Kebaya Misterius

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Misteri
Lolos moderasi pada: 11 December 2017

Malam itu hujan tak berhenti membasahi kota bandung, rintik air hujan semakin deras hingga suasana kota bandung yang memang selalu dingin tambah dingin dengan adanya hujan yang turun menemani malam tersebut, namun hujan tersebut tak mampu mengganggu percakapan dua keluarga yang sedang membicarakan pernikahan anak kedua keluarga terpandang tersebut. Keluarga terpandang yang mempunyai perushaan di mana-mana yaitu andrea cokrominoto, yang putra semata wayangnya selalu menghiasi majalah bisnis karena ketampanan dan kehebatannya dalam menjalani karir di perusahaan ayahnya tersebut. Dan anak dari keluarga pemilik perusahaan properti terbesar di Indonesia bernama damar hadiwijaya.

“Mungkin ini memang yang terbaik untuk keluarga kita, aku udah lelah dengan vegas yang selalu hadir di majalah atau koran dengan wanita yang berbeda-beda”
“Tapi apakah vegas sudah bisa melupakan masa lalunya yang kelam tersebut? Aku tak ingin pernikahan ini hanya main-main belaka karena ini semua masalah hati”
“Aku yakin vegas mampu membahagiakan putrimu sebagaimana mestinya, apalagi wajah mereka hampir mirip” ucap andre tegas

Vegas cokroaminoto namanya pria yang selalu menunjukkan kharismanya di mata orang-orang yang memujanya, terutama wanita. kehidupannya yang selalu mewah dan bergelimangan harta yang penuh kekuasaan tersebut tak mampu menolak keinginan kedua orangtua yang selalu menyayanginya yaitu suatu perjodohan, dalam benaknya dia berfikir di mana letak kekurangannya hingga ia menikah pun harus dijodohkan dengan wanita pilihan orangtuanya padahal wajahnya terlalu tampan untuk mengikat hati wanita di luaran sana.

Malam ini adalah malam pertemuan dua keluarga besar tersebut untuk membahas segala tektek bengek keperluan pernikahan yang tentunya sangat mewah tersebut. Di ruang keluarga tersebut sudah ada keluarga andre dan damar saling memandang menunggu calon pengantin wanita yang belum menampakkan batang hidungnya padahal vegas sudah sangat penasaran dengan wajah wanita yang nantinya akan menjadi istrinya itu. setahu vegas anak om damar hanya ada 2 dan yang satu sudah meninggal juga meninggalkan luka yang membekas dalam hatinya. Ah masa lalu..

“Assalamualaikum mah pah lave pulang” ucap wanita yang baru memasuki pintu tersebut dan langsung berhambur ke ruang keluarga dan mereka serempak menjawab salam lave
“Loh kok ada om andre sama tante mira di sini juga”
Seketika wajah vegas berubah 180 derajat dunia seakan jungkir balik wajah itu, mata itu mengingatkannya dengan seseorang, oh tak mungkin dia pasti berhalusinasi dia sudah meninggal tapi apa ini? Siapa wanita ini? Kenapa wajahnya begitu mirip tapi hanya berbeda penampilannya saja yang berbeda. Apakah dia adiknya tapi umurnya kan terpaut 5 tahun dengannya. oh tidak tak mungkin ini lave adiknya yang dulu sekolah di luar negeri itu.

“Oh lave udah pulang udah ditunggu om andre dan tante dari tadi loh” ucap mama lave sembari mengajak anaknya duduk.
“Vegas kenalin ini lavender anak om damar yang mau dijodohin sama kamu” ucap papa vegas
“Dijodohkan?” lave terdiam
“Iya sayang seminggu lagi kalian akan menikah”

Perkataan macam apa itu emang pernikahan itu ajang main-main apa padahal dia mempunyai impian menikah dengan orang yang dicintai dan mencintainya, tapi semua seakan hancur saat orangtuanya mengatakan itu. tapi apa daya dia tak akan pernah bisa membantah kemauan orangtuanya itu dia terlalu takut untuk menyakiti hati kedua orangtuanya, sejenak dia memandang laki-laki yang duduk di depannya yang katanya calon suaminya itu sepertinya dia mengenali wajah itu, wajah yang selalu dibahas oleh teman-temannya vegas cokroaminoto pria tampan nan playboy itu.
“Mending kalian bicara berdua dulu, papa sama om andre mau ke meja makan dulu” suara papanya menggema di udara

Suasana menjadi hening udara juga semakin lama semakin beku sungguh lave sangat tidak suka dengan keadaan seperti ini.
“Kenapa kamu nggak nolak perjodohan ini, sepertinya kamu nggak suka juga lagian kamu juga mempunyai banyak wanita di luar sana yang cantik-cantik” ucap lave mengejek
Dia hanya diam sambil memandang mata lave intens lalu menarik nafas berat.
“Aku tak akan menolaknya” ucapnya tegas
“Huh.. terserahlah tapi aku tak yakin bisa mencintaimu” Kata lave dan berlalu Meninggalkan vegas
“Aku tak akan pernah melepaskan adikmu itu kinan” vegas mendesah, tiba-tiba tangannya terasa dingin dia menoleh
“Kinan?” sosok itu tersenyum
“Aku percaya padamu” saat vegas hendak memeluknya sosok itu hilang, vegas tersenyum lalu bergumam “aku merindukanmu”

Pagi harinya lavender terbangun dari tidurnya dia bermimpi bertemu dengan kakaknya namun dia memakai kebaya yang indah dan tersenyum kepadanya, oh dia sangat merindukan kakaknya itu. namun saat lave menyamakan cahaya yang masuk ke retinanya dia langsung terbelalak.
“Kamu? ngapain di sini” sambil meraba-raba tubuhnya, dan setengah teriak
“Dasar memangnya aku ngapain kamu, anak gadis jam segini baru bangun” ucap vegas sambil mengacak-acak rambut lave
“Ya terserah, lagian kamu siapa ngatur-ngatur aku” ucap lave mencebikkan bibirnya kesal
“Suamimu, cepat mandi aku tunggu di bawah” sembari keluar dari kamar lave
“Hey.. kita belum menikah yah” lave menggerutu masuk ke kamar mandinya, dia tahu tadi dia ketiduran habis sholat subuh jadi bangunnya kesiangan namun harus ya dia disuguhi pemandangan orang itu dipagi hari, ini pasti ulah mamanya.

“Kalian jadi kan fitting baju pengantin?” ucap mama memecah keheningan
“Ma nggak bisa aku ada meeting dengan klien” ucap lave mengelak
“Kamu nggak usah bohong mama udah tanya jadwal kamu hari ini sama asisten kamu”
Vegas hanya tersenyum, dan lave menggerutu tak jelas.
‘Lucu’ batin vegas.

“Kamu mau pilih yang mana?” ucap vegas sejak sampai di butik, namun lave hanya diam menatap gaun dan kebaya yang terpajang di mannequin
“Memangnya temanya apa? Aku pengennya adat jawa” vegas terdiam, lama
“Hey giliran aku tanya kamu diem maunya apa sih”
“Terserah kamu” ucapnya dingin, ‘kenapa dengan orang ini’ batin lave namun lave tak terlalu mempedulikan dan dia berlalu ke bagian agak belakang butik, lave terperangah kebaya itu simple tapi menawan hampir sama yang dipakai kakaknya di mimpi itu.

“Mbak saya mau ambil kebaya itu”
“Hem tapi mbak kebaya itu..” ucapnnya terpotong oleh vegas
“biarkan jika itu yang kamu mau” ucapnya dingin otaknya memutar memori beberapa tahun silam seakan ini seperti dejavu baginya.
Di mobil mereka hanya diam sibuk dengan pikirannya masing-masing.

3 hari menjelang pernikahan, lavender semakin gugup setiap malamnya dia selalu mimpi bertemu kakaknya yang memakai kebaya pernikahan lave entahlah itu semua seperti teka-teki baginya. hingga suara pintu terketuk membuyarkan lamunannya itu.
“Iya ma masuk aja” namun yang masuk bukanlah mamanya tapi vegas si calon suaminya itu
“Kamu kenapa kata mama kamu sering murung di kamar” ucap vegas sambil duduk di pinggiran kasur dekat lave.
“Ada yang mengganggu pikiranmu? hem?” ucap vegas sembari tersenyum manis
“Sebenarnya kamu siapa sih? Kenapa aku selalu dihantui oleh lembaran masa lalu tentang kakakku” ucap lave setengah frustasi memang benar dia akhir-akhir ini merasa diawasi oleh sosok misterius dia tahu itu arwah kakaknya.
Vegas terdiam lama membeku dengan ucapan lavender barusan, apakah kinan selalu mengawasi lave selama ini tapi untuk apa?

“Aku mantan tunangan kinanthi”
Deg serasa disambar petir lave mendengar penuturan vegas. Demi tuhan berarti dia ini orang yang bunuh kakaknya kinan.
“Ka.. kamu orangnya.. kamu telah bunuh kakak kamu pembunuh.. aku tak sudi menikah denganmu kamu pembunuh” ucap lave sesenggukan dan vegas menarik lave ke pelukannya
“Lave dengerin aku dulu aku juga merasa bersalah dengan kejadian ini, kamu sama kinan sangat mirip bahkan kebaya yang kamu inginkan dulunya adalah keinginan kinan seakan bagiku ini seperti dejavu lave aku juga belum bisa maafin diriku sendiri” lave semakin memberontak di pelukan vegas
“Kami kecelakaan waktu pulang dari fitting baju pengantin naasnya kinan meninggal di tempat dan kurang 2 minggu sebelum pernikahan itu, aku belum pernah bertemu denganmu sebelumnya hingga orangtuaku memutuskan untuk menjodohkanku denganmu dengan alasan supaya aku bisa nebus rasa bersalahku ke keluargamu, aku tahu ini semua tak berdasarkan cinta namun izinkan aku menebus segalanya lave.. aku selalu memimpikan kinan di mimpi itu kinan mengizinkan aku untuk menjagamu biarkan aku melakukan ini semua lave” ucap vegas sembari menitikkan air matanya.

Lave bungkam dia tak tahu harus bagaimana hingga sesosok bayangan itu datang dan tersenyum. Lave ikut tersenyum.
“Aku akan tetap menikahimu”.

End

Cerpen Karangan: Windi Aulia Pratiwi
Facebook: Windy Aulia
Kadang kita perlu jatuh untuk mengerti bahwa hidup itu tak mudah.

Cerpen Kebaya Misterius merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kembali

Oleh:
Kata kembali sering kudengar di mana-mana, di tempat-tempat yang kusinggahi. Bertahun-tahun aku menunggunya di sini berharap dia kembali, kekasihku. Tahun demi tahun, malam berganti malam bagai kertas yang mengusam,

Separuh Jiwaku Kembali

Oleh:
Harum semerbak bunga-bunga yang bermekaran di taman depan kamarku membangunkanku dari mimpi, entah mimpi indah ataukah mimpi buruk, yang jelas aku sudah lupa dengan semua itu. Kulangkahkan kaki mendekati

Why Do We Break Up?

Oleh:
Hari begitu gelap. Sang surya telah kembali ke peraduannya. Tak ada satu pun sinar bintang terpancar dari langit malam. Hanya terdengar suara petir yang menyambar, disusul suara guntur yang

Tak Kemana (Part 1) Cinta Yang Pergi

Oleh:
“Dunia memang perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita soleha.” “Akhirnya siap juga kata-kata terakhir yang harus ditempel di dinding.” kataku dalam hati sambil mengamati kata-kata tersebut. Aku pun segera

Mereka yang Meninggalkan

Oleh:
Sepasang mata itu berkaca-kaca menatapku. Aku sudah menghancurkan satu lagi harapan dari orang-orang yang mengasihiku. Dia tidak menangis. Tatapan itu lebih seperti tatapan kecewa dan lelah. Mungkin ada sedikit

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *