Kemarin, Sekarang dan Ke Depan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 15 August 2014

Aku mengenalmu lebih dari separuh usiaku, seperti Sei mengenal Ai. Hanya saja, aku bukanlah Sei yang masih ingat alur perkenalannya bersama Ai di bawah salju.
Dulu kamu kecil, tidak lebih tinggi dariku.
Dulu kamu kecil, kamu selalu merebut gulaliku, kemudian menggantinya dengan permen karet dari sakumu.
Dulu kamu kecil, kamu selalu menelponku setiap hujan turun. Hanya untuk mengatakan, “Sekarang waktu yang enak untuk tidur!”
Dulu kamu kecil, selalu mengajakku bermain kapal-kapalan.
Dulu kamu kecil, selalu membuat kapal yang lebih kecil dariku. Katamu, supaya aku tidak ikut-ikutan naik ke kapalmu. Padahal aku selalu membuat kapal yang besar, supaya ada ruang untukmu mengikutiku. Aku menyayangimu.
Dulu kita kecil. Kemudian kita tumbuh. Kita melangkah bersama, beranjak menuju masa berjudul ‘dewasa’.

Sekarang.
Sekarang, tinggimu berhasil melebihi tinggiku.
Sekarang, tidak lagi selalu aku yang kamu hubungi setiap hujan turun.
Tidak lagi selalu aku yang kamu beri permen karet dari sakumu.
Sekarang,
kita tidak lagi bermain kapal-kapalan.
Tidak lagi kapal yang melulu di tanganmu dan tanganku.
Kamera menggantikan kapal kecilmu, dan buku menggantikan kapal megahku.
Aku selalu menyediakan halaman dalam bukuku untuk ditempati namamu. Sama seperti ketika aku menyediakan ruang untukmu di kapal kertasku.
Sekarang.
Aku masih menyayangimu.
Ke depan.
Ke depan, entah kapan.
Kita akan berjalan beriringan.
Kamu masih dengan kameramu, dan aku masih dengan bukuku.
Dan aku masih dengan rasaku.
Kamera yang biasa kau kalungkan, beralih di lengan kanan. Kemudian tanganku berhak menguasai lengan kirimu.
Ke depan, kita adalah satu.

Cerpen Karangan: Widyadewi Metta
Blog: wdymetta.blogspot.com

Penulis dapat dihubungi langsung melalui
Facebook: Widyadewi Metta
twitter: @wdymetta
email: wdymetta[-at-]gmail.com

Cerpen Kemarin, Sekarang dan Ke Depan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Antara Kita dan Taekwondo

Oleh:
Awal mulanya aku masuk organisasi taekwondo, aku disitu kenal banyak temen, salah satunya Mitsalina yang sekarang sudah ngelanjutin perguruan tinggi negeri di Malang. Kita awal latihan taekwondo itu semangat

Indah Namun Sesaat

Oleh:
Malam itu, saat bulan bersinar terang memancarkan sinarnya ke bumi, aku memandanginya dengan senyuman, terlintas dalam pikiranku, “Seandainya ada kau di sini.” Aku Gita Aryani, orang-orang terbiasa memanggilku Gita.

Pertanyaan Cinta

Oleh:
Apakah itu cinta? Sebagian orang mendengarkan kata cinta selalu tersenyum bahkan tertawa, hmm tapi kenapa aku tidak pernah merasa seperti itu. Pertanyaan itu selalu menjalar di otakku. Aku adalah

Aku Benci Bulan

Oleh:
Langit malam ini terlihat begitu indah, bintang bertaburan di atas langit gelap yang membentang. Terlihat sangat indah karena tak ada bulan di atas sana. Aneh ya, tak ada bulan

Jimko and Dinoland (Part 1)

Oleh:
Bunyi bel pulang terdengar nyaring di telinga anak kelas VII Einstein. Seluruh siswa bersorak seakan terbebas dari match class yang membosankan. Namun, di sisi lain, Jimko seorang cowok dengan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Kemarin, Sekarang dan Ke Depan”

  1. ariani nur hidayah says:

    Bagus, terus berkarya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *