Ketulusan Kasih Sayang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 25 July 2015

Kini pertama kalinya ku merasakan perhatian dan kasih sayang dari orang yang menurut ku gak penting. Ya, dulu aku menganggap dia hanya angin berlalu. Aku tidak yakin pada saat dia menyatakan cintanya padaku. Aku tentu saja menolaknya, karena aku tidak ingin berpacaran dahulu, karena aku sangat tidak menyukai apa itu pacaran. Aku memandang semua orang tidak melalui fisik tetapi dari hatinya.

Saat aku menolaknya, aku mengatakan padanya bahwa kita menjadi sahabat saja. Dan aku pun dengan dia menjadi sahabat. Namaku Aulia, dan sahabatku itu kak Cakra. Aku duduk di kelas 1 SMP dan dia duduk di kelas 2 SMP. Kami adalah sepasang sahabat. Kak Cakra selalu baik kepadaku, dan dia sangat perhatian kepadaku.

Suatu saat, kak Cakra pergi ke Bali bersama anak anak kelas 2 SMP lainnya karena hendak study tour. Tetapi, saat dia hendak pergi dia bilang
“Maaf ya, Aulia. Kita tidak bisa chat selama 4 hari. Karena study tour ku jadwalnya sangat padat.” kata kak Cakra
“Iya gak papa kok, kak.” jawabku kepada kak Cakra
“Aku pasti akan kangen kamu, de.” lanjut kak Cakra
“Iya kak. Jaga diri kakak baik-baik ya.” jawabku
“Pasti, de. See you Aulia!” ucap kak Cakra mengakhiri pembicaraan
“See you too kak” jawabku.

Kami pun tidak berkomunikasi selama 4 hari berturut-turut. Hatiku merasa gelisah, karena orang yang biasanya selalu perhatian kepadaku, sekarang tidak ada disini. Aku sangat merindukannya. Apa jangan jangan aku suka sama dia? Sepertinya iya. Karena setiap aku tidak berkomunikasi dengannya aku selalu rindu kepadanya. Aku selalu memikirkannya.

Tak terasa, 4 hari pun berlalu. Aku pun ke sekolah pagi pagi hanya untuk menunggu kak Cakra pulang. Ya, karena aku rindu sekali padanya. Aku memberi alasan kepada orangtuaku, kalau ada tugas yang harus aku selesaikan.

Aku pun berpamitan pergi ke sekolah. Sesampainya disitu, aku lalu mencari cari kak Cakra dimana. Dan akhirnya aku menemukannya. Dan ternyata dia membawakanku oleh-oleh yang sangat banyak. Mulai dari baju, gantungan kunci, ikat rambut, kalung bertuliskan “Aulia? Cakra” dan lain lain. Aku sangat berterima kasih padanya. Dan ternyata, dia menembak ku lagi.
“Aulia, apakah sekarang kamu mau untuk menjadi pacarku?” ucap kak Cakra
“Iya kak aku mau. Sekarang aku tau bahwa betapa tulusnya kakak mencintai aku. Terima kasih kak” jawabku kepadanya.

Setelah itu, aku memeluknya dan dia membalas untuk memelukku. Dan teman-temannya menyorakiku dan kak Cakra. Ternyata aku sekarang tahu bahwa cinta kak Cakra kepadaku itu sangat tulus..

The End

Cerpen Karangan: Suci Aulia Ryviana
Haii.. Namaku Suci Aulia Ryviana. Kalian bisa memanggilku Suci. Aku tinggal di Bandung. Aku duduk di kelas 1 SMP di SMPN 11 Bandung. Mau tau lebih lanjut tentang aku ? Atau pun mau komentar ?
Ask aja di ask.fm: suci_auliar
atau mention ke twitter ku: suciauliar.
Follow juga ya instagram aku: SuciAuliaR

jangan lupa di follow ya hehe:d
thanks to read

Cerpen Ketulusan Kasih Sayang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kamu Idolaku

Oleh:
“Terus.. Katanya dia jadi nggak suka aku lagi. Habis, aku kan penasaran hubungannya dengan teman masa kecilnya itu..” Airmata membanjiri pipi Merry. Dunia ini benar-benar nggak adil. Sahabatku diputusin

Nostalgia

Oleh:
“Jika memang rasaku ini semu, maka ia akan hilang seiring dengan berjalannya waktu” Kataku terkias di atas secarik kertas, kutulis dengan pena kesayanganku. Dengan pena itu kucoba rapal bayangnya

Awal Kehancuran

Oleh:
Sunyi malam mengheningkan kegelapan sang malam, kehampaan yang terasa membuat kehidupan kosong tak berarti. Waktu terus berjalan menunjukan sisa kesunyian malam akan hilang, hilang terbawa akan bumi yang terus

Candrasengkala Cinta

Oleh:
Semburat cahaya lembayung memperindah langit sore itu. Dengan awan merah bercampur orange, serta kabut putih seperti lukisan pigmen di atas kanvas. Semua warga di sekolah itu sibuk mempersipakan untuk

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *