Key

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 20 September 2018

Mungkin bagiku tempat ini sangat berkesan. Dari sinilah aku dilahirkan. Ya, ini kota pemalang, kota kelahiranku dan di sinilah awal kisah percintaan ini.

Namaku laras, mereka kerap memanggilku dengan sebutan unyil. Karena tubuhku yang kecil. Hehehe meskipun aku terasa canggung dengan sebutan itu. Tepat di pagi indah ini. Aku akan bertemu dengan key.

“Hai laras”. Teriak key.
Sambil menarik tas di meja tamu. “Eh key baru saja tiba ya? Yuk kita pergi?” Sambil menggandeng tangan key…
“Kita mau ke mana?” Tanya key.
“Kita ke kafe rainboww yukkk”
“Ok tapi gak lama kan?” tegas dia
“Iya gak lama kok”.

Dalam perjalanan mobil yang kami naiki berhenti. Langsung saja key memarkirkan mobil di bibir jalan. Key memintaku mendorong mobil putihnya. Aku sontak kaget tidak biasanya key berperilaku seperti itu.

“Laras bisakan kamu dorong mobil aku” dengan muka lesu dan cemas dia memohon kepadaku”
“Kenapa ya key seperti itu?” Dalam hati. Terpaksa aku turuti kemauan key.
Setelah mobil menyala key memintaku menaiki mobil putihnya dan melaju dengan kecepatan rendah.

Setibanya di restaurant rainboww
“Eh key kita pesen ini yuk, spaghetti and sauce chicken”.
“Iya kamu ambil aja apa yang kamu mau”. Dengan rasa percaya diri.
“Oke deh”
“Mbak saya pesan ini ya?”

Beberapa menit kemudian
“Sayang uangku ketinggalan”
“Kok bisa sih sayang”
“Maaf ya sayang”
“Besok aku tidak bakal seperti ini deh sayang”
“Aku tak tahan” gumamku dalam hati, jika perilaku key seperti ini terus aku makin tak tahan dengan perlakuannya. Dan lebih baik aku sendiri.

Cerpen Karangan: Via Arlina Maharani
Blog / Facebook: Noula Wilona

Cerpen Key merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Maaf Atas Perasaan Itu

Oleh:
Satu tahun telah berlalu rasa itu masih ada untuknya, namun kenapa saat aku masih berusaha untuk melupakannya, dia justru hadir lagi dan selalu menghampiriku, kini aku sedang berkuliah di

Apa Sih Cinta? (Part 4)

Oleh:
“Cinta itu butuh pengungkapan, karena kita bukan Tuhan yang tahu semuanya, jadi bagaimana kita tau perasaan seseorang tanpa pernyataan.” Driana segera menyuruh Chika untuk ke rumah sakit, tempat Bayu

Aditya, Kau Matahariku

Oleh:
“Andre..” entah mengapa hatiku selalu tergetar ketika aku mendengar nama itu terucap. 5 tahun sudah aku melalui hari dengan segala obsesiku tentang dia. Dia yang selalu menghantui mimpiku sejak

Sang Mujahid Jatuh Cinta

Oleh:
Ponselku berdering tanda panggilan masuk, Andi incoming call tertera dilayar LCD ponselku. Ternyata sepupuku yang satu itu rupanya! Ku angkat, “Assalmu’alaikum Ndi?” “Wa’alaikumussalam mbak! Piye kabare mbak Rahma?” suara

Hanya Permaisuri

Oleh:
Setiap malam gadis itu tetap menjalankan rutinitasnya, rutinitas yang aneh. Telunjuk kanannya mulai melakukan aktivitasnya, menghitung bintang yang bersembulan dari carikan awan kelabu sampai hitungannya berjumlah genap. Hatinya pun

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Key”

  1. Yusril says:

    dipanggil unyil wkwkwk..
    gwa dipanggil ucil waktu kecil
    dunia memang membingungkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *