Makin Dekat Makin Sayang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 19 June 2021

Dibalik tirai apartemen Lina baru saja bangun dari tidurnya, ia menyiapkan makanan sarapan untuk berangkat pergi syuting. dari perlengkapan yang diperlukan ada satu yang menonjol, kemanapun pergi keluar selalu memegang tas branded yang dibeli katanya dari perancis, ya begitulah Lina berstatus artis pendatang baru di sebuah perusahaan film.

Lina khawatir dirinya telat datang dia memutuskan kesana pagi-pagi, di jalan mengendarai mobil Alphard lalu mesin mobil mogok, Lina mengeluh “aduh gimana ini padahal sekarang waktuku padat” Lina juga kelupaan belum sempat servis mobil saking sibuk dengan kerjaan.

Ada cowok kaya geng motor, jaket yang dipakai berwarna serba hitam sambil naik motor ninja wanita itu disapa “hai.. mbak lagi kenapa?” Lina berusaha ngomong “ini, kendaraan saya perlu diservis” Lina ingin sekali ada yang menolong mendorong sampai tempat yang diinginkan. “gini, mbak saya kan bekerja di kawasan sini jadi tukang montir mari ikut saya ke bengkel, nanti saya perbaiki” tutur si cowok keren, Lina makin panik dia ngomong dengan lantang “apa?, kamu ternyata hanya pekerja dibengkel” Lina kecewa karena yang ditemuinya dikira cowok yang akan bisa membuat jatuh cinta “ya, sudah terserah kamu” Lina terpaksa bareng cowok bernama Andi.

Di bengkel Lina dihubungi pihak sutradara akhirnya Lina meminta Andi lebih cepat mengganti oli mobil mewahnya.

Setelah selesai Lina menuju ke tempat syuting. Lina tidak berterima kasih kepada Andi, malah Lina keburu pergi, andi kelihatan suka sama gadis yang nyebelin itu.. Andi ketika melewati lokasi syuting Lina, dia menghampirinya dan berkata “kamu siapa sih, kok sama orang-orang ini?” Lina ngomong “kamu, gak lihat ini lagi proses syuting film FTV aku disini berperan sebagai tokoh utama”. Kemudian lega mendengar ucapan Lina yang sombong tapi suaranya mampu menyentuh hati.

Andi menunggu Lina hingga pembuatan film berakhir, Andi dekat dengan Lina ia pun mengobrol panjang, lawan mainnya mengatain bahwa Andi pacarnya. Andi tersenyum geer, Lina membantah pernyataan itu “bukan, ini sebatas teman aja kok, oh iya aku minta maaf kemarin gak bilang terima kasih sekali lagi thank you” Andi terasa terbang di langit ketujuh memang Andi cowok nggak pernah punya pacar apalagi gak mau pacaran sebelum bisa bertemu jodoh yang dicari.

Andi meminta nomor wa lina, Lina berujar “buat apa?” andi berbohong “gapapa, nambah kontak” Lina menyetujui maunya andi.

Di rumah, Andi bahagia maknya Mak asih bertanya “Ono opo to lee, Sampek isok ngunu kuwi?” Mak asih adalah ibu dari andi, orangnya jowo tulen. Andi berkata terbata-bata “iku loh Mak jek tas aku oleh mantu kanggo emak” mak asih dan Andi kegirangan mereka satu frekuensi sama-sama gokil.

Ditelepon lina, Andi berdebar debar lalu ia menjawab “iya, hallo Lina kamu sedang apa?” Lina merespon sangat baik “lagi, hp an di kamar eh.. aku boleh enggak besok numpang antar ya” Andi menuruti perkataan lina.

Di rumahnya bertingkat Andi merasa tidak nyaman “wah, Lina kaya kalau aku bersanding jauh beda lah masa bisa langit sama bumi bersatu” dia kemari menjemput lina untuk menemui teman di cafe, pas pulang Lina mengantuk di punggung Andi, Andi merasa baikan. lama bertemu kian muncul rasa, Andi dan Lina menjalin hubungan layak seorang pacar, dikenalkan ke kedua orangtua lina ibu, ayah sepakat merestui mereka.

1 tahun sesudah pertemuan singkat andi, Lina mengadakan lamaran dihadiri kerabat lina di jogja turut pulang ke kampung di surabaya “pernikahan segera dilaksanakan” kata ayah Lina tetap memperbolehkan dinikahi pemuda sederhana asal soleh serta bisa membimbing Lina jadi wanita baik. Kisah mengharukan terjadi, mereka bersyukur Bisa bahagia.

Cerpen Karangan: Toni Gunawan
Blog / Facebook: Toni wibisana / belajarkaryawrite.home.blog
Toni wibisana, alamat: Mojokerto, Jawa timur.

Cerpen Makin Dekat Makin Sayang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Jodohku Orang Itu

Oleh:
“Hei… Kapan punya pacar?” Sapaan yang selalu membuatku bosan, apa tidak ada sapaan lain yang lebih enak di dengar telinga, ya.. Tiap kali ada yang bertanya tentang pacar aku

Kebohonganku

Oleh:
Sudah berapa banyak kebohongan yang Roy perbuat sampai-sampai Pemuda 17 tahun itu harus memasang topeng kebahagiaan. Ia bisa menunjukan wajah bahagia, tapi tidak untuk hati kecilnya. Sungguh, Itulah yang

Jaka Bukan Khayalan

Oleh:
Matahari pagi mulai masuk ke dalam kamar gubuk tua tempat Anjani bermalam dua hari belakangan. Kasus penculikan yang dialaminya membuat ia harus menerima kenyataan bahwa gemerlap dunia kota harus

Rio

Oleh:
Sudah terlalu banyak puisi yang kuciptakan untukmu Rio! Entah kenapa kau belum juga mengerti perasaanku. Tidakkah kau tahu bahwa di luar sana banyak yang menanti dan menungguku untuk hadir

Kekasih di Alam Mimpi (Part 2)

Oleh:
Keesokan harinya aku pun terbangun dari tidurku dan meninggalkan tania sementara, aku bergegas mengambil handuk menuju kekamar mandi, setelah mandi aku begegas berganti baju dan ibuku memanggill “nak makan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *