My Angel

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Perpisahan
Lolos moderasi pada: 25 May 2016

3 Juli 2014, pukul 23.30 di taman kota, terlihat seorang gadis dengan kuncir kuda yang rapi sedang berlari mengejar anak anjing yang sedang berlari di depannya. Gadis itu berusaha untuk mengejar anak anjing itu. Setelah dia berhasil menangkapnya, dia menoleh ke arah seorang laki-laki seumuran dengannya yang sedang duduk di bangku taman.
Gadis itu tersenyum dan berlari kecil ke arah lelaki itu sambil membawa anak anjing yang ditangkapnya dan kemudian duduk di samping lelaki itu.

“Doggy berlari sangat cepat. Aku lelah, bisa aku minta minum?” tanya gadis itu pada lelaki di sampingnya.
Lelaki itu tersenyum, “Ambil ini.” ucapnya sambil tersenyum. Lelaki itu masih menatap gadis itu.
“Angel.” panggil lelaki itu kepada gadis yang ternyata bernama Angel itu. Angel yang merasa terpanggil menoleh ke arah lelaki itu.
“Kau tahu bahwa kita telah lama bersahabat.” sambung lelaki itu.
“Leo, katakan saja apa maumu?” jawab Angel kepada lelaki yang bernama Leo itu.

Leo menatap Angel lekat. “Aku ingin kita lebih dari sahabat.” ucap Leo. Angel menatapnya, seakan berkata ‘maksudmu?’ “I Love You.. Would you be mine?” sambung Leo. Angel terdiam. Sepertinya dia bingung apa yang harus dia lakukan. Dia mencoba membuang muka sejenak untuk memikirkan, apa yang harusnya dia lakukan.
“Maaf, aku tidak bisa menjawabnya sekarang. Aku juga harus pergi ke London selama 3 bulan. Kau mau menungguku?” tanya Angel pelan, tapi cukup terdengar di telinga Leo. Terlihat dari raut wajahnya, dia tidak benar-benar pergi ke London. Dia seperti, hanya menguji kesabaran dan kesetiaan cinta Leo.
“Ya! Aku akan menunggumu. Berjanjilah, 3 bulan kemudian. Aku akan menemuimu di taman kota pukul 23.30.” jawab Leo tegas.

5 Juli 2014, pukul 07.00, Kelas Leo dan Angel kedatangan murid baru. Seorang gadis kepang dua, berkacamata dan buku yang selalu berada di dekapannya. Tidak! Dia bukan murid baru, dia adalah Angel. “Perkenalkan, nama saya Nichan.” ucap Angel memperkenalkan diri. Angel duduk tepat di belakang Leo. Leo memperhatikan Angel hingga Angel duduk di bangkunya. “Yang aku tahu, aku hanya gugup jika dengan Angel.. Mengapa aku gugup?” gumam Leo.

Hari demi hari telah berlalu. Banyak gadis yang mendekati Leo. Ya! Itu wajar karena Leo adalah salah satu murid terpopuler di sekolahnya. Tapi, Leo sama sekali tidak mempedulikan gadis-gadis itu. Selama tidak ada Angel, Leo hanya bersama Nichan, yang sesungguhnya adalah sahabatnya, Angel. “Nichan, kau tahu? Kau selalu mengingatkanku pada Angel, sahabatku.. Bahkan aku merasa Angel ada bersamaku ketika aku denganmu.” Itulah yang dikatakan Leo pada Nichan. Dan kemungkinan, Leo mempunyai perasaan yang sama kepada Nichan, seperti perasaannya terhadap Angel.

3 Oktober 2014 pukul 22.30 di taman kota, Nichan menemani Leo yang sedang menunggu Angel. Leo sedang berdiam diri pada sebuah bangku sambil memperhatikan Nichan yang sedang mengejar anak anjing. Sama seperti yang dilakukan Angel, 3 bulan yang lalu. Anak anjing itu semakin cepat, Nichan juga semakin mempercepat langkahnya dan..
“Nichan!!!” teriak Leo. Leo segera menghampiri Nichan yang tidak berkutik di tengah jalan. Darah bercucuran dari kepalanya. Leo duduk di samping tubuh Nichan. Tubuh Nichan lemas. Nichan tertabrak mobil saat mengejar anak anjing itu. Leo melihat, ada sebuah gantungan yang berada di samping tubuhnya. Sebuah gantungan merpati mirip punya Leo dan Angel. “Tapi, gantungan itu hanya 2 di dunia.. Apa dia Angel?” Tanya Leo pada dirinya.

23.30, Nichan segera dibawa ke rumah sakit. Dan Leo lebih memilih untuk menempati janjinya kepada Angel. Leo menunggu kehadiran Angel yang tak kunjung datang. Pikiran Leo sedang kacau saat ini.

“Leo?” panggil seorang gadis di samping Leo.
“Angel!” ucap Leo sambil memeluk Angel erat. Sangat terlihat bahwa Leo sangat merindukan Angel meski ada Nichan yang selama ini menemaninya.
“Apa kau punya pacar?” tanya Angel. Leo menggeleng pasti.
“Bagaimana dengan gadis yang menemanimu tadi? Apa kau mencintainya?” tanya Angel lagi.
“Eumm.. aku–”
“Aku tahu kau mencintainya.. Kau gugup saat di dekatnya.. Bukan begitu?” potong Angel. Leo mengangguk pelan.
“Kau tahu, Nichan sedang kecelakaan.” jawab Angel.

“Dari mana kau tahu bahwa namanya Nichan?” tanya Leo.
“Itu, kau akan tahu nanti. Mengapa kau tidak menemaninya? Aku setuju jika kau dengannya, dia sangat mirip sepertiku.” jelas Angel. Tapi kemudian, matanya berkaca-kaca “Mengapa kau menangis?” tanya Leo khawatir.
“Nichan, Dia meninggal.. Dia kehabisan darah, tadi.. Dia terlambat untuk dilarikan ke rumah sakit.” ucap Angel dan dia semakin menangis.
“A-apa?! Bisakah kita ke rumah sakit sekarang? Aku ingin menemuinya untuk terakhir kalinya.” ajak Leo.
“Tidak perlu.. Saat ini Nichan sedang di depanmu, dia sedang berbicara padamu. Dia adalah orang yang kau tunggu saat ini.” jelas Angel dan tangisannya semakin menjadi-jadi.

“M-maksudmu?!” tanya Leo yang masih tidak mengerti.
“Ya, maafkan aku. Aku Nichan.. Dan maaf aku meragukan kesetiaanmu, karena itulah Tuhan menghukumku.. Dengan cara merubah alur cerita hidupku.” jelas Angel.
“Tapi, kau kehabisan darah.. Bagai–”
“Tuhan itu baik.. Aku diberi kesempatan untuk menempati janjiku. Aku menemuimu, di sini tepat Oktober tanggal 3. Aku juga mencintaimu, Leo.” ucapnya sambil tersenyum. Leo mencoba memegang wajahnya yang perlahan menghilang.

“Angel, kau bercanda kan? Kau tidak akan meninggalkanku kan?” tanya Leo.
“Aku mencintaimu.. Jangan pergi, ku mohon.”
“Aku juga mencintaimu.. Janjiku pada Tuhan hanya pada tanggal 3 Oktober.. Tanggal 4 Oktober, aku akan pergi. Maaf, aku meninggalkanmu untuk yang kedua kalinya. Aku akan kembali untukmu.” ucap Angel.
“Kau janji?” tanya Leo.
“Ya, aku berjanji. Bersabarlah.” ucapnya.
“Selamat ulang tahun untukmu.” jawab Leo sebelum Angel benar-benar menghilang.

10 April 2015, pukul 10.04 di taman kota. Leo sedang duduk di bangku taman sambil membayangkan sesuatu yang terjadi beberapa waktu lalu. Akankah Angel benar-benar kembali? Itulah yang dipikirkannya. Tuhan itu baik, Angel telah berjanji akan menemuinya. Saat ini tanggal 10 bulan 04. Dan ulang tahun Angel adalah bulan 10 tanggal 04.. Apa mungkin hari ini? Ggukk!! Ggukk! Leo terfokus kepada seorang gadis yang sedang bermain dengan anak anjing. Dia menghampiri Leo.

“Permisi, bolehkah aku duduk di sini?” tanya gadis itu. Leo terfokus pada wajahnya.
“Angel?” tanya Leo.
“A-apa? Aku bukan Angel. Namaku Nichan.” ucap gadis itu sambil tersenyum. Senyumnya sangat mirip dengan Angel. Deg! Leo kembali gugup. Leo percaya, Angel telah kembali.. I love you, my angel.

Cerpen Karangan: Reniantika Dwi Pratiwi

Cerpen My Angel merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Jarak Jauh

Oleh:
Aku melangkahkan kakiku ke ruang makan. Seperti biasanya setelah selesai mandi kami harus berkumpul di ruang makan untuk sarapan. Aku terdiri dari dua orang, aku -Raina- dan kakak laki-lakiku

Antara Cinta dan Cita Citaku

Oleh:
Namaku Agnes, usiaku 17 tahun. Dilihat dari usiaku saja kalian pasti sudah tau bahwa aku masih duduk di bangku sekolah. Dan itu memang benar, aku duduk di kelas XII

In My Guitar

Oleh:
Hannaaaaaa… Teriak salah satu teman Hanna yang panik. “Ada apa?” tanya Hana. Hana adalah seorang murid SMA Kirin di SMA, hari ini sedang melakukan ujian praktek biologi. “hmmmm Su

Semoga Hidupmu Menderita

Oleh:
Kota ini masih belum tidur. Angin berhembus dari lautan menimbulkan riak ombak kecil dari muara sungai. Pantulan cahaya lampu membentuk sebuah garis vertikal di permukaan air. Kiriman sampah dari

Undangan Pernikahan Postman

Oleh:
Cerita yang hadir tiba-tiba merangkai kembali puing-puing hati yang sempat beku terpaku dalam asa yang berbeda. Tokoh yang tak pernah aku bayangkan akan mengisi sebagian skenarioku dari Tuhan, membuatku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *