Mencintai Atau Dicintai

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 15 August 2017

Bingung, Kata itulah yang mengambarkan perasaanku saat ini. Aku seperti kehilangan arah, entah aku harus menuju ke utara, selatan, barat atau timur, aku harus diam atau bergerak, aku harus menerima atau memberi, aku harus kembali atau pergi, aku harus menyakiti atau disakiti dan aku harus mencintai atau dicintai.

Semenjak aku naik ke kelas 12 bersamaan dengan itu aku telah menghapuskan kisah-kisah pilu dalam perjalanan hidupku, aku telah merelakan semuanya, aku telah mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku memulai perjalalan baru dan membuka lembaran baru, begitu pula dengan hati ini. Aku mencoba menyusun pasel-pasel hatiku yang pernah terluka, merangkainya kembali, walaupun pada akhirnya goresan luka itu tak akan pernah bisa hilang.

Namaku ryan aku sekarang duduk di bangku kelas 3 sma, saat ini adalah masa perjuangan bagi kehidupanku. Berjuang dalam menghadapi Ujian nasional, berjuang untuk bisa melanjutkan ke perguruan tinggi favorit, berjuang untuk melupakan dia dan berjuang untuk mendapatkan yang lebih baik. Ya aku sekarang sudah mulai bisa move on dari diandra. cewek yang aku kagumi sejak pertama aku menginjakkan kakiku di sma ini. namun sudahlah dia sudah memilih cowok lain. Aku sekarang mencoba untuk mengobati hatiku dengan jatuh cinta kembali.

Aku pun mulai pdkt dengan beberapa teman cewekku, satu persatu aku coba telusuri latar belakangnya. Apakah dia masih jomblo atau sudah ada yang punya, aku mencoba menggali lebih dalam lagi setiap karakter mereka. Hingga pilihanku jatuh kepada salah satu temanku. Namanya selly, dia pernah sekelas denganku waktu kelas 2 dan di kelas 3 kami juga sekelas lagi. aku sudah paham karakternya. dia gadis yang baik hati, suka menolong, dan sederhana. kalau dilihat dari wajahnya ya lumayan cantik, dengan tinggi yang hampir sama dengan ku 163 cm. yang pasti sekarang dia masih jomblo.
“ini kesempatan emas bagiku, tapi apakah aku bisa mendapatkan cintanya?” Tanyaku dalam hati
“tak apalah yang terpenting aku berusaha dulu” pikirku

Aku pun semakin dekat dengan dia, selalu berusaha menolong saat dia meminta bantuan, dan sering chatting entah itu membahas tentang pelajaran di sekolah atau hal-hal yang sebenarnya tidak begitu penting. Kami sering pulang bersama-sama, ketawa bareng saling berbagi informasi. Rasa ini perlahan semakin besar, bagaikan bola salju. “Mungkinkah cintaku telah bersemi kembali.” pikirku

Saat rasa ini sudah ada di puncak, aku bertanya-tanya dalam hatiku
“apakah dia mempunyai perasaan yang sama dengan yang kurasakan kini?, apakah dia juga mencintaiku” Tanyaku dalam hati.

Aku ingin mencari tau apakah dia mempunyai perasaan yang sama atau tidak. Aku tanyakan ini pada salah satu temanku yang akrab dengan selly.
“nis, sekarang selly sudah punya pacar belum?” tanyaku pada anis.
“belum yan, memangnya kenapa? Kamu suka sama dia?” tanyanya balik
“tidak apa-apa, aku cuma pengen tanya aja” jawabku
“ya kalau kamu suka dia juga tidak apa-apa, tetapi kamu jangan sampai menyakiti hati temanku” jelasnya.
“memang kenapa? Ada apa?” tanyaku penuh penasaran
“sebenarnya ada seseorang yang mencintai kamu, tapi sampai sekarang kamu tidak pernah peka” jelasnya
“serius? Siapa orangnya? Apakah aku kenal dia?” Tanyaku dengan wajah serius. Karena terus terang saja aku tidak tau kalau ada orang yang suka denganku, aku hanya menganggap temen-temanku selama ini ya hanya sebatas teman saja.
“iya aku serius yan, ya kamu kenal dengan dia, sekarang dia juga sekelas kita” jelasnya dengan tampak hati-hati.
“kira-kira siapa ya?, perasaan tidak ada yang begitu istimewa” Tanyaku dalam hati

“bukalah hatimu, apakah ada orang yang sering memperhatikanmu?” jelasnya
“ada, bahkan aku sekarang lagi dekat dengan dia” jelasku
“bukan dia, bukan selly yang aku maksud, ada cewek di kelas ini yang mencintai kamu” kata anis dengan tegas.
“dia adalah yuni, dia mencintaimu sejak awal kamu masuk kelas 3, tetapi dia malu untuk mengungkapkannya, dan kamu tidak pernah peka, kamu lebih memperhatikan selly.” jelasnya
“benarkah? Sebenarnya aku saat ini mencintai selly, aku sekarang bingung harus berbuat apa?” kataku
“itu terserah kamu, apakah kamu memilih untuk mencintai atau dicintai” kata anis

So buat kalian yang lagi bimbang memilih mencintai atau dicintai pikirkan baik-baik, jangan salah mengambil keputusan. Karena cinta bukan untuk dipermainkan tetapi diperjuangkan

Cerpen Karangan: Wahyu Setyo Pambudi
Facebook: Wahyu Setyo Pambudi

Cerpen Mencintai Atau Dicintai merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Dalam Kalimat (Part 2)

Oleh:
Hi. It’s a short simple word. But it shows how love starts. “Hai.” Siapa sangka SMS itu dikirimkan oleh Tian? Yang perlahan-lahan sudah mulai kulupakan? Begitu bangun pagi dan

Sebelum Kau Pulang

Oleh:
Kau bilang duniaku ada di sana. Di sampingmu. Lalu biarkanlah aku menetap, di tepi. Pusing aku, semakin hari semakin bising. sama seperti hari-hari yang makin padat, kau tenggelam dalam

Without Me

Oleh:
Semerbak cahaya matahari pagi, masuk ke celah-celah kebahagian baru yang datang menyelimuti semangat baru beserta menggantikan secercah luka dengan kedamaian. “feb, cepetan udah nunggu temannya tuh!” teriak mamaku dari

Aku Mencintaimu

Oleh:
Pagi itu seperti biasa aku melakukan aktivitasku. Hari ini adalah hari senin, hari dimana para murid-murid sekolah merasa suntuk dan malas karena upacara, tapi tidak denganku! Aku sangat bersemangat

Hilangnya Cinta Puput

Oleh:
Udara sore begitu nyaman, pepohonan bergoyang lembut bak seorang penari, yang sedang menari dengan lemah gemulai, aku tersadar tak kala mama memanggil ku “puput… Puput, mandi dah sore!”, “ya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *