Kisahku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau, Cerpen Penantian
Lolos moderasi pada: 6 June 2014

Akhir tahun 2009 tepatnya bulan desember tanggal 15, aku menjalin cinta dengan seorang wanita yang bernama “Nuvi”. wanita yang aku sayangi ini wanita yang ku kenal baik, perhatian dan cantik.

Saat pertama kali menjalin kisah, aku sudah ditinggal pergi olehnya, tanpa kabar selama 1 tahun namun aku tetap menanti tanpa menjalin cinta dengan wanita yang lain. Selama itu aku meyakini diriku bahwa dia tak bermaksud meniggalkanku, mungkin dia tak sempat memberiku kabar atau apalah, yang terpenting aku tak berfikir negatif tentang dirinya.

Sekian lama aku menunggu, rasa gelisah, rasa rindu, rasa kesal merasuk dalam diriku, setiap malam tiba aku merenung, sampai pada akhirnya aku memutuskan untuk pergi meninggalkan dia, namun hatiku selalu berbicara “tunggulah dia, dia pasti akan kembali karena dia masih mencintaimu, sabarlah menunggu, dia hanya ingin menguji kesetiaanmu” kataku “baiklah aku akan bersabar menunggunya kembali, aku akan mencoba untuk tetap setia”.

Tepat pada jam 12 tengah malam, tanggal 22 januari 2011, saat itu ulang tahun ku, handphone ku berdering, entah siapa yang menelpon ku di tengah malam, sehingga aku abaikan karena aku tak kenal dengan nomer itu, namun handphoneku terus berdering tanpa henti, akhirnya aku mengangkat telponnya lalu aku berkata “halo, ini siapa?”
Dia jawab “masa kamu gak kenal sama suara aku”
“hhmmm, memang ini siapa, aku gak tau kamu”
Lalu kata dia “ini pacar kamu nuvi, masa lupa sama aku”
Seketika aku terkejut dan jantungku berdetak kencang, lalu aku berkata “ini benar nuvi?”
“iya ini nuvi”
“kenapa kamu meninggalkanku tanpa ada kabar, apa kamu tak tau selama ini aku menunggumu, aku tersiksa namun aku selalu setia
Dia menjawab dengan tangis “maafkan aku, aku tau aku salah, aku mengerti apa yang kamu rasa karena aku pun merasa namun aku hanya ingin tau kesetianmu kepadaku sepeti apa, dan ternyata kamu benar-benar tulus mencintaiku, terima kasih kamu sudah menunjukkan kesetiaanmu padaku”.

Saat itu aku begitu bahagia dan benar-benar bahagia bercampur sedih, karena wanita yang ku cinta telah kembali walau hanya suaranya saja, lalu aku berbincang bincang dengan dia dengan penuh kerinduan, setelah sekian lama berbincang dia mengajakku untuk bertemu besok di rumahnya sekalian mengenalkanku kepada keluarganya. mungkin inilah kado terindah ulang tahunku dan buah kesabaranku. Dan pada saat itu pula hingga kini aku dan dia tetap saling cinta dan berencana untuk segara menikah.

SEKIAN

Cerpen Karangan: Ali Ya’lu
Facebook: Ali Yalu

Cerpen Kisahku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


I’m Not a Monster

Oleh:
Satu tetes air mata pria itu terjatuh. Rasanya menatap orang yang sangat kita cintai dari jauh adalah hal yang paling menyakitkan. Apalagi menatapnya sedang sendirian. Itu adalah hal yang

Indah Pada Waktunya

Oleh:
Pertemuan dengan seorang cowok di ruangan exkul itu memberikan kesan yang sangat mendalam di hati vivi. Seorang gadis berusia 15 tahun, entah mengapa ada getaran yang begitu hebat dan

Rhe

Oleh:
Sudah sekian lama setelah keputusannya meninggalkanku, aku tetap bertahan dengan kesendirianku seolah aku tidak ingin memulai cinta bersama laki-laki lain, keyakinanku begitu kuat bahwa dia akan kembali kepadaku. Mengulang

The Cangar Love Memories

Oleh:
Aku angel, gadis usia 22 tahun, aku bekerja di interior. Bekerja adalah hobiku, selain dapat mengisi dompet, juga menghilangkan kejenuhan, oleh sebab itu bekerja over time tak masalah buatku.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *