Kaulah Yang Terbaik

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 19 February 2014

Di siang hari ini tampak para siswa-siswa di sekolah ku riuh, ada yang lari-larian, ngobrol bareng teman-teman mereka dan sebagainya. Sama seperti orang di pasar, gak heran dong kalau mereka ribut kayak gitu karena hari ini bebas, gak ada kegiatan belajar mengajar.

Tapi di sisi lain hanya aku yang duduk menyendiri di taman di depan kelasku, memikirkan hal-hal yang tidak seharusnya di pikirkan. ya, hal apa lagi kalau bukan soal cowok.

Aku menghela napas singkat dan kemudian berkata.
“hufftt.. seneng banget deh kalau punya cowok perhatian dan romantis kayak dia,” kataku pelan.
Lalu seseorang pun datang menghampiriku, dan dia tak lain adalah Nudi.
“hei! Lagi ngapain sih, kok ngmong-ngomong sendiri?” tanya Nudi dengan nada tinggi.
“ah, kamu ngagetin aku tau!” kataku sambil memukul lengan Nudi.
“heheh.. sori-sori. Aku kan Cuma iseng aja, oh ya kamu kenapa sih Na? Kok tadi ngomong-ngomong sendiri?”
“hmm.. gak apa apa. kamu kepo banget ya! Pengen tau aja urusan orang,” ujarku dengan marah-marah sedikit.
“sekali-sekali gak apa-apa kan? Ayo dong kasih tau aku,” ajak nudi yang menjadi penasaran.
“gak usah deh, aku pergi dulu.” Kataku lalu beranjak pergi meninggalkan Nudi.
“yahh yahh! Kasih tau aku dong na!” teriak Nudi.
Nudi yang ingin tau apa yang aku omongin tadi, aku hanya pergi menjauh darinya entah pergi kemana.

Esok pun tiba
Pagi-pagi sekali aku berangkat ke sekolah, aku ingin sekali cepat-cepat melihatnya. Namun sesampai aku di depan kelas, aku hanya melihat ruang kelas yang kosong sepi tak ada orang di dalam kelas itu. Wajar saja ini masih pagi-pagi sekali tentu saja belum banyak murid-murid yang datang termasuk dia. Bahkan yang ada hanya satu atau dua orang saja.

Aku pun berjalan menuju kelasku.
“hari ini mungkin aku lagi sial aja, lagian itu juga masih pagi banget.” gumamku
“ya sudah ah jangan dipikirkan lagi,” ujarku sambil menggeleng-gelengkan kepala.
“TENG TENG TENG TENG.. saatnya istirahat para siswa dipersilahkan untuk beristirahat..” ya, begitulah bunyi bel di sekolahku. terdengar bagus bukan? Tentu saja, sekolahku adalah sekolah yang berwawasan lingkungan bisa di bilang sekolah yang selalu bersih setiap hari.
Oh ya, Namaku Rena ayuwidya Permata biasa di panggil Nana. aku juga punya sahabat loh di sekolahku namanya Cinta Putri Dwijaya bisa dipanggil Putri bisa juga Cinta.

“eh Na, ke kantin yuk!” ajak Putri
“mm, yuk!” jawabku kemudian.

Sesampai di kantin aku membeli makanan yang menurutku enak, sementara Putri apa aja yang dimakannya itu sama aja enak
Aku dan Putri sudah sahabatan sejak masuk SMP ini. Kami berdua punya kebiasaan yang sama loh. Oh ya, kalau masalah cowok, Putri Jagonya bahkan sekarang aja dia lagi PDKT sama orang yang disukainya, Namanya Andi.
Begitulah kisah persahabatan kita.

Setelah selesai menyantap makanan yang kami beli tadi, aku dan Putri kembali ke kelas. saat di perjalanan aku melihat dia, orang yang kusukai, tapi dia gak tau itu. Aku berharap aja sih dia bisa melihat aku di hatinya.
“itu dia!” seruku yang membuat Putri kaget.
“siapa-siapa?” tanya putri dengan berulang-ulang.
“eh gak kok Put. Bukan apa-apa,” jawabku kemudian.
“ih kamu Na! aku kira kenapa,” kata putri
“ya udah, yuk lanjut ke kelas aja.” Ajakku.
Kami pun berjalan menuju kelas.

Sesampai di kelas…
“put, aku mau cerita nih” kataku pelan.
“cerita aja nana, aku pendengar setiamu loh..” kata putri sambil tersenyum
“gini kamu tau gak yang namanya Argi? Dia orangnya gimana sih? terus dia udah punya pacar gak ya?” tanyaku yang terlalu berlebihan
“mm.. argi ya? Aku gak tau sih dia orangnya gimana, tapi yang aku tau dia udah punya pacar loh, pacarnya cantik,” jelas putri
“wah iya ya? jadi minder deh,” kataku
“emangnya kenapa Na? Kamu suka ya sama dia?”
“gak kok, aku hanya nanya ajaa” sambil menggelengkan kepala
“ah, bilang aja nana aku tau kok kamu suka ya sama dia” goda putri.
“iya aku suka sama dia, tapi mungkin biar sajalah. Toh dia juga udah punya pacar kan? Jadi biar aja” kataku dengan nada lemah
“sabar ya Na, pasti kam dapat yang lebih baik dari dia kok. Aku yakin itu”
“iya, makasih ya Put. kamu emang sahabat yang paling bisa ngertiin aku”
Aku pun memeluk Putri Sahabatku dengan tulus..
“iya sama-sama Nana Sayang,” ucap Putri sambil melepaskan Pelukan Sahabatanku.

Nudi yang sengaja diam-diam mendengar pembicaraan kami berdua tadi akhirnya ia tau juga apa yang sebenarnya aku pikirkan. Nudi pun pergi menjauh, tampaknya nudi seperti cembur wajahnya tidak terlihat baik. Aku yang melihatnya singkat, aku berniat akan menemuinya saat pulang sekolah nanti.

Bel pulang berbunyi, aku bersiap-siap setelah selesai mengatur alat tulisku aku pun segera pergi menuju kelas nudi yang hanya terletak bersebelahan dengan kelasku. Sampai di kelas aku hanya melihat nudi duduk sendirian di bangkunya sementara murid-murid di kelasnya sudah pada pulang.
“Nudi..” seruku memanggil namanya.
“eh Nana. Ada apa na? Kok kamu belum pulang sih?” nudi menoleh dengan wajah tersenyum.
“aku hanya ingin ketemu kamu kok nud,” kataku polos
“ada yang mau kamu katakan?” tanya nudi.
“hmm.. kamu nguping pembicaraan aku dan putri tadi kan? Terus kenapa kamu pergi begitu aja? Wajahmu terlihat agak aneh tadi. Ada apa nudi?” tanyaku dengan hati-hati
“iya, maaf ya. Gak kok Na, aku hanya ini aja waktu kamu bilang kamu suka sama Argi,”
“memang kenapa nud? aku hanya sekedar suka aja kok! Toh dia juga udah punya pacar kan?” tambahku
“tapi kamu masih suka kan sama dia?” tanyanya lagi
“udah gak kok, aku malah udah suka sama seseorang”
“siapa Na?”
“kamu nudi..”
“hah? Aku?” tanya nudi agak heran
“iya kamu..”

Beberapa menit kemudian kami hanya diam tanpa mengucap 1 kata pun.. lalu tiba-tiba nudi mengatakan sesuatu.
“Nana, sebenarnya aku juga suka sama kamu. Udah lama banget perasaan ini aku simpan, sejak melihatmu dan berteman denganmu rasa itu mulai tumbuh benih-benih cinta. dan sekarang ini baru terungkapkan,”
“nana, kamu mau gak jadi pacar aku selamanya?” tanya nudi dengan serius

Aku hanya terdiam mendengarkan kata-kata nudi, ternyata selama ini aku gak tau kalau nudi suka sama aku. Aku merasa bersalah banget sudah mencampakkan nudi bahkan hampir mengecewakan dia. Aku pun menghela napas panjang..
“huufftt… nudi maaf ya aku hampir ngecewain kamu, tapi kali ini gak akan ngecewain kamu lagi kok,” kataku dengan memandang wajah nudi lekat-lekat
“iya gak apa-apa kok nana. Jadi gimana kamu mau gak?”
“hmm.. iya” kataku sambil mengangguk pelan.
“yeahh!” seru nudi.

Aku bahagia banget begitu juga dengan nudi karena yang aku harapkan selama ini datang padaku, walaupun bukan Argi tapi Nudi yang terbaik. Aku dan Nudi menjalaninya dengan sangat baik. Terima kasih ya Allah karena engkau telah memberi seseorang yang sangat baik dan mengerti dengan kekurangan dan keadaanku saat ini..

THE END

Cerpen Karangan: Wahyuni Cahya
Facebook: Ayhun Yusuf

Cerpen Kaulah Yang Terbaik merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kebersamaan Yang Tenggelam

Oleh:
“Terimakasih kuucapkan…” usai sudah kelompok paduan suara menyanyikan lagu dalam acara perpisahan sekolah. Kami langsung pergi ke kelas masing-masing untuk mengganti kostum yang tadi dipakai. Sesudahnya kami mengganti pakaian,

Zodiak

Oleh:
“Zodiak, zodiak, zodiak. gak cape apa? !nanya itu mulu! Kan gue udah bilang ke lo lo pada, kalo gue itu gak ngerti yang gitu-gituan. Kenapa sih susah banget di

Romance Picisan

Oleh:
“Kali ini kita akan mendaki gunung bromo. Karena tiga minggu lagi kita akan mengadakan ujian tengah semester jadi kita tidak bisa mendaki di luar kota” Alvin, ketua siswa pecinta

Cinta Yang Ku Pilih

Oleh:
“Salahkah jika kata cinta ini ku ucap sekarang? Sudahkah ini dikatakan terlambat? Aku mencintaimu lebih dari diriku sendiri” Mulutmu kembali melemaskan tubuhku setelah 5 tahun lamanya engkau membungkam mantra

Melupakan Teman Dekat

Oleh:
Teman. Teman adalah seseorang yang paling bisa membuat kita tertawa dengan hal konyolnya. Namaku azzahra biasa dipanggil ajara, aku duduk di kelas 3 SMP. Aku punya 2 temen cowok.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *