My Life

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Persahabatan, Cerpen Sedih
Lolos moderasi pada: 30 June 2013

Pada suatu siang yang cerah, ada seorang gadis cantik yang bernama alika pevita dia adalah, seorang pecinta komik dan novel. saat itu ia sedang berada di dalam toko buku yang berjarak beberapa blok dari rumahnya. Seperti biasanya ia membeli buku komik dan novel setiap bulanya.

Sesampainya di rumah, ia di omeli oleh ibunya karena, kerjaanya membaca hal-hal yang tidak penting. sehingga membuat prestasinya menurun tiap tahunya. sedangkan alika tidak menggubris kata–kata ibunya tersebut.
“mmmh mengapa ibu ku cerewet sekali sih” sembari menggumam dalam hatinya sambil berjalan menuju ke kamarnya
Sesampainya di kamar, lalu ia menelefon sahabatnya greta, sebenarnya mereka telah berteman sejak TK sehingga sudah tidak ada rahasia lagi antara mereka.
Bip bip…
Greta: hallo ada apa alika?
Alika: aku ingin curhat ni sama kamu
Greta: ya, silahkan saja, memang mau curhat apa sih alika?
Alika: masa, tadi aku di omeli mamah nih gara-gara aku beli buku komik dan novel doang sih!
Greta: pantas aja kamu dimarahin, soalnya kamu membeli terlalu banya buku novel dan komik, penyebab utama ibumu marah bukan karena kamu beli novel dan komik, tetapi karena kamu terlalu sering membaca sama baca komik mulu jadi lupa belajar.
Alika: iya aku tau itu, tapi kan aku (ucapan alika di potong oleh greta)
Greta: cobalah sesekali membeli buku yang berguna seperti buku matematika, geografi, fisika dan yang lainya
Lalu greta menceramahi alika terus menerus tetapi tetap saja alika tidak menggubris perkataan sahabatnya greta.
2 jam berlalu
“haduhh kenapa sih semuanya menceramahi ku tanpa memberi solusi” sembari menunjukan muka masamnya

Ke esokan harinya, seperti biasa alika pergi menuju sekolah bersama sahabatnya greta, sesampainya di gerbang sekolah, alika bertemu dengan chris. lalu alika menyapa chris, karena chris pria idaman alika sejak kelas 1 SMA hingga sekarang kelas 3 SMA dan chris termasuk pria idaman wanita di sekolah tempat alika dan chris bersekolah.

Lalu chris membalasnya dengan senyuman hangat, saat itu juga alika gembira sanking gembiranya, ia tidak sadar ada benda apa di depanya “brugg” ia menabrak pohon dengan bodohnya. Saking malunya alika berlari menuju kelasanya dan langsung terdiam mematung dan terlihat semburat merah dari pipi putihnya karena malu.

Lalu 10 menit kemudian bel berbunyi tanda masuk. pelajaran pertama adalah matematika.
“hari ini kalian ulangan” ujar pak guru sontak membuat seluruh isi kelas shock
Lalu alika tampak sangat kaget atas ucapan pak guru tadi lantas membuat muka alika pucat, karena tadi malam ia belum belajar. saat ulangan di mulai ia sangat kebingungan. setelah itu ia berfikir untuk mengeluarkan jurus ampuhnya. ya seperti kalian tahu jurus paling ampuh saat kebingungan itu mencontek, langsung saja tanpa berfikir lama lagi ia melempar kertas kepada temanya sembari berharap mendapatkan jawaban. malah bukan terkena sasaran malah “pllakk ” kertas itu sukses mendarat di kepala pak guru yang saat itu mengawas ulangan.
“siapa yang melempar ini huhh” ujar pak guru sembari kesal. lalu orang–orang yang berada di kelas menoleh ke arah alika.
“apa?” ujar alika sembari menunjukan muka polos dan tanpa dosa itu.
“alikkaa, cepat pergi keruang BP, cepat” sembari menunjukan muka marahnya

Sesampainya di ruang BP, alika masuk ke rung BP sembari menunduk menunjukan muka menyesal dan bersalah, lalu pak guru berkata.
“mengapa kamu mencontek hah?” sembari menunjukan ekspresi STS (serius tapi santai)
“k- karena saya tadi malam lupa belajar pak” jawab alika sembari menunduk dan gelagapan
“ya, sudah lah besok bapak akan memanggil orang tuamu ke sekolah!” ujar pak guru
“jangan! pa saya akan melakukan hukuman apa saja dari bapak, asal jangan panggil orang tuaku pak” jawabnya sembari menunjukan ekspresi gusarnya
“ya, baiklah kalau begitu, kalau begitu mulai besok kamu harus setiap hari membersihkan gudang belakang sekolah selama 1 bulan!” ujar pak guru
“baiklah, kalau begitu pak, saya permisi dulu mau ke kelas” jawab alika dengan tampang lesunya.

Jam sekolah berakhir. handphone alika berbunyi tanda SMS masuk.
From: Greta
“alika maaf ya, hari ini aku gak bisa pulang bareng soalnya aku harus kerja kelompok”
“huh jadi pulang sendiri deh” gumam alika
Pada saat alika berjalan pulang menuju rumah sambil iseng-iseng menendang botol bekas di depanya sembari menggumam di dalam hatinya “ih hari ini sial banget deh” sembari menendang botol tersebut dengan keras “pletaak” pendaratan sempurna di kepala anjing penjaga toko, tanpa alika sadari ikatan anjing tersebut terlepas dengan suksesnya anjing tersebut mengejar alika hingga alika kecapaian.

Sesampainya di rumah ibu bertanya kepadaku.
“dari mana saja kau, kemari cepat makan dulu?” sambil melihat anaknya tersengal–sengal
“panjang deh ceritanya bu, nanti saja ya ceritanya” jawab alika dengan santai
“lain kali kamu jangan kecapaian, ingat kesehatanmu itu nak” sembari menatap alika dengan cemas
“biar lah bu, toh hidupku tinggal sebentar lagi” jawab alika kesal
“hus, kamu jangan seperti itu” jawab ibu yang kaget akan perkataan alika tadi

Alika POV

Lalu alika berjalan menuju kamar untuk istirahat, saat alika menyalakan lampunya “surprise” kata teman teman ku yang membuat surprise party untuk ku dan aku hanya terkejut sembari menutup mulut ku yang menganga. di sana ada greta, chris dan teman karibku yang lainya. yang membuat ku sangat terkejut karena ada chris. yang sontak alika melayang di awang awang.

Ke esokan harinya “aduh aku terlambat nih, kayaknya aku gak sempet ngebersihin gudang, ya sudah nanti saja pas pulang sekolah” gumam alika. sesampainya di sekolah teman–teman mengucapkan happy birthday untuku. Dan aku merasa bahagia sekaligus sedih karena nanti aku tidak akan merasakan kebahagiaan seperti ini lagi. aku berkata di dalam hati tiap detik menit jam aku akan mengingatnya. “ringgg” bunyi bel pulang pun berbunyi. Seperti biasanya alika pulang bersama greta.

Sesampainya di rumah alika membuka kotak surat, dan betapa kagetnya alika menerima surat dari chris. lalu ia berlari menuju kamar dan tak sabar untuk membuka surat itu. Sesampainya di kamar alika mulai membaca surat itu, dan ternyata alika sadar bahwa itu surat cinta dari chris untuk dirinya. lalu alika jingkrak jingkrak di kasur saking bahagianya tanpa sadar “plletak” bibir alika terbentur tembok hingga membuat bibir alika eksotis.

Alika pun kaget, senang dan sedih karena ia sadar hidupnya tak akan lama lagi. akhirnya alika pun galau, harus di terima atau tidak si chris itu “jika di tolak sayang karena aku menyukainya, jika di terima aku tak tega meninggalkan dia secara mendadak, dan akan menyakiti hatinya” keluh alika sembari melamun. “akh dari pada galau mending main ke rumah greta” sambil berjalan ke rumah greta.

Sesampainya di rumah greta, ibu greta menyuruh ku untuk langsung masuk kamar greta dan sesampainya di kamar greta aku tidak melihat greta, dan ternyata greta sedang mandi. Lalu aku pun duduk di sofa kamr greta. dan tanpa sengaja alika melihat diary greta tergeletak di sofa kamar greta, lalu alika penasaran dan segera membacanya.

Dear diary 12 feb 2012
“tuhan apa salah ku hingga aku menyukai pria yang di sukai sahabatku sendiri, ya memang benar pria itu adalah chris, tapi di satu sisi aku tidak mau menyakiti sahabatku alika, tetapi lebih baik aku pendam rasa ini karena persahabatan tidak dapat di beli oleh apapun”
Sontak saja alika yang membacanya kaget di tambah lagi pintu kamar mandi greta mulai terbuka, karena sofa di kamar greta menghadap kamar mandi. apa yang terjadi di diluar dugaan saking kagetnya “dugg” sofa yang di duduki alika terjungkal ke belakang. “Kau ini kenapa alika?” sambil menatap bingung sahabatnya itu. “ooo aku tidak apa–apa hanya sedikit terkejut” jawabnya sambil salah tinggkah “eh, tumben kamu kesini, memangnya ada apa?” sambil tersenyum ramah “oo aku hanya mau mengembalikan buku ini terimakasih ya gret, aku pulang dulu!” sambil berjalan terburu buru.

Sambil berjalan, alika memikirkan sesuatu yang barusan ia baca, sekarang ini masalah di kepala alika semakin ruwet dan kacau. “apa yang harus aku lakukan, aku harus membuat keputusan yang terbaik untuk semua orang!” gumamnya sambil menjambak rambutnya sendiri karena kesal.

Autor POV

Ke esokan harinya, seperti biasa ia berangkat ke sekolah namun sebenarnya hari terakhir ia bersekolah. saat jam istirahat tiba-tiba saja aku memeluk greta dengan erat “kamu kenapa sih alika?” Tanya greta dengan heran “aku tidak apa-apa kok, aku hanya ingin meminta maaf jika selama ini aku berbuat salah banyak kepada kamu gret, jangan lupa sampaikan salamku pada chris” sambil menunjukan senyuman lembutnya “kenapa kau ini kamu aneh sekali” jawab greta kebungungan

1 bulan berlalu, sampai saat ini alika tiba-tiba menghilang bak di telan bumi greta dan chris sudah cemas selama 1 bulan ini ia mencari alika ke mana-mana sampai menelefon ke mana–mana tetap tidak membuahkan hasil “sebenarnya alika kemana, kau membuat ku gila alika” gumam greta. perasaan yang sama menghinggapi chris.

Sesampanya di rumah greta mendapatkan surat dari sahabatnya yang selama ini ia cari-cari lalu perlahan ia mulai membacanya. lalu alika bingung dengan tulisan tersebut
From: alika to: greta
“tolong datang ke rumah sakit pertamina kamar VVIP no 5 jam 19.00 WIB malam ini ku mohon ini kesempatan terakhirku bertemu kamu”
Tanpa ragu lagi ia melihat jam dan jam menunjukan 18.30 tanpa ragu lagi alika berlari menuju mobil dan langsung menuju rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit greta kaget mendapati pria yang bernama chris itu sudah ada di sini lalu greta bertanya “sedang apa kau disini chris?” dengan nada bingung “aku mendapat surat dari greta, apakah kau mendapatkanya juga?” dengan wajah penasaran “tentu saja dapat, ayo kita ke ruangan itu bareng”

Sesampainya di rungan tersebut, mereka berdua terbelalak kaget saat melihat keadaan alika yang terkulai lemas di ranjang rumah sakit.
“alika ada apa dengan mu?” Tanya greta dengan ekspresi cemas
“maaf kan aku, selama ini aku menyembunyikan masalah penyakit ku!”
“Memangnya kau sakit apa?” Tanya chris sambil menunjukan wajah cemasnya
“sebenarnya aku sakit penyakit penyempitan pembulu darah pada otak aku mengalaminya sejak kecil, dan sekarang aku akan melakukan oprasi, keberhasilan oprasi ku hanya sekitar 10 % saja!” ujarnya sambil menghela nafas
“kau jangan menyelah alika, pasti oprasinya berhasil” jawab greta smbil terisak tangis
“kuharap bila aku meninggal, kalian biasa bersatu!” sambil menyatukan tangan greta dan chris
Lalu di balik pintu datang lah seorang suster lalu membawa tempat tidur alika menuju ruang operasi.

4 jam berlalu, lalu dokter keluar dari ruang oprasi, lalu dokter berbicara kepada orang tua alika dengan wajah yang Nampak sedih. Lalu geta dan chris memutuskan untuk menanyakan keadaan greta dan membaur dengan orang tua alika dan betapa terkejutnya mereka bahwa alika sudah menninggal.

Greta pov

Saat pemakaman alika seluruh orang yang melayat terlihat sangat sedih dan saat itu juga aku berkata dalam hati aku berjanji tidak akan mengecewakan mu lagi alika.

Cerpen Karangan: J.A thresia

Cerpen My Life merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Lukisan Kenangan

Oleh:
Pagi baru menyapa Amy. Gadis itu terbangun dari mimpinya. “Horee! Hari pertama liburan!!!” pekik Amy kegirangan. Biasanya, sih, kebanyakan orang bergembira pada hari pertama sekolah. Kenapa kalau dengan Amy

Dua Diary

Oleh:
Waktu tidak pernah berhenti memberikan fakta bahwa bulan selalu setia sama bumi mengitari matahari. Itulah gambaran dua orang sahabat yang selalu setia dan tidak pernah berhenti membuat suatu perubahan

Email Misterius (Part 2)

Oleh:
Beberapa minggu setelah putusnya aku dengan Rian, keadaan hatiku membaik. Aku kembali menulis blog yang sempat vakum karena moodku kurang baik. Aku menulis kisah pengalamanku dan memposting di blog

Cinta Musim Gugur

Oleh:
Hari ini hari pertamaku melihat musim gugur, sungguh pemandangan yang sangat indah, jatuhan daun sakura yang cukup indah menghiasi jalan jalan di kota seoul, ku buka jendela apartemen untuk

Bintang Baru Di Tahun Baru

Oleh:
“Kalau aku jadi langit, kamu jadi apa?” “Aku mau jadi astronot biar bisa samperin kamu ke langit.” “Loh, kok astronot sih? Kamu harus jadi bintang.” “Memangnya kenapa?” “Karena aku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “My Life”

  1. AN Narra says:

    Cerita yang bagus author.
    Sekedar masukan mohon penulisan nama disesuaikan aturan EYD. Huruf awalan nama menggunakan huruf depan.
    Semangat menulis.

  2. Kyolaire says:

    Pada dasarnya ide cerpen ini menarik, akan tetapi kesalahan yg terdpt pda beberapa part merusak keharmonisan isi cerita. Selain itu, cerita ini bsa dibwt lbh menarik lgi dgn penambahan alur pada bagian tertentu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *