Lorong Thania

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 22 April 2013

Rintik hujan menemaniku.. Ya, perlahan aku berjalan di lorong ini.. Lorong cintaku bersama Thania.. Lorong yang mempertemukan kami, merajut kisah kami menjadi hubungan cinta dua orang remaja.. Dulu kami sering jalan berdua di sini… Ya itu dulu.. Sekarang? Aku hanya sendirian.. Menikmati dinginnya suasana.. rintiknya hujan.. dan tentu saja sendirian.. Kadang aku merasa kesepian, bosan.. tetapi sungguh aku masih menyayangi Thania…

“Hey!” kata gadis itu
“Ya?” kataku
“Sendirian saja? haha..” katanya
“Maksud lo?” tanyaku
“Yeee.. aku nanya, kok cowok sekeren kamu sendirian saja? Baru diputusin pacar ya? hahaha..” tanya gadis itu
“Sok tahu banget sih lo! Belum ada cewek yang bisa ambil hati gue!” jawabku kesal
“Oh.. santai aja kali.. terus kenapa sendirian?” tanyanya lagi
Nih cewek ingin tahu banget!, “Gue.. Gue hanya lagi badmood” jawabku
“Terus kenapa kamu di lorong ini?” Tanyanya tidak berapa lama sembari jalan meniti di batu-batu taman, entah mengapa aku merasa nyaman dengan cewek ini, “gue badmood.. gue bener-bener ngerasa kesepian.. Di rumah sepi, di sekolah malas, di mana-mana gue badmood! gue butuh orang yang bisa merubah mood gue.. karena gak ada.. gue ke lorong ini..” terangku panjang lebar
“Mau coba caraku?” tawarnya
“Yakin lo?” tanyaku gak percaya
“Yakin! Makanya coba dulu..” jawabnya
“Ok! Sebelumnya, nama lo siapa? Kelas berapa, dimana?” tanyaku mencari tahu
“Udah deh… Kamu gak perlu tahu! Aku kelas 2 SMA!” jawabnya sedikit cemberut
“Kenapa? Nama gue Louis, Kelas 3 SMA.. So, lo harus panggil gue kakak! hahaha” tawaku sedikit melebur suasana
“Ih! Ya deh K-A-K-A-K!” jawabnya ngambek tapi imut
“Haha.. maaf-maaf.. thanks ya udah buat gue sedikit enjoy.. ya udah deh sekarang gue akan ikutin cara lo!” Kataku sedikit manis padanya, Gadis itu.. Cukup spesial buatku..

Hari-Hari berlalu.. hidupku mulai seperti pelangi, berwarna cerah, menyenangkan, itu semua karena dia…
“Lo! Please deh, gue mau manggil lo susah! Nama lo siapa?” tanyaku, mungkin sudah keseribu kalinya…
“Kalau kamu bisa jawab pertanyaanku, aku akan kasih tahu… pertanyaanku adalah, satu hal.. terdiri dari 5 huruf.. ehm, dia ini muncul tiba-tiba dan pergi tiba-tiba.. kita gak akan tahu kapan dia datang/pergi.. saat dia pergi kita sedih, saat dia datang kita senang.. apa hayo?” tanyanya
“Hah? Apa tuh? Pertanyaannya susah banget!” jawabku
“Pikirin ya.. besok sore aku tunggu di lorong ini sudah harus tahu ya! Bye” katanya berlari menuju jalan…

“Woy! Lo dimana? Elo gadis cantik, imut yang buat hidup gue bahagia!” teriakku, tiba-tiba ada seorang gadis yang sedang melambaikan tangan kepadaku.. Ya gadis itu… Saat gadis itu ingin menyebrang…
“Jangan!”
“Please lo jangan tinggalin gue! Jawabannya itu ‘CINTA’ sama kayak perasaan gue ke lo..” kataku padanya di kamar rumah sakit
“Akhirnya… aku ce.. cewek per.. per.. pertama kan yang dapet.. dapetin hati kamu? A.. aku.. ju.. juga suka sam.. sama kamu… namaku Thania..” katanya sekuat tenaga dan berusaha tersenyum
“Thania? Nama lo bagus.. please jangan tinggalin gue.. gue sayang sama lo!” kataku sembari meneteskan air yang berusaha ku hapus, “Please.. Ja.. Jangan lupain aku.. aku pasti akan bahagiain kamu walau jauh..” katanya dan…
“Thania!!” teriakku, ternyata aku tertidur di kursi pertama kami bertemu.. “Gue kangen lo Than.. lo janji kan akan bahagiain gue walau lo jauh dari gue? Please tepatin itu..” kataku, yang kemudian meninggalkan lorong ini…

Cerpen Karangan: Ilean Febiola
Facebook: https://www.facebook.com/ilean.febiola
Hai ^^
Ini cerpen aku terinspirasi dari sebuah drama lho.. Drama korea pastinya.. ada yang tahu?
Jika ada yang tahu / ingin kenal aku lebih dekat, bisa kok add aku “Ilean Febiola” atau follow twitterku @xIleanx_ atau visit my blog febiolailean.blogspot.com
Thanks 🙂

Cerpen Lorong Thania merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kita

Oleh:
“Sudah jangan sentuh aku menjauh dariku, aku sangat jijik dengan ciumanmu itu, dasar kau laki-laki kep*rat, pecundang pergi kau jauh dariku, ku menyesal mengenalmu,” Itulah kata-kata tarakhirnya untukku, sangat

Cinta Yang Tak Pernah Diduga

Oleh:
Hari ini adalah hari yang sangat istimewa bagiku di saat diriku terpilih menjadi kandidat calon ketua OSIS tahun ini. Semua teman-temanku juga mendukungku. Tapi saat aku tahu bahwa sainganku

Tak Akan Terganti (Part 5)

Oleh:
Sampai di sebuah restoran, ya.. karena lapar aku segera melahap makanan yang telah disediakan, ditengah aku asyik makan tiba-tiba ferly menggenggam tanganku dan menghentikan gerakanku, “fa, jujur aku masih

Pertemuan Di Reuni

Oleh:
Lampu-lampu kota menghiasi gelapnya malam. Dorongan angin perlahan membuat motor yang dikendarai Farah dan tiga orang temannya berhenti di pojok parkiran sebuah taman, di tengah kota. Rupanya sebagian teman

Berhenti Untukmu

Oleh:
No there is no other one I can’t have any other one Thought I would Now I never could with one -Weezer- Aku terlalut dalam lagu weezer yang mengalun

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *