Kisah Cinta Si Kutu Buku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 28 April 2018

Hai… namaku Dyana Khoirunnisa. Aku adalah seorang siswi di salah satu sekolah di Bandung. Aku terbilang orang yang kutu buku di sekolahku, aku sedikit lugu jika ada orang yang berbicara dengan kata yang asing di telingaku, aku juga anak yang paling cuek jika bergaul dengan teman-temanku. Sikapku di sekolah sangat jutek dan orang yang dingin, akan tetapi cukup aktif di bangku sekolah. Dengan sikapku yang kutu buku dan cuek jadi gak heran jika aku jarang dekat dengan cowok, selama ini aku nggak pernah pacaran dan aku sampai saat ini belum ada niat untuk pacaran. Aku punya sahabat yang satu-satunya yang selalu menemaniku, namanya Dzakira Aftani, yang biasa aku panggil dengan sebutan Ira atau Ani. Dia adalah orang yang cukup aktif jika bergaul, berbeda dengan diriku yang cuek jika bergaul. Maklumlah, diriku adalah Si Kutu Buku.

Pada suatu hari, aku bangun kesiangan karena semalam aku asyik membaca novel “Tere Liye” hingga lupa waktu dan akhirnya bangun kesiangan. Ketika bangun, aku panik gak karuan, tanpa pamit dengan ibuku aku langsung berangkat sekolah dengan terburu-buru dan nafasku juga terengah-engah menuju pinggir jalan untuk naik angkutan umum. Namun, 2 menit kemudian, ada seseorang yang mengajakku untuk naik motor bersamanya, karena kebetulan kita satu sekolah. Setelah sampai di sekolah dan tanpa berkenalan terlebih dahulu aku langsung masuk kelas, hehe…

Ketika waktu istirahat tiba, aku bertemu kembali dengan orang yang tadi memboncengku. Aku pun berkenalan sambil berjalan menuju ruang perpustakaan sekolah. Namanya adalah Alfathul Karim, ia adalah orang yang baik, sholeh, murah senyum, sedikit cuek, tampan, pinter dan kutu buku juga lho. Kami bercerita banyak hal waktu itu.

Malam harinya aku bercerita dengan sahabatku, Dzakira Aftani. Katanya Alfath adalah teman sekelasnya. Dia pun bercerita bahwa sebenarnya ia suka pada Alfath, tapi Alfath terlihat lebih menyukaiku dibanding Ani. Ani pun mengikhlaskan Alfath untuk dekat denganku walaupun sebenarnya Alfath tak pernah bilang bahwa Ia menyukaiku. Ani pun jadian dengan temannya Alfath, namanya Setyo Harmono. Ani pun tampak bahagia bersama Setyo, dan Aku pun mendukung mereka berdua.

Selama 3 tahun aku bersahabat dan cukup dekat dengan Alfath. Pada waktu acara perpisahan sekolah aku pun tak sengaja membuka buku diary di tas Alfath ketika ia sedang berkumpul bersama temannya dan menitipkan tasnya kepadaku, aku pun membuka diarynya dan melihat curhatan dia yang ia tulis, aku terkejut tak menduga bahwa ternyata ia telah lama menyukaiku, sejak ia pertama kali melihatku. Entahlah, disaat itu aku senang gak ketahan, karena aku juga diam-diam menyukainya.

Setelah lulus, kita berkuliah di salah satu universitas di Bandung. Walaupun Alfath belum mengakui perasaannya kepadaku, tapi aku dan Alfath tetap berteman. Selama di bangku kuliah kami sangat akrab, seperti orang pacaran. Banyak teman kami yang menginginkan kami jadian, namun aku dan Alfath seperti biasa-biasa saja menghadapinya. Pasalnya Alfath pernah bilang kepadaku bahwa dia nggak mau pacaran, Ia ingin menta’aruf dan mengkhitbah. Setelah kita wisuda, Alfath menjadi Arsitek terkenal dan Aku menjadi seorang Dokter.

Pada tanggal 26 Juli malam minggu dia datang bersama keluarganya untuk menta’aruf dan mengkhitbahku. Tak lama kemudian, yaitu pada tanggal 13 September kami menikah dengan resepsi yang cukup meriah. Setelah menikah, Aku dan Alfath pun tetap menjalankan karier bersama, namun demikian hubungan kita tetap romantis dan harmonis dan selalu terjalin komunikasi yang baik. Kami pun hidup bahagia sampai saat ini. Begitu juga dengan Ani, ia menikah dengan Setyo tak lama setelah aku, yaitu tanggal 23 Oktober dan mereka juga hidup bahagia.

Cerpen Karangan: Salsa Dilah
Facebook: Salsa Dilah
Aku Salsa Dilah. Aku seorang siswi di salah satu Madrasah Tsanawiyah. Umurku 14 tahun. Aku menulis cerpen ini dengan kerja kerasku dan semoga kalian suka dengan cerpenku ini.
Salam ukhuwah fillah selalu untukmu

Cerpen Kisah Cinta Si Kutu Buku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Paparazi

Oleh:
Mentari pagi menusuk kulit dan seragam putih abu-abu yang kini ku kenakan. Setiap kali aku ke sekolah selalu mendendangkan lagu yang tak jelas. Terkadang aku juga suka bersiul-siul di

Tentang Aku

Oleh:
Aku tahu akhirnya akan sama saja seperti angin. Iya, seperti kemarin. Deg. Lagi-lagi hanya angin. Bisa jadi. Bisa jadi angin merindukanmu. Rindu untuk memberimu napas, memberimu hal yang memang

Geeky Gamers

Oleh:
Di kelas, hampir semua siswa keluar kelas ke kantin, kecuali aku. Aku merasa seperti tak dianggap di kelasku ini. Aku merasa sendirian di tengah keramaian kelas ini. Aku tak

Kamu Bisa Bertanya Dua Tahun Lagi

Oleh:
“Sudah berapa lama?” “Tujuh ratus tiga puluh hari yang lalu.” “Terlalu sebentar kedengarannya.” “Baik, enam puluh juta sekian ratus ribu detik?” “Itu terdengar lebih baik.” Ia, laki-laki itu tersenyum.

Bukan Mimpi

Oleh:
Raga menatap parasnya di cermin. Sungguh, tak pernah disangka semua terjadi begitu saja. Impiannya yang dulu dia bangun, tiba-tiba musnah tak berbekas. Semakin dia mengingat kisah cintanya semakin terluka

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *