Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Taruhan Cinta

Aku masih berdiri dengan kakiku disini, menatap lurus bangunan megah diseberang jalan itu. Ya, kampus tercintaku. Meski tahun semakin membuatnya terlihat gagah, namun tak begitu membuat kakiku tetap kokoh berdiri. Aku terduduk...

Masa Depan Atau Masa Laluku

Malam hari, seorang gadis menatap layar laptopnya dengan bersedih air matanya perlahan menetes tanpa ia sadari, ketika semua orang dirumahnya telah tidur terlelap. Membuka “FACEBOOK” memang rutinitasnya tiap malam tiba....

Hujan Dalam Satu Harapan

Rintikan hujan masih membasahi bumi Jemonistan, bau tanah makin menusuk indra penciuman manusia. Sambil merebah asa di iringi temaram langit kelam di ujung angkasa, seorang diri berjalan menepaki arah jalan sepi nan basah...

Hanya Dengan Senyuman

Pagi yang cerah, gadis imut itu membuka pintu rumahnya. Dilihatnya, sekeliling rumah yang tampak asri, seulas senyum tak pernah hilang dari wajah mungilnya. “Namanya April.” kata seorang ibu memberitahu. “Namanya bagus...

Ayah dan Burung-Burung di Sawah

Seorang petani tinggal di rumah kecil di sebuah desa bersama seorang anak laki-lakinya bernama Jaka. Meski hidup serba kekurangan Jaka tidak pernah mengeluh. Ia selalu ceria membantu ayah merawat sawah dan senang bermain...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply