Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Tian si Masa Lalu

Hujan di sore ini membawaku untuk mengingat tentang masa laluku, entah apa hubungannya Tian (Si masa lalu) dengan Hujan. Aku suka hujan, asal dia tidak membawa teman-temannya si Gemuruh, Petir dan Angin. Dan aku sangat menikmati...

Sayap Yang Patah Telah Kembali

Satu tahun telah berlalu, Mengapa aku belum juga bisa melupakannya. Apa mungkin aku terlalu menyesalkan perpisahan itu? Ataukah karena aku sangat menyayanginya? Entahlah, yang jelas aku sangat sakit hati. Bukan karena dia...

Mematung Sepi

“Masih terngiang akan suara manjanya, kepintarannya, kecantikannya, dan semua hal yang istimewa itu aku sia-siakan ketika aku memilikinya, kini aku hanya mematung sepi, ditemani penyesalan yang teramat dalam, akankah dia...

Dear Mama Papa

Pagi yang sunyi, di temani rintikan hujan yang membasahi dunia ini, aku termenung di sebuat kursi di depan balkonku. Di temani secangkir teh hangat. Namaku Sasya Angel Salsabil. Aku sering di sapa Sasya. Umurku 15 tahun....

Di Ujung Perjalanan

Aku menatap dalam dalam wajah istriku, senyumannya yang misterius membuatku terusik. Sebelumnya tak seperti ini tak sedalam ini yang ku rasakan, tapi makin hari hatiku seperti diremas. Tak terlihat siapa dan apa yang meremas...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply