Kekasih di Alam Mimpi (Part 2)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 17 October 2020

Keesokan harinya aku pun terbangun dari tidurku dan meninggalkan tania sementara, aku bergegas mengambil handuk menuju kekamar mandi, setelah mandi aku begegas berganti baju dan ibuku memanggill “nak makan dulu sebelum berangkat!”, “iya bu habis ini andy makan kok”, lalu aku pun bergegas ke meja makan, setelah itu aku menyiapkan kendaraanku dan bergegas berangkat ke sekolah.

Sesampainya di sekolah aku dihadang putri “ndy, aku mau tanya?”, “tanya apa?”, “kamu sehat gak?” tanya putri, “iya sehat lah put, cobak lihat? gapapa kan aku?”, “ihh bukan itu ndy, kamu itu sehat jiwa gak?”, “iya sehat lah, masak aku gila” tegas andy, “coba kamu ingat dan pikir deh, kamu kemarin habis nganterin aku pulang kamu gak mau mampir dulu ke rumahku dan kamu bilang katanya kamu mau bertemu kekasihmu, emang kekasih yang mana? perasaan setelah aku putusin kamu terus kamu kecelakaan ndy, terus kamu kritis selama seminggu, habis kritis dapat dua hari kata ibumu handphone kamu dipegang sama ibumu, terus dapat darimana kekasihmu itu ndy?”, “put dengerin ya, kamu bisa gak jangan ganggu hidupku lagi, aku itu risih tau gak dengan pertanyaanmu itu, lebih baik kamu urus hidupmu saja jangan aku, aku ingin hidup tenang put” jawab andy, “tapi ndy, setelah kamu kritis kamu kok semakin aneh sih dengan sikapmu, aneh tau gak?”, “iya aku gila put, udahlah aku mau masuk kelas dulu” andy pun berjalan dengan cepat, “ndy ndy ndy” putri memanggilnya.

Tiba tiba waktu berjalan ke kelas aku melihat wanita sedang duduk sendirian, “siapa dia ya?, dia persis sama tania”, wanita tersebut menoleh kearahku dengan senyuman yang khas, aku juga membalasnya dan aku bergegas menuju ke kelas.

Bell bersuara satu kali itu menandakan semua pelajaran akan dimulai, pelajaran kali ini gurunya wali kelasku sendiri, “selamat pagi anak anak”, “selamat pagi ibu guru” balas murid murid semua, “baik anak anak kelas kita ketambahan murid baru, jadi saya berharap bisa berteman dengan baik, silahkan perkenalkan namamu nak”, “namaku Alisha Julia Maharani”, umurku 17 tahun, aku pindahan dari bogor, hai teman teman” kata Alisha, “itu kan anak yang duduk di kursi pas aku lewat tadi” heran andy, “ya udah kamu alisha silahkan duduk sama andy”.

Setelah alisha duduk denganku, kubertanya tentang dia, “al, kenalkan aku andy”, “owh iya ndy, salam kenal ya”, “iya Al, ehh ngomong ngomong aku boleh tanya gak?”, “boleh, tanya apa?” sekarang rumahmu dimana?”, “emm di jalan anggrek no 7, kamu?” alisha balik tanya, “rumahku ada di jalan mawar no 34, deket tuh sama rumahku”, “ayo ndy ke rumahku mampir, nanti kamu pulang sendiri kan? kalau sendiri anterin aku ya ndy”, “pasti lah al, nantik aku sendiri kok”, “okeh, anterin pulang ya..”. “pasti dong”, tadi malam aku mimpi apa ya, baru kenal kok udah ngajak pulang bareng, suruh mampir lagi, udah gitu dia mirip banget dengan tania kekasihku dialam mimpi. heran andy dalam benak pikiranya, “ehh malah bengong, perhatiin tuh guurunya nerangin” goda Alisha, “ehh iya maaf hehe”.

Bell berbunyi tiga kali seperti biasa semua mata pelajaran telah berakhir, andy sudah berjanji pada alisha untuk pulang bareng, “al, ayo kita pulang” “ayo ndy”, “ikut denganku al ke parkiran”, “oke ndy”, “cuuzz… Saat aku dan alisha mau pulang tiba tiba putri memberhentikan kita, “stop stop, ini siapa ndy?”, “temanku, kenapa?”, “kamu gak nganterin aku pulang?”, “maaf aku gak bisa, aku udah sama temenku alisha”, “terus aku sama siapa?”, “tuh temenku lagi nganggur ikut dia aja sana”, “yaudah aku ikut sana aja, makasih ya”, “iya sama sama”, lalu kami berdua meninggalkan sekolahan dan kami pun di tengah jalan sambil bercerita “eh itu siapamu ndy, kok dia kayak ngejar kamu deh”, “owh itu, itu mantanku yang kemarin, dia menyesal ninggalin aku karena dia bosen denganku, waktu dia mutusin aku, ehh sekarang malah ngejar, yaudah aku cuek aja tapi ya aku tetep baik kok sama dia, kita kan harus baik ke semua orang meskipun dianya pernah jahat ke kita”, “iya benar kamu ndy, kita harus baik kesemua orang meskipun kita pernah dijahati orang”, “iya al, ehh ini udah sampai jalan anggrek, rumahmu sebelah mana?”, “lurus aja ndy nantik kusuruh berhenti nanti berhenti aja ya ndy”, “siap laksanakan”.

Beberapa saat kemudian alisha dan andy sampai di rumah alisha, “berhenti ndy ini rumahku”, “oke”, lalu andy menaruh kendaraanya, “silahkan masuk ndy, bu ini ada teman baruku bu”, “owh iya bentar nak”, “ibu ini andy temen baruku disekolah tadi bu”, “kenalkan bu saya andy saya tadi sebangku sama alisha”, “oalah iya nak yang baik ya berteman sama alisha”, “iya kok bu insya allah”, “bentar ya ibu buatin minum untuk kalian”, sambil ibunya alisha membuat minuman, aku dan alisha berbincang bincang sambil bersendau gurau.

Tiba tiba aku melihat sebuah foto keluarga dan aku pun bertanya, “ehh kok kamu ada dua?, emang kamu punya saudara kembar?”, “iya ndy namanya mbak tania, dia meninggal pada waktu berbelanja di mall dan tertabrak sebuah mobil dengan begitu kencang, dia meninggal seketika di tempat itu, sebelum kematianya mbak tania berpesan, “dek jika nanti mbak meninggal mbak hanya berpesan, sayangi ibumu dek, jaga dia, dan jangan lupa doain mbak setiap malam jumat”, terus aku pun bilang “kok mbak bilang gitu sih? adek kan masih sayang sama mbak dan adek selalu doain mbak agar dipanjangkan umurnya”, dan mbak tania berkata “iya dek tapi kan gatau juga sama yang namanya umur, makasih juga kamu dah doain mbak dan ibu, kamu juga ya sekolahnya yang baik biar bisa membanggakan ibu” disaat itulah air mataku bercururan setelah mendengarkan kata kata dari mbak tania”.

Andy pun terkejut setelah mendengarkan cerita tersebut dan di dalam hatinya bertanya tanya dan aku pun memberanikan ngomong sama alisha “al asal kamu tau, aku bertemu dengan tania pertama kali pada waktu aku koma selama seminggu, dia disana kesepian, dia merenungi nasibnya, ceritanya begini al dia sebelum meninggal, dia membeli sesuatu untuk kekasihnya tak lama kemudian dia melihat kekasihnya jalan sama wanita lain, dia hampiri mereka, trus dia marah menangis tapi balasanya kekasihnya apa? Kekasihnya malah tidak mempunyai rasa bersalah, lalu dia berlari meninggalkanya dan perasaanya itu gak bisa dibayangin, hancur banget, lalu dia berharap ada orang yang menimaninya, lama kelamaan dia nyaman sama aku, aku pun juga gitu, yaudah sekarang jadi kekasihku tapi di alam mimpi untuk menggantikan putri, terus dia ingin sekali bertemu denganmu, dan dia pernah bilang juga bahwa akan datang di dunia nyata, emm kita tunggu aja kok al kalau itu benar terjadi”, “semoga aja nyata ndy”.

Ketika kejadian itu aku dan alisha menunggu janji tania dan sampai sekarang belum juga datang di kehidupan nyata, lalu aku bermimpi bertemu tania di tempat biasanya, “andy, aku kangen kamu”, “aku juga tan”, “tapi aku ingin ngomong sesuatu ndy, tolong kamu terima lapang dada ya”, “mau ngomong apa?”, “aku mau berpisah denganmu, karena tidak akan lama lagi aku tidak disini, aku akan berpindah alam ndy, aku akan bersama orang orang baik ndy disana, jadi aku minta padamu jangan bersedih”, “tapi tan aku berharap kamu datang ke duniaku, aku sudah bertemu adekmu apa yang kamu pernah bilang ke aku, dan aku bercerita ke alisha tentang kamu tan, dan dia ingin bertemu denganmu,” “aku gak bisa ndy, aku hanya titip salam saja sama dia, tolong sayangi dia, seperti kamu menyayangiku, jangan pernah kamu menyakitinya, kamu cocok ndy sama adeku, berjanjilah ndy jangan pernah keluar air mata sedikitpun ketika aku menghilang”, “baiklah tan, tapi aku ingin sesuatu?”, “apa?”, “aku ingin memelukmu terakhir kalinya dan mengecup dahimu tan”, “baiklah ndy sini”, aku langsung memeluk dan mecium keningnya, pelukanku erat sekali.

Tiba tiba terdengar suara nada panggil aku lekas bangun dan ternyata alisha meneleponku “iya apa al”, “iihh kamu ini ndy udah sore lo masak kamu baru bangun ndy, em nanti malam jalan bareng yok, aku ingin jalan sama kamu ndy”, “okeh al nantik kujemput kamu jam 7 yah” “siap pak bos”.

Waktu menunjukan jam setengah 7, aku pun bersiap diri untuk menjemput alisha dan berangkat menuju ke rumahnya, “tok tok tok, assalamualaikum al”, “waalaikumsallam, ehh andy masuk dulu ndy”, “wahhh alisha” dia cantik sekali, seperti melihat bidadari jatuh dari kayangan, “kenapa ndy”, “emm gapapa kok”, “yaudah masuk dulu ndy, bentar ya aku mau ngambil tas”, “owh iya al kutunggu kok”.

1 menit kemudian, “ayok jalan ndy”, “siap”. Lalu kami meninggalkan rumah alisha, “kita jalan jalan kemana ndy”, “ayok dah ikut aku ke sebuah tempat”, “dimana ndy” “udah ikut aja”, “oke dah”, aku pun membawa alisha ke sebuah tempat yang sebelumnya aku pernah kunjungi bersama temanku, ke sebuah taman.

“Dah sampai al”, “waah bagus banget lo ndy tempatnya, aku suka banget”, “hehe, yok ke kursi taman itu yok”, “ayok”, kami pun duduk berdua.
“Al, aku tadi bermimpi sama mbakmu al”, “benarkah? bagaimana ndy?”, “kabar buruk yang kudengar, aku sudah berpisah denganya, dia berpindah ke alam lain, dimana dia bersama orang orang yang terbaik di sisi tuhan, tapi sebelum berpisah dia berpesan padaku untuk menitipkan salamnya padamu”, “apa?” dengan penuh penasaran, “dia hanya berpesan untuk selalu menjaga ibu al dan dia berpesan padaku untuk menjagamu, menyayangimu al, berat sih tapi aku ingin menatap masa depanku yang nyata bukan mimpi”, “iya ndy, mungkin kata mbaku betul, jujur ndy lagian aku nyaman sama kamu, entah kenapa pertama kali aku melihatmu jantungku serasa berdetak kencang, tapi aku gak tau kamu punya perasaan atau enggak yang aku rasakan saat ini”, “alisha, dengerin aku, aku butuh waktu kok untuk menyayangimu, dan muncul perasaan itu butuh proses, sekarang tiba saatnya aku mau kamu jadi pendamping hidupku, aku mau menuruti perintah dari mbakmu al”, “iya aku mau ndy”, “dan sekarang pandangi bintang di langit, aku masih ingat dengan tania yang pernah bilang, cari bintang yang paling terang”, “itu ndy ada”, “itulah tania al, dia sedang memperhatikan kita al”, seketika alisha mengalirkan air berlian yang ada di matanya, lalu aku mengusapnya dan memengang tanganya merangkulnya dan kepalanya kutaruh di pundaku, “sungguh indah bukan al”.

Cerpen Karangan: Aal Maulidzi
Blog / Facebook: Aalmaulidzi
MAN 1 BANYUWANGI

Cerpen Kekasih di Alam Mimpi (Part 2) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kenapa Aku Bolos Sekolah

Oleh:
Namaku Munira, yang biasa di panggil irha. Kini aku duduk di bangku SMA kelas 12, di sebuah sekolah yang cukup terfavorit di tempatku tinggalku, yah SMA Negeri 1 Barru

Jodoh Di Tangan Tuhan

Oleh:
Semua berawal tahun 2007 ketika kami masuk di sekolah menengah pertama, tidak ada yang terlalu spesial saat itu, tapi semua mulai berbeda saat aku kenal dengan seorang perempuan, Vanny

5 Demon Butlers (Part 1)

Oleh:
Cerita tentang seorang anak perempuan yang menemukan daerah yang ditinggali banyak orang. Anak ini tidak tahu tentang kutukan apa pun dan masuk dalam persahabatan yang rumit. “Daripada aku harus

Lirik Lagu (Part 1)

Oleh:
– Alvin “Kita putus Vin!!!” Entah untuk kesekian kalinya, aku mendengar kata-kata itu dari mulut pacarku sendiri. Dari sekian mulut, aku juga nggak ingat berapa yang sambil menyemburkan beberapa

Ketika Harapan Menjadi Nyata (Part 1)

Oleh:
“Jadi, kamu ikut ekskul apa?” “Entahlah. Mungkin hadrah sesuai untukku” “Hadrah? Sejak kapan kamu menyukai hadrah?” “Entahlah, ini sudah menjadi keputusanku” “Baiklah” “Ibu, aku berangkat. Assalamualaikum.” “Waalaikumsalam, hati-hati di

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *