Move On With You (Part 2)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 29 November 2016

“appaaaaa!!!” jawabku sontak membuat Aya ngerem mendadak
“parah kamu Lin, untung nie jalan sepi” gerutu Aya
“sorry Ay, emang bener ya?” tanyaku pelan
“iya” jawab Aya sambil menjalankan lagi mobilnya. Setelah itu, aku diam, takut aja kalau Aya cerita soal Andi terus kejadiannya kayak tadi, yang ada aku diturunin di tengah jalan.

Sekarang, mobil Aya telah memasuki gerbang rumah Dina, teman satu organisasi OSIS kami yang kebetulan rumahnya dekat sekolah. Aya pun menitipkan mobilnya di rumah Dina. Dan bersamaan dengan Dina yang baru keluar rumah.
“kalian belum ke sekolah?” tanya Dina
“belum Din, baru aja sampe” jawabku
“Din, emang nanti kita mau kemana sih?” tanya Aya
“kalian gak berangkat rapat OSIS 2 minggu yang lalu?” tanya Dina
“kita taunya cuma mau pergi ke SMA BAKTI, tapi kan anak OSIS biasanya suka menggok tuh gak langsung pulang kalau dah selesai studybanding, jadi kita tanya, mau kemana lagi?” jawab Aya yang langsung disetujui olehku.
“kita bakal ke puncak juga” jawab Dina sambil berjalan, diikuti oleh aku dan Aya
“owh, nginep dong?” tanyaku, Dina mengangguk sambil terus berjalan.

“oh, ya Lin, aku mau tanya sesuatu nih, boleh gak?” tanya Dina
“boleh” jawab ku singkat
“kamu pacaran ya sama Andi?” tanya Dina
“enggak kok” jawabku
“masa? Kok Andi bikin status di fb kalau dia habis jalan sama kamu?” tanya Dina, ”dasar nie cowok, tebar sensasi mulu dah” gerutuku dalam hati
“enggak kok Din, dulu sih iya tapi sekarang dah move on” jawabku yang sebenarnya gak bisa bohong sama diriku sendiri sih kalau aku sebenarnya masih suka sama Andi. Mendengar jawabanku, Aya langsung memandangku dengan pandangan tak mengerti, sedangkan Dina tampak tersenyum bahagia.
“oh, ya udah. Bagus deh kalau gitu, kamu tau kan kalau aku suka Andi?” tanya Dina sambil tersenyum. Aku mengangguk dengan sedikit senyuman.

Sekarang, kami sedang dalam perjalanan ke Bandung. Aku duduk dengan Aya, Dina duduk sama Rani dan Andi duduk dengan Reno.
“Lin, yakin dah move on dari Andi?” tanya Aya penuh selidik, dan pertanyaannya berhasil buat aku menunduk sambil menggeleng pelan.
“terus kenapa bohong sama Dina?” tanya Aya
“kamu tau kan, aku sama Dina dah temenan dari SD? Dan semenjak kami kelas X kami juga suka sama orang yang sama dan kami berpisah karena orang itu” ucap ku lirih
“iya Lin” jawab Aya
“aku bakal move on sama anak SMA BAKTI” tekadku
“kamu serius? Anak SMA BAKTI gak seganteng anak SMA kita lho Lin” kata Aya
“gak pa-pa kali, yang penting aku dah ada niat untuk move on” jawab ku
“ya, aku sih setuju-setuju aja” jawab Aya. Kami pun membicarakan hal lainnya.

Bus yang aku tumpangi mulai memasuki kawasan SMA BAKTI. Setelah bus kami terparkir dan berhenti, kami pun mulai turun satu persatu.
“akhirnya sampai juga ya” ucapku lega
“iya, uh, capek duduk lama di bus” jawab Aya. Kami pun segera mengikuti rombongan. Dan kami disambut oleh OSIS SMA BAKTI.
“kamu?” ucapku tak percaya sambil menunjuk salah satu anak laki-laki SMA BAKTI
“iya, ketemu lagi kita. Hehehe…” ucap laki-laki itu sambil nyengir
“kamu anak SMA BAKTI?” tanyaku
“iya” jawabnya singkat “oh ya, namaku Randi, kita belum kenalan kan?” tambahnya sambil menjulurkan tangan kanannya.
“Alin” jawabku sambil menjabat tangan kanannya
“Alin, kamu dah dapet kenalan ya?” goda Aya
“Aya, apaan sih…” jawabku malu
“ok-ok sorry, jadi namanya siapa?” Tanya Aya
“Alin, aku pergi dulu ya” kata Randi sambil mengedipkan mata kanannya
“iya” jawabku “cepet yuk, udah ditinggal nih sama anak-anak” tambahku
“iya, ayo…” jawab Aya sambil menarik tanganku. kami pun mengikut anak-anak lainnya.

Sekarang sudah jam 12 dan kegiatan studybanding sudah selesai, sekarang aku lagi ngelamun di dekat bus.
“Lin, nie untuk kamu” sebuah suara mengejutkanku
“buat aku?” tanyaku lagi
“iya lah” jawab Randi
“thanks ya” ucap ku sambil tersenyum manis padanya
“ok, boleh aku nemenin kamu?” tanya Randi
“iya, boleh kok” jawab aku sambil membuka makanan yang diberikan Randi padaku.
“kamu gak makan?” tanyaku
“udah tadi kok” jawabnya sambil tersenyum
“gak percaya aku” ucapku sambil menyuapkan sesuap nasi padanya
“enggak usah Lin” ucapnya
“gak pa-pa, nie. Kalau kamu gak mau, aku juga gak mau” ucapku
“ok deh, satu suap aja ya” ucap Randi. Aku mengangguk. Tiba-tiba….
“Alin” ucap sebuah suara
“ada apa An?” tanyaku
“kamu dah makan?” tanyanya
“udah, nie lagi makan” jawabku
“owh, ya udah. Kalian baru jadian ya?” tanya Andi. Aku terdiam.
“iya, kita baru aja jadian” jawab Randi mengagetkanku. kulihat raut wajah Andi berubah kecewa, namun anehnya, aku cuma diam gak menolak jawaban Randi.
“owh gitu. Alin aku cuma mau bilang, kita gak jadi ke puncak jadi langsung pulang” ucap Andi
“iya An, bentar ya” jawabku. Andi pun berlalu…
“Randi, kamu kok bisa jawab gitu?” tanyaku pelan pada Randi
“karena aku suka sama kamu” jawabnya sambil tersenyum. Aku diam, namun pipiku memerah
“jadi, kamu mau jadi pacar aku?” tanya Randi mengejutkan ku. Aku terdiam memikirkan jawaban yang akan aku berikan pada Randi
“sebenarnya, semenjak kejadian kemarin di warung makan, aku mikirin kamu. Jadi, aku mau jadi pacar kamu” jawabku sambil tersenyum.
“makasih Alin” ucapnya sambil memlukku.
“cie… yang udah move on….” goda Aya yang datang tiba-tiba
Makasih Randi, udah bikin aku melupakan Andi.

Cerpen Karangan: Elizabeth Valerina Agatha
Facebook: Elizabeth Valerina Agatha

Cerpen Move On With You (Part 2) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Adik Kelas Nekat

Oleh:
Siang itu, ada pelajaran Matematika. Della dan Tresno ribut saja siapa yang mau maju. Aku pun pasrah saja mendengar ocehan mereka. “Gua nomor tujuh.” ucap Tresno. “Gua yang nomor

Cinta Anak SMK

Oleh:
Move on. Dua kalimat yang memiliki banyak arti, susah dilakukan, dan sangat sensitif bagi kaum remaja saat ini, khususnya remaja putri. Haha gue hanya tersenyum saja saat melihat celotehan

Abu Abu Kelamku

Oleh:
Aku beranjak dari ranjangku, berjalan menuju dapur untuk membuat minuman dan mengambil sedikit camilan dari lemari, di kamar aku hanya termenung mengamati seragam biru putih itu. Antara percaya atau

You Are My Korean Love (Part 3)

Oleh:
Paginya aku memutuskan untuk jogging. Gak sengaja aku nabrak orang yang juga jogging di depanku. Saking menghayatinya dengarkan musik, dan gak lihat depan. Karena tabrakannya cukup keras, kami berdua

Hening Yang Indah

Oleh:
Aku larut dalam lamunan heningku yang indah. Indah dalam hening itulah yang aku lamunkan. “Ayo pergi” ucap seseorang yang membuyarkan lamunan indahku. “Kau melamun lagi baisotei-chan?” Tanya yamashita-chan yang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *