lulus TK. Dia harus pindah ke Medan untuk mengikuti...

Indahnya Mencintaimu

“Woy, Lai! tungguin napa!” sapa Daniar, atau lebih tepatnya Daniar Nandya Syaza. Yang di panggil pun akhirnya menengok, sebut saja Idzni Syauqillah. Ia sedang menenteng banyak barang, itulah kebiasaan Isni, nama...

Cinta Si Kutu Buku

Hay nama gue aditya rizki, dipanggil adit, gue tinggal di daerah medan, gue mahasiswa sains di universitas ternama di medan, singkat cerita, gue mau ceritain pengalaman pertama gue jatuh cinta sama cewek yang sama kaya gue...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Kata Maaf Terakhir

  1. septyyolanda 9 April, 2014 at 9:35 pm | | Reply

    TERHARU GUE ,,,AMPE SEGINI NYA:’)

Leave a Reply