Not Because of Reasons

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Perpisahan
Lolos moderasi pada: 21 January 2016

Perlahan aku mencoba membuka semua hidupku dari awal, mengikhlaskan apa yang bukan menjadi hakku.
“Kenapa lo lakuin ini, kenapa lo nggak pernah mau tahu tentang apa yang gue rasain.” Sambil menangis aku coba memakinya. “Lo dengerin gue, gue nggak pernah ada niat buat ninggalin lo, gue minta kita buat putus bukan berarti gue nggak peduli lagi sama lo. Gue cuma butuh waktu buat ngeyakinin hati gue.” tegasnya, sambil menatap tanjam mataku.

“Lo lihat gue! lo tatap mata gue! apa ada ketidakseriusan gue ngejalanin semua sama lo, kurang apa gue sama lo? kurang sabar gimana gue ngadepin lo Ver?”
“Udah re, gue nggak mau lihat lo nangis. Gue sayang lo, gue cinta sama lo, kita intropeksi diri kita yah,” jawabnya sambil memelukku.
“Udah cukup kok Ver, gue udah ngerti, gue bakal belajar buat enggak minta banyak sama lo, buat enggak maksa lo buat cinta sama gue. Terima kasih untuk 5 tahun ini, cukup buat gue.” Sambil menangis dan melepaskan pelukannya, aku pun perlahan langkahkan kakiku meninggalkan Very yang kala itu tengah tertunduk.

Oh Tuhan, mungkin 5 tahun ini menjadi pelajaranku, menjadi cerita suatu saat nanti. Mungkin dia bukan pria yang terbaik buatku. “Re?” teriak salah seorang pria. Aku pun mencoba menengok ke arah suara itu. “I love you, whatever you are doing, you remain the greatest.” ucap pria itu sambil memelukku. Ya, Very mencoba menghentikan langkahku. Karena saat itu aku yakin, dia tidak akan pernah membiarkanku pergi untuk kesekian kalinya, aku percaya dia akan memelukku dengan penuh rasa sayang. Aku percaya dia kembali ke genggamanku. “Jangan pernah pergi lagi dengan alasan karena lo terlalu cinta sama gue Ver.”
“gue nggak mau kehilangan lo dengan alasan yang sama re.” Jawabnya sambil tersenyum.

Aku mencintai sesosok Very bukan karena apa yang dia punya, tetapi karena apa yang tidak pernah dia punya. Bukan karena alasan yang memisahkan kita kala itu, tapi sebuah keyakinan yang mungkin mempersatukan kita. Bukan karena pertengkaran yang menghancurkan hubungan kita selama 5 tahun ini, tapi karena keegoisan yang mengalahkan. Karena alasan yang sama kita mampu menyakinkan hati, karena aku yakin. “Alasan” bukan kunci dalam kehancuran.

“Maaf Ver, tapi keputusan lo buat gue mikir. Gue nggak bisa buat balik sama lo, gue cinta sama lo. Tapi gue nggak bisa maksa orang buat cinta sama gue.” Aku pun memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalananku bersama Very, karena aku percaya suatu saat nanti. “Alasan” akan mempersatukan kita nantinya. Thanks to this 5 year story.

Cerpen Karangan: Rere
Facebook: Re Jr

Cerpen Not Because of Reasons merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Embun di Atas Awan

Oleh:
Aku memaksakan senyum dan memasang wajah ceriaku. Sebenarnya jauh di dalam lubuk hatiku, aku merasa benci dengan kepura-puraan ini. Aku benci jika harus mengucapkan sayang di hadapannya. Aku benci

Dipenghujung Penantianku

Oleh:
Nada berganti nada mengiringi langkahku, disaat itu aku sedang dibalut kesepian tepatnya patah hati. Andai Tuhan menyatuhkan dua hati yang berbeda ini, mungkin tiada tangis pilu yang melarat jiwa

Sisca oh Sisca…

Oleh:
Aryo tampak lemas. Barusan ditelepon sama pacar gelapnya Sisca. Siapa yang tak mau menyimpan Sisca? Tubuh aduhai dengan majah manis adalah salah satu alasan Aryo berhubungan dengan Sisca. Tapi

My Love Story

Oleh:
“Biar ku sudahi saja perasaan ini, secara perlahan” gumanku dalam hati seraya mengusap tetesan air mata yang sudah membasahi pipiku. Mencoba bangkit dari rasa terpuruk akibat cinta yang berdusta.

Cinta ku Remaja ku

Oleh:
Kabut gelap membuat sejuk asri pagi ini kian terasa. Burung- burung bernyanyian bersaut sautan. Oh cerahnya suasana pagi ini. Degan cekatan aku alunkan kakiku langkah demi langkah menuju sekolah.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *