My Love With Senior

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 16 September 2018

Pandanganku tertuju kepada seseorang di tengah lapangan. Seseorang senior yang pandai bermain basket. Ditambah dengan segudang prestasi yang ia dapat. Kak Bryan itulah namanya. Nama yang indah, tepat dengan dirinya yang sempurna. Banyak wanita yang mengaguminya.

Apalah daya diriku ini menjadi salah satu junior dari sekian banyak yang mengaguminya. Seorang pendiam, dan jutek itulah diriku. Jika dibandingkan denganya kami sangatlah jauh berbeda. Dia orang yang ramah dan baik hati.

Hari-hari kulalui seperti biasa. Hingga pada akhirnya aku bertekad untuk menyatakan perasaanku ini. Aku berjalan menuju kelasnya. Aku melihat Kak Bryan tengah bersandar di daun pintu kelasnya.

“Emm, Kak. Kenalin namaku Syilfi aku junior kakak. Dan aku mau ngomong sesuatu,” Ucapku dengan sedikit gugup.
“Ya, silakan.” Jawabnya santai.
“Sebenarnya, aku suka sama kakak.” Ucapku malu.
“Sorry,” Jawabnya penuh sesal.

Entah perasaan apa yang ada dalam hatiku saat ini. Marah, sakit, lega dan sedih bercampur menjadi satu. Aku berlalu meninggalkanya.

“Syilvi, tunggu.” Seru Bryan, seraya berlari mengejarku.
Aku berhenti, dan menoleh. “Apa?,” Ucapku lemah.
“Maksud aku maunya, aku yang nembak kamu bukan sebaliknya.” Ucapnya dengan memegang tanganku.
“Ja… jadi ka..” Ucapku terputus.
“Ya, benar. Maukah kau menjadi pacarku?”
Aku terdiam, sambil tersenyum dan mengangguk senang.
“Jadi, sekarang kita resmi Pacaran.” Ucapnya seraya memeluku.
Dan kami pun tertawa bahagia.

The End

Cerpen Karangan: Dinda Trika
Facebook: Dinda Trika

Cerpen My Love With Senior merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Penantian Cinta Yang Panjang

Oleh:
Pertemuan itu terjadi sewaktu aku pergi bersama ayahku melihat-lihat pameran lukisan yang terletak di Jalan Gatot Subroto. Cowok itu bernama Kani Prayudha. Badannya tinggi menjulang sekitar 182 cm, dadanya

Sorry, Mom

Oleh:
Sudah tiga tahun lamanya, sejak ayah dan ibu berpisah. Hari itu tanggal 20 Agustus 1998 bertepatan dengan ulang tahunku. Ayah pergi meninggalkan aku dan ibu setelah pertengkaran dashyat pada

Ingatan Yang Hilang

Oleh:
Aku Ross Mochammad Alifano berumur tiga belas tahun, berkepribadi baik, sopan dan jujur. Pada suatu pagi yang berkabut tipis di depan rumah aku melihat seorang gadis cantik berambut pirang

Jatuh Cinta Di Penjara Suci

Oleh:
Azan magrib mulai berkumandang, terasa indah di telingaku seolah panggilan dari surga. Hingga memaksaku bangkit untuk hadir mengunjunginya, aku berjalan menuju masjid yang memang letaknya terlalu jauh. Di perjalanan

Kelilipan

Oleh:
Musim kemarau telah tiba, banyak debu yang berterbangan. Ini adalah bulan ketiga aku bersekolah di salah satu SMA di Pekanbaru ini. Aku pun berjalan menuju kantin bersama sahabat-sahabatku, Fatehha,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *