Masih Disini

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Perpisahan
Lolos moderasi pada: 3 September 2016

Ditemani embun dan kabut yang masih begitu Abu abu, seperti biasa aku menunggu bus dengan sahabatku yaitu siska, dia juga teman sekelasku. Siska adalah tempat curhatku jadi dia tahu seseorang yang aku suka di kelas. Namanya Fajar awalnya aku tidak begitu suka dengan dia, tapi akhir-akhir ini dia sering menggodaku dan bercanda denganku entah kenapa rasa suka itu muncul. Terkadang aku cemburu melihat dia dekat temanku yang lain. Hampir setengah tahun Aku dekat sama dia tapi aku tidak tau apakah dia suka denganku atau tidak.

Suatu hari aku lihat dia asyik bercanda dengan Yuli teman sekelasku. aku berpikir fajar menyukai Yuli bukan aku, dari senyumnya ke yuli tampak berbeda. aku pikir ya sudahlah waktuku menunggu fajar sudah berakhir. Dari situ aku mulai melupakan cintaku yang bertepuk sebelah tangan ini.

Selang beberapa bulan ada cowok yang nembak aku, dia adalah adiguno dia temanku saat aku kelas 1. Aku bingung karena di sisi lain aku masih mencintai fajar karena dia adalah cinta pertamaku. Akhirnya aku terima adiguno sebagai pacarku dan berharap aku bisa melupakan fajar.

Setelah 1 bulan berpacaran, aku mengakhiri hubungan ini dengannya karena aku merasa tidak cocok dengannya. Aku masih mencintai fajar. Naik kelas 3 aku dan fajar tidak sekelas, aku di kelas 3c fajar di kelas 3g. Kelas kami cukup jauh jadi kami jarang bertemu atau berpapasan, Tetapi dia masih sering menyapaku dengan senyumnya yang manis itu. Entah mengapa meski kelas kami jauh kini kami malah semakin kembali akrab.

Saat ini di sekolah sedang mengadakan tes semesteran tak jarang aku dan fajar belajar bareng atau cuma sekedar membahas soal yang telah diujikan tadi. Dia kali ini meminjam soalku dengan alasan ingin melihat coretanku di kertas soal itu.

Pulang sekolah aku lihat fajar berjalan di belakang ku dan aku langsung berhenti untuk memintanya mengembalikan soalku. Tapi dengan gayanya yang menyebalkan dia menaruhnya di atas atap mobil yang sedang parkir kemudian dia pergi, saat itu aku sedikit kesal dengannya.

Sambil menunggu bis aku melihat kembali soalku dan aku kaget ketika melihat sebuah puisi cinta yang ada di balik soalku. “Astaga apa ini yang nulis fajar” dalam hatiku seneng banget. Tapi aku berpikir apa ini mungkin dari fajar.

Keesokan harinya ketika aku ingin menanyakan puisi itu ke fajar ternyata fajar malah mengaku dan meminta maaf kepadaku karena telah menulis puisi di belakang soalku. aku bilang ke dia itu tidak masalah dan dalam hati aku diam-diam seneng banget. Dan lama-lama fajar sering mengirim surat cinta kepadaku dan aku membalasnya tetapi aku tidak mengirimnya ke fajar karena malu.

25 September 2012 hari ini aku ulang tahun aku berharap dia mengucapkan selamat ulang tahun kepadaku tapi ternyata sampai pulang sekolah pun dia tidak bilang apapun kepadaku. Kecewa dan sedih pastinya. Setelah hari itu fajar nemuin aku pas lagi di kantin, aku fikir mau ngucapin ulang tahun tapi ternyata mau pinjem buku catatan TIK. Entah kenapa tiba-tiba fajar meminjam ponselku, aku tidak tau apa yang dia lakukan. Sampai di rumah ponselku berbunyi, ternyata ada sms. “Hai ini Putri ya, ini aku fajar” setelah membaca sms itu rasanya girang banget dan aku buru-buru membalasnya. Sejak saat itu kami makin dekat, dia sering main ke kelasku Saking dekatnya sampai teman teman sekelasku mengira kalau kami sudah pacaran padahal belum.

Akhirnya waktu yang aku tunggu-tunggu datang juga. Fajar nembak aku secara langsung dan ngasih kalung sama cincin. Spontan aja aku jawab iya aku terima tanpa berpikir panjang. Sekarang aku dan fajar Resmi berpacaran, ternyata cintaku tidak bertepuk sebelah tangan.

UN pun susah di depan mata, aku dan fajar berlomba untuk mendapatkan nilai terbaik meski kami berpacaran. Dan ketika pengumuman ternyata fajar mendapat peringkat 3 dari 245 siswa dan aku mungkin peringkat 11 atau 12 dari 245 siswa. Aku kalah dan aku kecewa banget, dan yang lebih menyedihkan aku dapet kabar setelah ini fajar akan pindah ke jakarta. Fajar nemuin aku dan jelasin semua, itu yang minta orangtuanya. Sebenarnya fajar tidak ingin pindah tapi dia juga tidak bisa membantah orangtuanya. aku dan fajar saling berhadapan kami sama-sama meneteskan air mata tanda bahwa kami tidak ingin berpisah, dan kami berjanji untuk saling setia meski jarak membentang luas, fajar juga berjanji dia pasti akan kembali lagi.

Ujian hubungan jarak jauh ku dengan fajar sangat sulit, kami bahkan sering bertengkar. Aku bisa saja mencari penggantinya tetapi aku memilih untuk setia menunggunya, entah 2 atau 3 tahun lagi dia akan kembali. Aku akan tetap setia menunggunya meski jika suatu saat nanti dia tidak akan pernah benar-benar kembali lagi.

Cerpen Karangan: Fairy Arie Septiyani Putri
Facebook: Arie Septiyani Putri
twitter: @4dalah_4ku
Hobi menulis meskipun hasilnya kurang sempurna

Cerpen Masih Disini merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pemilih Hati

Oleh:
Semua orang lihai dalam masalah cinta. Namun, tidak bagi pemuda yang sedang terduduk melamun di atas balkon itu. Matanya yang hitam pekat memandangi pemandangan di depannya. Seulas senyum ia

Dunia Mimpi

Oleh:
“Di mana aku?!” Senyap dan Hening yang aku rasakan.. Sekarang Yang aku dengar hanya suara detakan jarum jam. Tak beberapa lama suara itu menghilang. Bagai di tengah malam yang

Dia Istimewa

Oleh:
“Inara.. kamu tahu nggak? Dia tadi nyapa aku. Aaa…” ucap Aila. “La.. biasa aja ah. Orang baru sekali juga.” sahutku acuh tak acuh. “Memangnya, siapa yang kamu suka itu?”

Sweet Scrapbook

Oleh:
“hai zahra!” sapa aisyah. “pagi juga!” balasku. “za, nanti ketaman ya” ujar aisyah. aku hanya mengangguk “ada apa?” tanyaku sambil memakan makaroni keju yang kubeli. “se… sebenarnya dua hari

Berat Sahabat

Oleh:
Suara alarm di handphonenya tak mampu kalahkan udara dingin pagi ini. Seharusnya remaja yang baru duduk di bangku 2 SMA ini sudah harus bangun 10 menit yang lalu, tapi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *