Kau Yang Pertama

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Romantis
Lolos moderasi pada: 9 July 2014

“Itu dia!”, ucapku bersemangat. Aku memandanginya sebentar lalu kemudian memanggilnya. “Donnie!” Ia menoleh lalu tersenyum sambil berlari ke arahku. “Hari ini pun dia sangat tampan.” Ucapku sambil tersenyum.

Dia adalah pacarku, sudah 2 bulan ini dia menjadi kekasihku. Aku menyukainya sejak aku masuk di sekolah baruku ini. Awalnya secara tidak sengaja aku bertabrakan dengannya. Aku sedang berlari terburu-buru ingin mengembalikan buku yang aku pinjam di perpustakaan, tanpa sengaja aku menabraknya yang sedang berdiri di depan pintu perpustakaan. “Maaf, aku tidak sengaja. Kamu gak kenapa-kenapa kan?” Tanyaku panik sambil membantunya berdiri. Dia hanya diam sambil menggeleng-gelengkan kepalanya dan kemudian pergi dari perpustakaan. “Aneh banget sih, ditanya diam aja. Wuuu”. Kataku dalam hati.

Kemudian aku berjalan ke meja bu Sari, beliau adalah penjaga perpustakaan di sekolahku. “Ini bu bukunya.” Ucapku sambil tersenyum. “Oke vicky.” Jawabnya singkat.

Aku memang sering sekali menghabiskan waktuku di perpustakaan ketika istirahat. Perpustakaan memang menjadi pilihanku ketika aku sedang ingin sendiri.

Hari itu, seperti biasa ketika bel istirahat berbunyi aku langsung pergi menuju perpustakaan. Ketika sedang asik memilih-milih buku, aku melihat satu buku yang sangat menarik perhatian. Buku itu terletak di rak buku paling atas. Aku yang bertubuh mungil mencoba mengambilnya, sambil berjinjit dan melompat-lompat tetapi tidak tergapai olehku buku itu. Tiba-tiba ada seseorang yang mengambil buku itu dan berkata dengan datar, “Ini.” Ucapnya singkat tanpa tersenyum. “Terimakasih”. Ucapku sambil menatap orang itu. “Dia kan orang yang kemarin aku tabrak.” Ucapku dalam hati.

Kemudian dia mengambil salah satu buku dan pergi ke meja baca. Aku duduk di meja yang berada di seberangnya. Sesekali aku menoleh ke arahnya. “Loh?” Kataku bingung. Dia tidak membaca buku yang diambilnya. Dia ternyata tertidur di atas bukunya itu. Aku hanya tersenyum melihatnya tertidur, entah mengapa wajahnya ketika tidur sangat lucu dan menenangkan.

Kemudian hari-hari berlalu. Tanpa aku sadari, aku menghabiskan waktu-waktu di perpustakaan bersamanya. Kini perpustakaan menjadi tempat kami menghabiskan waktu berdua, saling tertawa dan bercanda. Hari-hari berlalu, kami menjadi sangat dekat dan juga akrab.

Tiba-tiba hari itu di perpustakaan, dia menarik tanganku ketika aku sedang asik mecari-cari buku. Aku terkejut dan bertanya “kamu kenapa?”. Dia tidak menjawab. Tiba-tiba dia mendekatkan tanganku yang sedari tadi dia genggam ke dadanya. Aku terkejut dan merasa deg-degan. Jantungnya berdetak sangat kencang. Aku merasa wajahku memerah karena malu. Lalu aku memberanikan diri bertanya, “kamu kenapa don?”, dia menjawab “aku tidak ingin membohongi perasaanku lagi. Kamu sudah merasakan degupan jantungku kan? Itu yang aku rasakan setiap aku bersamamu. Itu terjadi sejak pertama kita bertemu, saat kamu menabrakku dan dengan panik menanyaiku apakah aku terluka atau tidak. Menurutku kamu sangat manis saat itu, sampai akhirnya aku merasa sakit jantung kalau berada di dekatmu. Jantungku berdetak tidak karuan. Aku menyukaimu vicky. Aku mencintaimu sejak pertama kita bertemu. Apakah kamu mau menjadi bagian dari diriku?” Katanya bersungguh-sungguh sambil menggenggam kedua tanganku. Rasanya ingin melompat! Lalu dengan malu-malu aku menjawab “aku ingin menjadi bagian dari dirimu don.” Kemudian dia tampak terkejut dan melompat kegirangan. Lalu dia memelukku dan berkata, aku mencintaimu. Sangat-sangat mencintaimu. Aku pun tersenyum bahagia sambil membalas memeluknya.

Ow iya sampai lupa haha, namaku vicky vi. Panggil aja vicky. Dan cowok perpustakaanku namanya brandonnie. Ini adalah hadiah terindah dari Tuhan. Bersamanya menjadikan hari-hariku lebih berwarna dan menyenangkan.

– The end –

Cerpen Karangan: Vicky Vi
Vicky vi adalah seorang pemimpi yang ingin menjadi penyanyi dan penulis novel. Tapi karena masih belum percaya diri jadi dia hanya menulis cerpen-cerpen dulu deh. Kau yang pertama adalah cerpen pertama yang dia share. Saat ini vicky menikmati hidup santainya di tangerang.
Untuk mengenalnya lebih jauh, silahkan lihat twitternya @vickyswu dan bentar lagi dia bakal bikin blog hehehe.
Jangan lupa untuk terus membaca dan menulis ya. Teruslah bermimpi, because someday your dreams will come true! 🙂

Cerpen Kau Yang Pertama merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gemuruh

Oleh:
Sang surya mulai tampak dari timur, tetapi semua orang telah beraktivitas mendahuluinya. Kepul asap dari cerobong kapal uap menambah penat suasana. Kuli panggul dengan cekatan membawa barang barang penumpang

Gara Gara Pisau

Oleh:
Pagi itu, Arka berlarian setelah ia memarkir mobil dengan menenteng ranselnya. Ia bisa bernafas lega saat kakinya telah menginjak lantai pertama Rumah Sakit. Matanya tak henti-henti untuk melihat arah

Senja Bersamamu

Oleh:
Embun pagi telah menyusuri celah rumah rita yang masih terlelap. Suara nyaring dari jam alarm tepat di sebelah tempat tidurnya belum mampu membangunkan orang yang dikenal dengan tukang tidur

Tak Ada yang Abadi

Oleh:
Tet….tet…. Bel berbunyi 2 kali, menandakan pergantian pelajaran. “Baik anak-anak, untuk kali ini Bapak akhiri. Bapak harap, kalian mempersiapkan ujian praktek 2 bulan yang akan datang dengan semaksimal mungkin”

I Still Love You

Oleh:
Gak terasa gue udah SMP. Di SMP gue milih untuk ekskul pencak silat. Saat itu gue baru tahu dia. Ya dia namanya Kevin. Dan gue baru tahu kalau dia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *