Oh God! (Part 1)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 20 June 2014

“Sial! Gue telat!” Omel Chera.
Pagi itu Chera telat bangun. Jam sudah menunjukkan pukul 6.15 WIB, berarti kelas Chera udah masuk. Biasanya Chera bisa masuk diam diam. Tapi tidak dengan hari ini. Pelajaran Miss Rasty itu pelajaran pertama dan Miss Rasti adalah guru tergalak di sekolah Chera.

“Oh! Sialnya aku. Hampir saja aku lupa kalo pagi ini pelajaran Miss Rasty yang pertama!” Kata Chera sambil menepuk jidatnya.
“Lo bolos?!” Teriak seseorang di ujung lorong. Chera langsung menoleh dan tak mendapati siapapun di ujung lorong tersebut. Chera pun merasakan hawa dingin di tempat ia berdiri.
“Mimpi apa gue kemaren? Pagi pagi udah disambut suara aneh?” Gerutu Chera dalam hati. akhirnya Chera menunggu jam pelajaran Miss Rasty berakhir, di kantin. Chera menghidupkan hpnya, lalu membaca cerpen cerpen karya anak anak Indonesia. Chera terkagum kagum melihat cerpen cerpen tersebut. “Anak anak Indonesia berbakat” gumam Chera.

Teng teng teng. Tak terasa Chera telah melewatkan 2 mata pelajaran. Jadinya Chera masuk pas istirahat pertama deh. “Hoii! Lo bolos lagi gara gara pelajaran Miss Rasty tu pelajaran pertama?” Kata Raina, sahabat Chera sambil menahan tawa. “Iya rai” Kata Chera. setelah itu mereka ke kantin.

Kita cerita ttg Chera dulu.
Chera itu nama lengkapnya Cheravina Qwotery Albiqious, chinese, tapi entah kenapa orangtua dia kasih nama yang begitu ribetnya, dan, Chera itu punya 2 kakak perempuan dan 1 kakak laki laki, kakak perempuannya yang pertama namanya Kriztinaize, kedua Cailine dan kakak laki lakinya namanya Leornele, sedangkan Chera itu anak paling kecil. Sekarang Chera duduk di bangku SMA kelas 3. Walaupun sering bolos, Chera itu sudah 3 tahun berturut turut menjabat sebagai juara umum di angkatan dia. Pinter gak harus alim dan kutu buku kan?, Kakak pertamanya, Kriz sudah married sama orang bule, sedangkan Cailine bekerja di perusahaan papanya, dan Leornele masih kuliah semester 2 di salah satu universitas di Australia. kakak kakaknya sudah nikah dan ada yang masih pacaran. Cailine pacaran dengan teman SMPnya. Sedangkan Leornele pacaran dengan cewek yang sedari SMP menyukainya. namanya Karin. orang chinese juga. setia yah ceweknya.

Kembali ke kantin
“Cher, kayaknya anak pindahan itu liatin lo terus deh.” Bisik raina.
“Anak baru? Sejak kapan?” Tanya Chera “O iya! Gue lupa cerita, di kelas kita, ada anak baru pindahan dari Amrik. Namanya Kim Tan. dia orang korea sihh. tapi dia tuh ganteng banget” Jelas Raina. “Ganteng? Biasa aja. Kalo diliat liat, lebih ganteng koko gue deh” kata Chera. “Koko lo mah the best! Gue aja sampai.!” Balas Raina. hampir keceplosan. “Hampir apaa? Hampir apa hayooo? Lo suka sama koko gue?” Goda Chera. “Cheraa. Lo jangan bilang bilang sama koko lo yah.” Mohon Raina denggan wajah memelas. “Iya iya tenang aja. Tapi kenapa lo gak ngaku aja sama koko gue? Biar dia tau tentang perasaan lo.” Kata Chera. “Gila lo? Yang ada dia malah jauhin gue kalo gue ke rumah lo pas dia pulang dari Australi. lagian kalo gue ngaku juga. Dia nggak bakal mutusin cewek dia kan?” Kata Raina. “Ya nggak mungkin lah dia mutusin ce Karin, mereka tuh udah cocok banget. lagian, kata koko gue, bentar lagi mereka mau tunangan.” Kata Chera. “Serius lo Cher?! Emang ce Karin itu orangnya gimana sih?” Tanya Raina dengan ekspresi yang. bisa buat orang kasihan abis sama dia.. “Ce Karin itu orangnya tinggi semampai, baik, cantik, manis, matanya coklat, kulitnya mulus, putih, tapi sayangnya dia rada tomboy. Tapi itu yang buat koko gue bisa jatuh cinta sama dia.” Jelas Chera. “Huaaa.. gimana gue bisa jadi saingan cewek koko lo kalo gitu?” Kata Raina panik.

Teng teng teng. Bunyi bel tanda istirahat berakhir pun berbunyi. Lalu mereka pun masuk kelas. sepanjang pelajaran, Raina dan Chera terus bercanda sampai pulang sekolah.
“Annyonghaseyo” sapa Kim.
“Annyonghaseyo” balas Chera dan Raina sambil.
“pherkenalkhan nhama shaya Kim Tan” kata Kim dengan bahasa indonesia yang belum fasih. “Nhama andha shiapa?” Tanya kim dengan mata mengarah ke arah Chera.
“Naneun, Cheravina imnida” jawab Chera dengan sedikit berbahasa korea. “You can call me Chera” lanjut chera. “Aaa~ nice to meet you” jawab Kim.

Setelah perkenalan itu, setiap hari mereka jalan bertiga. Sampai suatu hari Chera mengajak Raina dan Kim untuk main ke rumah. Bertemu dengan orangtua Chera.
“Maa. aku pulang” teriak chera ketika sampai di rumah.
Saat itu, ayah Chera sedang ada urusan ke luar negeri.
“Selamat siang tante” sapa Raina dan Kim.
“Eeh. Raina, dan?” Sambil menanyakan nama Kim.
“Saya Kim Tan” jawab kim.
“Ooh. Kim. Ayo ayo. silahkan duduk.” Ajak mama chera mempersilahkan Raina dan Kim duduk.
“Aku ganti baju bentar yah” kata Chera.
“Oh ya ma! Hari ini koko pulang kan? Ntar kami aja yah yang jemput. Katanya dia mau datang bareng ce Karin juga” teriak Chera ketika ingin pergi berganti baju. sambil tersenyum jahil ke arah Raina, ia mengedipkan mata.

“Sialan Chera! Ngeledek yah dianya!” Gerutu Raina dalam hati.

Chera bergegas mandi lalu pakai baju. setelan yang ia gunakan adalah dress polos warna kuning stabilo. warna yang bisa membuat setiap orang yang melihatnya sakit mata. Chera langsung turun dan menemui Raina dan Kim yang sudah lama menunggu. “Heyy! Sorry lama, langsung jemput ko Leo sama ce Karin yok! Mereka udah mau landed tuh kayaknya” ajak Chera.

Setelah ia berpamitan pada mamanya dia bergegas mengambil kunci mobil dan mengajak Raina dan Kim untuk menjemput kokonya.

Setelah sampai di airport
“ko !! I’m here!!” Teriak Chera.
“Hey!! My sis! How are you huh?” Balas Leo.
“I’m fine ko. Hai ce Karin!” sapa Chera pada Karin.
“Hai cheraa. how are you?” Balas Karin.
“I’m fine ce” balas Chera.
Raina masih diam tak berkutik. antara senang dan kaget. Senang karena orang yang dicintainya telah sampai dan kaget karena melihat Karin yang siang itu tampak elegan dan cantik! Siang itu Karin mengenakan terusan warna putih dengan sepatu warna perak.

“Raina! How are you? udah lama nggak jumpa yah.” Kata Leo pada Raina.
“Ehh. iya ko” balas Raina yang masih memasang tampang kaget.
“And.. are you Chera’s boyfriend?” Canda Leo sambil menatap Kim.
“Aniya. naneun Kim Tan iyeo” balas Kim dengan bahasa Korea.
“Untung koko ngerti bahasa korea. coba kalau nggak. Pasti malu maluin banget” Kata Chera dalam hati.
“Aaa~ noneun Chera ae Chinggu? Namjachinggu ae aniga?” Balas Leo.
“A.Aniyeo.chinggu.chinggu.” Balas Kim.
“Naneun Leornele imnida. You can call me Leo” balas Leo memperkenalkan diri.
“Naneun Karin imnida. Leo ae yojachinggu.” Balas Karin yang tanpa diminta untuk memperkenalkan diri.
“Aa~ bhangkawayo” balas Kim

Setelah itu mereka membantu Leo dan Karin untuk membawa koper mereka. Di mobil mereka bercerita tentang masa masa ketika Leo dan Karin melakukan masa pendekatan. “Ko, apa yang koko suka dari ce Karin?” Tanya Raina tiba tiba yang membuat seketika semua orang terdiam. dengan santai, Leo menjawab “hatinya, senyumnya, matanya, semua yang ada pada dirinya.” Jawab Leo tulus. Setelah itu Raina tak berkata lagi.

Sampai di rumah.
“Maa! Aku pulangg!!” Teriak Leo sambil mencari mamanya.
“Leoo!! Aduh. Anak mama udah pulang. Bawa calon menantu lagi!.” Rayu mama.
“Ehehhe” balas Leo sambil memeluk mamanya tercinta.
“Siang tante.” Kata Karin dengan nada suara yang lembut. membuat semua orang jatuh hati mendengarnya.
“Siang Karin. Selamat datang yahh. anggap aja rumah sendiri selama kamu tinggal di sini” balas mama ramah.

Selama tinggal di rumah Leo, Karin tidur di kamar Chera dan Leo tidur di kamarnya sendiri. Pada suatu malam.. Raina memutuskan untuk menginap di rumah Chera untuk 1 malam. Jadinya mereka tidur bertiga dalam 1 ranjang. untungnya Ranjang Chera cukup untuk 4 orang. Selama malam itu. mereka bergurau dan bercanda tawa..
“Raina, you like leo right?” Tanya Karin tiba tiba yang membuat mereka terdiam sementara.
“Cece ngga marah kalo misalnya aku suka ko leo?” Tanya Raina.
“Tentu saja tidak. karena kamu punya hak untuk menyukai siapapun. asal kamu tak merebut milik orang lain. Itu sudah benar..” Jawab Karin santai.
“Makasih cee ” jawab Raina sambil memeluk Karin.
BRUKK
Chera yang merasa diabaikan dari tadi tiba tiba jatuh ke lantai karena terdorong oleh Raina yang tadi ingin memeluk Karin. “Rain! Kalo mau pelukan, jangan kirim gue ke bawah juga kali!!” Rengek Chera yang setelah itu mengaduh kesakitan. Tiba tiba pintu kamar Chera terbuka. ko leo datang. “Hai cewek cewek cantik yang sedang ngerumpii!! Ayo kita makan buah di bawah!! Udah mama panggilin dari tadi loo!” Ajak Leo.

Di meja makan.
“Hey, rasanya jatuh cinta itu gimana sih?” Tanya Chera tiba tiba. yang membuat semua yang di meja makan ketawa mendengarnya.
“Cheraaa. Chera. Makannya jangan terlalu menutup hati mu. Bukalah sedikit untuk orang orang yang ingin mendekatimu. Contohnyaa. Ki.” Kata kata Raina terhenti tiba tiba. ia hampir keceplosan.
“Contohnya siapaaa?!!” Tanya Chera antara kaget dan penasaran.
“Sebenarnya.”

Cerpen Karangan: Karren

Cerpen Oh God! (Part 1) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Maaf

Oleh:
Pada satu hari di SMP NEGERI 1 SEMARANG ada seorang murid yang bernama Reina. Reina sekarang ini duduk di bangku kelas 8, Reina adalah salah satu murid yang berprestasi

Jembatan Asmara Penghubung Cinta

Oleh:
“kukuruyukkk… kukurruyukk” Kumendengar suara ayam jantan berkokok, pertanda hari akan menjelang pagi. Kubuka dua kelopak mata ini dengan rasa penuh semangat. Kulihat jam dinding sudah menunjukan pukul 5 pagi.

Salahkah Menantimu?

Oleh:
Hari demi hari berlalu, tahun demi tahun aku lewati, waktu pun terus berjalan mengikutiku tanpa pernah menatap kembali sang mentari yang dahulu telah pergi. Aku masih disini menantimu, mengharapkan

Cinta Putih Abu-Abu

Oleh:
Berseragam putih abu-abu terasa paling menyenangkan dari hal lainnya. Masa Remaja menuju masa dewasa. Banyak teman-teman baru, suasana yang baru dan cowok-cowok keren di sekolah. Awal memasuki masa ini,

Pemerhatimu

Oleh:
Berawal dari kesalahanku menempatkan pandang, Sekilas itu kau lewat dan mata sama sekali tak berpaling, Sejauh itu ku anggap kau kesalahan terindah, Tapi lama ku selidiki seluk kehidupanmu, Aku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Oh God! (Part 1)”

  1. Sayako says:

    Lanjutin donggg

  2. Metriyah says:

    Lanjutin donk…
    Penasaran nih endingnya gimanaa..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *