Maafkan Aku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 14 October 2020

Aku seorang gadis yang berusia 18 tahun yang bisa dibilang cantik dan menarik, aku orang yang periang dan juga pandai bergaul aku mempunyai banyak teman yang sangat menyayangiku.

Saat ini aku sedang menjalin hubungan dengan seorang laki-laki yang bisa dibilang laki-laki yang tidak baik sejauh ini, hubungan kami baik-baik saja dia selalu memberikan apa saja yang aku inginkan entah aku tidak tau tiba tiba aku hari itu ingin sekali melihat sms di hp pacarku, sebut saja namanya peri, saat itu tidak ada kecurigaan apapun di hatiku aku membaca satu-persatu isi sms dari temannya.. dan ada satu nomor yang tidak disave di hpnya dan bergetar rasa di hatiku saat kubuka smsnya, benar ternyata itu sms dari mantan pacarnya yang dulu sangat dia cintai, dan wanita itu dulu meninggalkan dia saat dia terkena masalah. Dan setelah masalah itu selesai dan aku masuk ke kehidupannya, wanita itu hadir kembali.

Hari ini hari minggu tepat pukul 13.00 wib, biasanya peri selalu menjemputku dan hari ini hari minggu pertama dia tidak memberikan kabar padaku… aku teringat kembali mengenai sms yang aku baca di hpnya. Apa mungkin dia kembali bersama mantan pacarnya. Ah… mungkin ini hanya perasaanku saja yang selalu curiga terhadap pacarku.

Pukul 16.00 wib kegelisahan hatiku semangkin menjadi dan aku putuskan untuk mengajak sahabat karibku Meri untuk mencari tahu keberaadaan peri. Dan ternyata benar saat aku dan meri masuk ke warung bakso dimana biasa aku dan peri makan di sana aku kaget saat kulihat peri dan wanita itu lagi makan di tempat yang biasa kami kunjungi. Sebenarnya hatiku tidak terlalu hancur tapi aku lebih malu dengan sahabatku meri karena tatapan meri seakan-akan mengejeku.

Dengan sigap kutarik tangan meri untuk segera meninggalkan warung itu, ternyata kehadiran kami diketahui oleh peri dan peri pun segera mengejar kami. Tapi dia kalah cepat dengan langkahku yang menahan malu.

Di perjalan pulang tak terhitung berapa kali handphoneku berdering tapi, tak aku hiraukan karena aku yakin itu pasti peri, saat itu aku putuskan untuk tidak segera pulang ke rumah karena aku tau pasti dia akan mencariku ke rumah.

Keesokan harinya peri menghampiriku di kampus, awalnya aku biasa saja. Aku anggap semuanya biasa saja, dan aku ingin segera melupakan kisah kemarin. Dan aku tidak ingin membahasnya, tapi ternyata peri ingin membahasnya denganku dan menjelaskan semuanya.. saat dia mulai membicarakannya aku langsung mengalihkan pembicaraan lain tapi, dia selalu berusaha untuk menjelaskannya.

Dan karena peri ingin menjelakan padaku dan menganggap bahwa dia benar dan tidak salah. Dan hari ini puncaknya kuungkapkan semua dan aku katakan aku sudah baca semua pesan-pesan dari wanita itu.. aku membaca semua pesan itu tapi, aku tidak pernah memminta penjelasan karena aku yakin kalau kamu akan memberi penjelasan kepadaku tanpa aku minta, tapi sampai hari ini lebih dari 1 minggu setelah sms itu aku baca tak pernah ada penjelasan apapun dari dirimu, aku hancur saat aku tau bahwa kau telah memiliki anak dengan wanita itu aku hancur saat ku tau laki-laki yang kuanggap baik tapi tega berbohong padaku aku hancur ketika kau mencari pembenaran untuk dirimu.. maafkan aku kekasihku mungkin kisah kita sampai di sini.

Cerpen Karangan: Amelia
Blog / Facebook: Amelia Hendra
nama amelia
ttl, curup 21 april 1989
suami, hendra asmara

Cerpen Maafkan Aku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ini Belum Yang Terakhir

Oleh:
Sore itu, aku duduk di pasir putih pantai sambil menyaksikan ombak berlari-larian di tepi pantai kuta, menjelang si raja siang terbenam, untuk menenangkan diri dari segala masalah yang menerpaku.

Jiwa Yang Mati

Oleh:
Aku tak menyangka, cinta itu masih ada dalam hatiku. Ingin sekali aku melupakan, semuanya, sampai tak tersisa lagi serpihan kisahku dengannya di masa lalu. Tapi, kisah itu hanya akan

Lukisan Pengantar Cinta

Oleh:
Ku buka lembaran baru, ku ambil pensil dan mulai menorehkan garis demi garis, aku mulai melukis satu sosok yang berada lumayan jauh dariku, rupanya yang menawan membuatku cukup mudah

Para Penghuni Atap

Oleh:
Sesuatu yang indah pasti akan terjadi. Begitulah pikiran dari seorang wanita dewasa berumur hampir 23 tahun yang berjalan diantara panasnya surya dan ombang-ambing manusia di kota itu. Raut wajahnya

Awal Yang Perih

Oleh:
Hai kenalin namaku Sasa, hari ini aku merasa senang karena aku pertama kali masuk sekolah, dengan ditemani kicauan burung dan pancaran sinar mentari semakin lengkap rasa senang ku untuk

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *