Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Te Amorr, Nai! – Senandung Cinta

Siang itu Nara sedang melepas lelah di kamar kozannya. Rita nampaknya masih di kampus dan sibuk dengan tugas jurnalistiknya. Maklum lah, dia memang mahasiswi fakultas Dakwah dan Komunikasi, jadi tak asing lagi jika akhir-akhir...

Alasan Terakhirku

Hari ini aku bermimpi, bermimpi bisa selamanya bersama kamu. Aku sangat berharap kau mencintaiku setulus hatimu sama seperti aku yang mencintaimu sepenuh hatiku. Tapi ternyata kau pergi, pergi dengan wanita jahanam itu. Kau...

Normala Sang Purnama

Malam masih berayun bersama bintang, Angin masih meraba pepohonan, Tanah masih menghisap sisa air hujan, Dan aku tetap saja bersandar di kursi goyang tua ini, Di depanku terdapat beberapa helai kertas dan pena juga sepuntung...

Senandung Detak Jantung (Part 2)

“Ivan.. Selamat ya, sayang. Akhirnya kamu lulus. Jadi, kamu akan mengambil spesialis apa, Nak?” Suara di seberang sana berbisik di telinga Ivan. “Terima kasih, Ma.” Kata Ivan, kemudian berfikir sejenak....

Rindu di Tepi Langit

hufh… badanku seluruhnya rontok, dari atas sampai jempol kaki. mungkin perlu disiram dan diberi pupuk kali y? hehehehhe, yayaya, aku baru saja menyelesaikan studi masterku di bumi east java ini. senang dan puas rasanya,...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply