Maafkan Aku, Ibuku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 17 September 2012

Kini Rika tinggal di sebuah gubuk kecil yang sederhana bersama dengan Bibi Mirtha. Kedua orangtuanya menitipkannya pada si Ibu. Namun, meskipun begitu, Rika tak merasa marah pada siapapun. Ia hanya berharap suatu saat ia akan bertemu dengan kedua orangtuanya.

Suatu ketika, tak sengaja Rika melihat seorang Ibu yang hampir tertabrak oleh mobil. Untung saja, Rika segera menyelamatkannya. Namun, mobil tersebut justru menabrak Rika. Sang Ibu pun merasa sangat menyesal dan kemudian melarikan Rika ke rumah sakit terdekat.

Sesampainya mereka di rumah sakit tersebut, Rika pun segera dibawa ke sebuah ruangan dan ditangani oleh dokter. Si Ibu hanya dapat menunggu diluar dan berharap tak terjadi apa-apa pada Rika.

Tak lama kemudian, Bi Mirtha pun datang ke rumah sakit dan secara tak sengaja bertemu dengan sang Ibu. Sang ibu ternyata masih mengenalinya dan ia pun menanyakan keadaan Rika selama ini.

Bi Mirtha hanya menyampaikan bahwa Rika sangat menyayanginya dan sangat merindukan kehadiran sang ibu. Sang ibu pun sangat menyesal karena ia meninggalkan Rika. Tak lama kemudian, seorang Dokter pun keluar dan mengatakan bahwa kondisi Rika baik-baik saja.

Hari terus berjalan. Rika pun diperbolehkan pulang. Si Ibu pun segera membawa Rika ke rumahnya. Awalnya, Rika menolak ajakan tersebut. Namun, dengan bujukan Bi Mirtha, Rika pun akhirnya mengikuti ajakan tersebut.

Ketika Rika merayakan hari ulangtahunnya, tiba-tiba saja Rika mengeluh bahwa kepalanya terasa sangat sakit dan ia pun jatuh tak sadarkan diri. Si Ibu pun merasa khawatir dan segera melarikan Rika ke rumah sakit.

Sesampainya mereka di rumah sakit, Rika pun segera diperiksa. Dengan berat hati, sang dokter pun mengatakan bahwa Rika mengalami kanker otak dan sudah sangat parah. Sang Ibu pun terlihat sangat sedih. Ia tak tahu apa yang harus ia lakukan.

Hari demi hari terus dijalani Rika dengan senyuman. Meskipun sebenarnya ia merintih kesakitan, namun Rika selalu menunjukkan bahwa tak ada yang terjadi. Perlahan-lahan, rambut Rika pun mulai rontok. Namun, meskipun begitu teman-temannya tetap setia dan takkan meninggalkan Rika.

”bu, Rika sayang Ibu.”kata Rika.
”ya, sayang. Ibu juga sayang Rika. Rika bertahan, ya, demi Ibu. Ibu tak mau kehilangan Rika.”kata sang Ibu sambil menangis.
”Ibu jangan menangis. Rika janji akan terus bersama dengan Ibu. Bu, kepala Rika rasanya sangat sakit. Rika sudah tak tahan lagi.”kata Rika merintih kesakitan.
”Rika harus bertahan. Hanya Rika yang ibu miliki sekarang.”kata Ibu.
”tak bisa, Bu. Rika sudah tak tahan. Rika sayang Ibu.”kata Rika.

Perlahan-lahan, Rika pun mulai menarik napas dalam-dalam dan memegang erat tangan ibunya. Rika pun mengehembuskan napas terakhirnya. Pada hari Valentine, Rika pun diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Sang Ibu masih tak percaya bahwa itu adalah kenyataan. Baru saja ia bertemu dengan sang anak, namun sang anak harus pergi secepat itu. Namun, perlahan-lahan sang Ibu dapat mengikhlaskan kepergian sang anak.

Cerpen Karangan: Irenia
Facebook: irenia jastisia hutahaean

Cerpen Maafkan Aku, Ibuku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Empat Kata Terindah (Part 1)

Oleh:
“Hari ini, kamu akan ikut casting di Plaza Mall” Ucap Bu Natasya pada sang anak “Dan ingat! Kali ini kamu harus dapat peran itu!” Lanjutnya. “Ya, Mah” “Pagi, Mah.

Operasi Outlone (Part 3)

Oleh:
“Badan Inteligen Negara membentuk program pelatihan sipil yang bernama ‘Outlone’. Program ini dijalankan oleh para dokter yang ahli di bidangnya dan diawasi oleh tentara dan polisi terpercaya, tujuan program

Imran

Oleh:
Surya menyambut desiran angin yang menyisir rimbunnya pepohonan desa, desa yang damai nan elok dengan segala keselarasannya, dalam desa yang penuh keseimbangan tersebut terdapat pemuda tampan, dia bernama Imran

Love At First Sight

Oleh:
Pernah jatuh cinta pada pandangan pertama? Jika pernah biarkan aku menyelesaikan cerita yang tidak berujung pada kalian Jatuh cinta memang menyenangkan? Dan setiap hari hampir satu juta manusia mengalami

Tak Akan Terganti (Part 2)

Oleh:
Besok adalah hari terakhir berada di hutan ini, sebelum kembali aku dan vania berjalan menikmati alam sekitar termasuk danau indah diujung sana “wow, ini bagus banget” ucap vania tertawa

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *