Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Empat Kata Terindah (Part 2)

Hari ini adalah pengumumam hasil casting. Karena Bu Natasya sedang sibuk dengan cafenya, beliau meminta Naura untuk menemani Anisa. Lagi pula hari ini tak ada jadwal syuting untuk Naura. Terlihat seorang gadis yang sedang...

Ganti Kacamata, Gessss!

Gesa tampak berkeluh lagi di balik tas di depan wajahnya. Hari ini pembagian nilai ujian. “Udah, bersyukur..!” seru teman baik Gesa, Rere. “Gue aja yang wajib remedial biasa aja..” lanjutnya lagi....

Even If It Hurts

Dear, Bian. Gue, gue suka sama lo. Entah udah berapa kali gue tulis di lembar lembar diary kecil gue. Bian, di lembar ini, gue emang udah yakin buat nulis kalo gue sadar gue emang suka sama lo. “Al!” Aku menoleh....

Romantika Februari

Dering suara HP membangunkan aku dari dunia mimpi, tak lama setelah itu terdengarlah suara saling bersahut – sahutan tuk mengajak mengerjakan sholat “Sudah shubuh ternyata” celetukku sembari mematikan alarm yang dari...

Sahabatku

Saat itu cuaca cerah aku melangkah pergi sekolah dengan ceria, oh iya namaku Chyntia lebih tepatnya Chyntia Evelyna Sudarto, saat itu aku sampai di sekolah ternyata 3 temanku sudah menungguku di halaman, dengan ceria aku...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Kata Maaf Terakhir

  1. septyyolanda 9 April, 2014 at 9:35 pm | | Reply

    TERHARU GUE ,,,AMPE SEGINI NYA:’)

Leave a Reply