Layka

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 3 September 2012

geo terbangun dari tidurnya oleh sinar matahari yang menembus tirai – tirai kamarnya . ia meregangkan tubuh sejenak , lalu melangkah ke kamar mandi . akhir – akhir ini ia memang banyak pekerjaan , dan harus kuliah ketat menjelang sidang . semalam pun ia bertengkar dengan pacarnya , Layka .. karna Layka merasa tidak mendapat perhatian lebih dari Geo meski berstatus ‘pacar’ . mereka sudah cukup lama pacaran , sudah menginjak 2 tahun , dan kemarin adalah Annive tahun kedua mereka .

Geo cukup kesal dengan pertengkaran semalam . maka itu , ia sedikit mengurungkan niat untuk bertemu Layka hari ini . sebenarnya , semalam Layka tiba – tiba mengirim pesan pada geo bertuliskan “ kamu benci ya sama aku ?” , Amarah Geo pun tersulut .. belum apa – apa Layka sudah menuduhnya macam – macam . padahal baru kemarin mereka bersenang – senang merayakan Annive . kini , Geo mulai muak dengan sandiwara Layka yang selalu saja membuat ia yang salah dan harus mengalah . ia pernah berpikir untuk memtuskan hubungan dengan Layka .
Geo keluar dari kamar mandi dan melihat Handphonenya bergetar di meja . ada pesan masuk dari Layka .. ia menaikkan sebelah alisnya , ‘oh , jadi hari ini perannya Amnesia ? great !’ batinnya . ia penasaran ingin tahu apa yang akan dilakukan Layka saat bertemu dengannya . ‘ syukur deh kalo nanti Layka minta putus ‘ ia tersenyum .

???
Layka melamun sambil menyusuri jalan menuju cafe tempat ia akan bertemu dengan Geo . ia membawa tas kecil berisi kado yang dibungkus kertas warna Merah marun . hadiah itu adalah hadiah untuk Annive kedua tahunnya . Layka gundah , hatinya tak tenang . ia benar – benar merasa bersalah dan kekanak – kanakan . ia merasa sudah keterlaluan dengan Geo . ia takut Geo akan membencinya dan akan memutuskannya . ia takut .. ia sangat mencintai Geo . dihidupnya , Geo bukan hanya seorang pacar , tapi ia juga seorang sahabat dan Kakak Layka . ialah yang memberi hidup Layka berarti , bahkan saat – saat Layka harus operasi untuk mengangkat kanker diotaknya . Layka tak ingin kehilangan Geo , ia ingin bersama Geo sampai akhir hayatnya .

Layka benar – benar hanyut dalam lamunannya …ia menyebrang di jalan yang sepi dan tidak menyadari sesuatu yang melaju kencang menuju ke arahnya .. supir Mobil itu gelagapan , rem yang ia injak tidak berfungsi , Mobil masih melaju kencang .. seorang anak kecil berteriak pada Layka ..
“ kak , Awaas ! “ teriak anak kecil itu padanya . Layka menoleh …
“ hah ? ap .. “ ucapannya terputus dan shock ketika melihat kelain arah . seketika terdengar bunyi klakson mobil berulang kali .
BRAAGGH ! Layka yang tidak sempat menghindar kini tubuhnya terpental tertabrak mobil itu . kepalanya membentur trotoar cukup keras .. Cairan merah mengalir dari tubuhnya .. Kado yang ia bawa terlepas dari genggamannya dengan berlumuran darah . seketika , kerumunan orang telah mengerumuni jasad Gadis tak bernyawa yang tergeletak dijalan dengan mengenaskan itu .
Geo berdecak melihat jam tangannya . sudah lebih 1 jam ia menunggu , tapi Layka tak kunjung datang . merasa kesal , Geo mengambil Handphone dari sakunya dan menghubungi Layka . lama tak dijawab .. lalu Geo memutuskan panggilan , dan membuat panggilan baru lagi . kali ini diangkat .
“ Halo ? Layka , lama banget sih ! aku udah lebih 1 jam disini tau nggak ! udahlah , kalo kamu masih lama aku pulang aja ! “ ucap Geo dengan nada suara tinggi .
“ iya , maaf . tunggu sebentar lagi , ya ? 5 menit lagi aku sampe kok . “ jawab sebuah suara dari seberang sana .
“ oke , cepetan . “ PEEP ! Geo langsung memutuskan pembicaraan .

???

Mata Geo menangkap sosok seorang Gadis cantik dihadapannya yag mengenakan pakaian serba putih .
“ hai … “ ucap gadis yang mengenakan blus putih , rok putih , dan membawa kado ditangannnya yang dibungkus kertas putih itu .
“ kamu yang ngajak aku ketemuan , tapi kamu yang telat .. gimana sih ?!” Geo menatap tajam gadis dihadapannya .
“ emm .. maaf , tadi ada urusan sedikit . oh , ya , ini kado .. Happy Annive ya ! “ gadis itu menyodorkan kadonya . Geopun tersenyum simpul . Geo lalu memesan minuman dan makanan . ada yang aneh … gadis dihadapannya memang tersenyum manis seperti biasanya .. tapi , pandangan matanya kosong . saat makanan datangpun , gadis itu tak menyentuhnya sama sekali . dan ia tak bicara banyak , padahal biasanya ia yang memunculkan topik pembicaraan .
“ Kamu … kenapa ? kok makanannya nggak dimakan ? kamu belum makan siang , kan ? “ tanya Geo heran .
“ maaf . aku udah kenyang . makanan ini dibungkus aja ya ? “ gadis itu tersenyum ramah .
“ Oh .. terserah kamu . “
“ nanti temenin ke taman ya ? “
“ ngapain ? “ Geo mulai merasa ada kejanggalan . gadis ini jarang ingin pergi ke taman .
“ liat aja nanti ! hehe “ Gadis itu mengedipkan sebelah mata .

???

Geo turun dari mobil . ia sampai di taman kota . “ jadi .. mau kamu apa sekarang ?” Geo menghentikan langkah dan menatap Gadis dibelakangnya .
“ sekarang apa yang mau kamu lakuin sama aku ? “ Gadis itu tertunduk , suaranya menyiratkan keseriusan .
“ maksud kamu ?” Geo mengernyit .
“ apa .. yang kamu mau lakuin sama aku ? atau kamu mau minta sesuatu dari aku gitu ? “ Gadis itu kini memperlihatkan wajahnya .. wajahnya pucat pasi , dan air mukanya kosong .
“ kenapa tiba – tiba nanya gitu ? “
“ udah jawab aja !!” bentakan gadis dihadapannya membuat Geo semakin kebingungan . Geo melangkah lebih dekat padanya .. tapi ia menjauh ..
“ jangan deket – deket ! “ perintah gadis itu . kemudian ia menghela nafas dan tersenyum .. “ jawab aja , plis ? kamu mau apa ? misalnya kamu mau ngerayain Annive kita dimana gitu ? apapun . aku lakuin . “ tatapannya lekat pada sepasang bola mata Geo .
sebuah pertanyaan yang mencekat , ‘aku bisa meminta untuk putus saat ini ‘ pikirnya . kemudian hati kecil Geo lagi – lagi menahan kehendaknya .
“ aku .. nggak mau minta apa – apa . kadonya bagus kok .”
“ jujur ! itu bukan keinginan kamu .. aku tau itu . “ Gadis itu menelan ludah dan masih terpaku pada Geo . suasana hening ..
“ aku minta kita putus .” ucap Geo tegas sambil mengalihkan pandangan . Gadis itu tercengang atas perkataan Geo . ia terlihat kebingungan , ada kilatan dimatanya yang berkaca – kaca , Gadis itu melangkah mundur perlahan , ia mulai menunjukan isak tangis . Geo mencoba untuk mendekatinya perlahan .
“ ga usah deket – deket !!” sekali lagi , bentakan penuh getar kembali keluar dari mulut gadis itu .
“ Layka .. aku minta maaf , tapi tolong ngerti .. ini semua ada alasannya !” . Gadis itu tak mengubris … ia tetap berbalik badan dan berjalan lurus . berjalan mendekati jalan raya . Geo tertinggal dibelakang , entah kenapa laju jalan Gadis ini begitu cepat .
BRAAAGGGH ! sebuah truk besar lewat dengan kecepatan penuh di jalan raya tepat ketika seorang Gadis berada di tengah jalan itu .
“ Laykaaa !!!” seru Geo dari seberang dengan histeris . kejadian yang sangat singkat .. ketika Truk itu berlalu , dilihatnya pemandangan yang sangat imposibble .
Geo terperangah .. tak percaya atas apa yang dilihatnya .
Gadis itu .. masih berdiri disana . utuh . ia berbalik badan dengan berlinangan air mata .. kakinya tak terlihat . isak tangis gadis itu masih terdengar , tapi lambat laun makin terasa semakin jauh .. sebagian tubuhnya kini tembus pandang , dan kemudian menghilang .
Geo mematung kebingungan . ia berlari mendekati gadis itu ketika wujudnya nyaris hilang dan tinggal suara tangis .
WOOOSHH ! sebuah mobil melaju dengan kencang melewatinya . sekarang -bayangan itu tak terlihat .. dia hilang . senyap .
“ Layka ?” tanya Geo tanpa ada jawaban dari siapapun . ia sangat kebingungan dan shock setelah apa yang ia lihat .

???

geo membuka pintu rumah dengan berat hati .. ia memikirkan kejadian tadi . berulang kali ia menelpon Layka , tapi tak ada jawaban . ‘tadi itu apa ? mungkinkah .. tadi itu hantu ?’ tanyanya pada diri sendiri . ia terlihat seperti orang yang linglung , ia masuk ke rumah dan duduk di sofa dengan gurat wajah penuh kecemasan dan ketakutan . perasaannya bergejolak menimbulkan bad feeling . berkali – kali ia menelpon layka , tapi usaha itu tak membuahkan hasil .

seseorang bertubuh jangkung dan tampan menuruni anak tangga dengan wajah sesal . Domino , kakak Geo .
“ Tabah ya ge . ..” ucap Domino seketika menepuk pundaknya .
“ maksud lo ? “ ia mengerutkan dahi .
“ … lo ? “ Dom menjadi ikut kebingungan . tapi sedetik kemudian dom menemui pokok masalahnya .
“ Apa sih ?” perasaannya tambah campur aduk .
Domino menghea nafas panjang dan memasang wajah prihatin .
“ lo ngomong apa sih ?!” ia mulai kesal .
“ cek mailbox !” Domino berlalu meninggalkan Geo .
kembali dengan gurat kecemasan .. Geo menuju ke kamar untuk mengetahui apa yang terjadi .
ia duduk di tempat tidurnya yang besar sambil memainkan mobile phone kamar , bersiap untuk mendengar kenyataan pahit lagi .
‘ Tuhan , apa yang kali ini kau akan tunjukkan padakku ?’ do’anya dalam hati . lalu ia menekan tombol hijau ..
“ halo … ?” terdengar suara yang tak asing dari rekaman mailbox itu . Rio , teman dekat sekaligus tetangga Layka . Geo memucat dikasurnya .
“ge .. sori , gue harap lo bisa denger ini . ge , gue tau pasti lo ga bakal nerima kenyataan . gue juga terpukul . tapi , ge .. ikhlas ya .. Innalillahi wainaliroji’un , Layka .. tadi pagi kecelakaan . dan sekarang dia udah pulang ke sisi-Nya , Ge .. semoga , malaikat kecil itu ada di tempat yang terindah disana ..Amin . tepat Hari ini juga , Layka dikebumikan . gue harap lo mau dateng untuk penghromatan terakhir , Ge . sore ini , jam 4 . “
PEEP ! nafas Geo memburu .. ia benar – benar tak percaya dengan kabar tersebut . Emosinya melejit , ia membanting telepon yang ia gengggam ke dinding . sedetik kemudian , seisi kamar porak poranda .. ia menangis sejadi – jadinya , ngga peduli kenyataan , dia seoarang cowok . Layka .. orang yang telah bersamanya selama 2 tahun , kini harus pergi begitu saja tanpa berpamitan dengannya . ia kesal , sedih , menyesal dan sangat amat terpukul .. bagaimana ini bisa terjadi ? kenapa Layka bisa pergi secepat ini ?
setelah beberapa lama .. Geo berhenti menangis dan duduk bersandar di kaki – kaki kasur . ia mau tak mau harus menerima kenyataan pahit ini .. ia harus menerima kalo Layka sudah tiada .. kenyataan bahwa yang tadi menemuinya adalah .. ‘hantu’ yang mengisyaratkan kepergiannya . tak ada lagi senyuman hangat darinya .. tak ada lagi gelak tawa ceria dari mulutnya .. tak ada lagi pancake spesial buatannya ..tak ada lagi kata “ aku sayang kamu “ darinya . ia menyesal atas tawaran permintaan layka tadi , andaikan .. waktu bisa diulang lagi . mungkin ia akan meminta Layka tetap disini , menemaninya selamanya . ia ingin teurs berada di dekat layka . kalau ia tahu akan secepat ini … dia nggak akan tengkar sama layka . bahkan sebisa mungkin ia akan membahagiakan layka … selama dia didunia .

???

seusai mandi , Geo mengenakan baju koko hitamnya .. ia sekarang ingin melihat Layka untuk terakhir kalinya . matanya yang masih sembab mencari – cari sesuatu . seingatnya , tadi Layka memberikan kado Annive untuknya , dan ia menaruhnya diatas meja . tapi .. sekarang kado itu tak dapat ditemukan . kado yang semu .
ia lalu menyalakan mobil untuk menuju kediaman Ford .

Di kediaman keluarga Layka Ford . di pintu gerbang terlihat banyak orang berpakaian hitam lalu – lalang serta bunga karangan bertuliskan “ turut berduka cita” dengan foto Layka yang sedang tersenyum cantik . aura kesedihan dan kehilangan begitu terpancar dari rumah itu . sebagian besar pelayat menangis tersedu – sedu karna merasa amat kehilangan .. teman – temannya juga para guru dari sekolah Layka ikut melayat . Rio sudah berdiri di depan pintu menunggunya . kemudian cowok itu menghampiri Geo “ ayo , ..” rangkulnya sambil tersenyum paksa . Geo berjalan memasuki rumah , menerobos kerumunan orang – orang kerabat dari keluarga layka .. ia melihat kedua orangtua Layka menangis disamping jenazah almarhumah .
ia mendekati orangtua Layka .

“ om .. tante . “ tegurnya seraya mencium tangan kedua orang itu .
dan kedua orang itu tersenyum ketika melihat Geo pasrah .
“ Geo .. kita sama – sama tabah ya .” ucap pak Ford , Ayah Layka .
“ iya , om . Layka pasti ada ditempat yang paling indah di Sisi-Nya” balas Geo lirih .
Geo terpaku pada jenazah Gadis dihadapannya . Gadis yang begitu dicintainya .. wajah gadis itu masih cantik seperti biasa . ia terlihat begitu tenang seperti orang yang tertidur lelap dan garis wajah gadis itu membentuk sebuah sudut senyum di bibirnya . sangat cantik .. untuk orang yang kini telah tiada . inilah saat terakhir Geo dapat melihat kekasihnya .. nyonya Ford mengambil sesuatu dari dalam laci , “ Geo .. Layka mau kamu nerima ini . ini .. Kado Aniversarry yang kedua tahun buat kamu , katanya . “ ia menyodorkan kotak kecil masih utuh dengan bungkus bersimpah noda darah kering dan bentuk yang rusak hancur , ia menintikkan airmata ..

sampai di tempat pemakaman Layka .. di perjalanan Geo ikut masuk ke dalam Ambulance dan menitipkan mobil di rumah Rio . ia ingin terus bersama Layka selagi bisa . pemandangan pahit dan begitu pedih .. ketika sang kekasih dimasukkan keliang lahat . tangis Geo kembali tumpah , tapi ia mencoba untuk tetap tegar . masih ada perasaan tak rela ketika lubang itu ditutup dan diapasangi nisan . Geo masih ingin bersamanya .. begitu banyak penyesalan dalam hatinya .. lalu , seorang ustadz memimpin do’a untuk almarhumah . semua orang termasuk Geo membaca do’a dengan khusyuk .. setelah beberapa waktu , bubarlah pemakaman Layka itu . Geo masih duduk disamping makam Layka . ia masih mengucapkan rentetan ayat – ayat suci . ia sudah sedikit tenang .. ia ikhlas . ia sangat berterimakasih kepada Tuhan karna telah membuat Layka mengisi relung hatinya meski dalam waktu yang cukup singkat . ia bersyukur sempat memiliki Layka .. bersyukur sempat melihat senyumannya , merasakan hangat belaiannya , mendengar tawanya ..
‘ selamat jalan sayang ! aku sayang kamu ! ‘ Geo menghapus airmatanya dan tersenyum pergi berlalu .

Nama Penulis: Haniah Nur Fakhirah

Note: (This is my first story . sori kalo alay , murahan , atau sebangsanya gitu lah -_- Hope you enjoy this !)

Cerpen Layka merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Long Distance Relationship

Oleh:
09 oktober 2004, Tuhan entah berapa lama lagi hal ini akan ku alami, ku ingin membelai rambutnya, menatap wajahnya, memeluk tubuhnya. Ahh, hubungan ini terasa menyiksaku, sudah 3 tahun

Bintang di Langit

Oleh:
Suatu malam, dua sahabat sedang makan malam di Sheila Resto. Nama kedua sahabat itu Bintang dan Langit. Makan malam mereka dipenuhi canda tawa. Hingga pernyataan dari Bintang yang membuat

Bidadari Penyelamat

Oleh:
Wajah mungil dan polos. Begitulah aku melihat seorang anak perempuan yang tengah tertidur lelap di depan pandanganku. Wajah putih belum ternoda hitamnya dosa, sungguh pemandangan yang tenangkan jiwa. Meski

Sahabat Kecilku

Oleh:
Matahari siang ini sangat terik. Keringat bercucuran bagaikan hujan yang turun dengan begitu derasnya. Tepat pukul 2 siang, aku pulang sekolah. Aktivitasku usai sekolah adalah ganti baju lalu bergegas

Kepergian Pertama

Oleh:
Air sisa hujan semalam masih tersisa di jalan membuat kolam-kolam kecil, menimbulkan percikan air ketika sepeda motor dan mobil melintas mengenai pejalan kaki di pinggir trotoar. Riana masih setia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *