Oralda dan Sisiliano

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 8 November 2013

Oralda gadis yang sangat cantik, matanya berbinar binar, langkahnya begitu cepat dia segera mengambil gaun cantik bewarna putih yang tergeletak di atas ranjangnya, tiba-tiba matanya melihat ada sebuah surat yang sangat bersih dan tulisanya rapih. Dia sangat penasaran lalu dilihatnya surat itu dengan seksama namun tiba-tiba air matanya mengalir deras. Oralda gadis yang malang dia harus rela melepaskan kekasihnya yang bernama Sisiliano cinta pertamanya sampai saat ini jadi yang menghadiahkan gaun putih nan cantik itu adalah Sisiliano. Sisiliano pemuda malang itu harus menikah dengan seorang gadis kaya untuk melunasi utang ayahnnya dengan ayah gadis itu.

Perayaan ulang tahun Oralda begitu meriah seluruh keluarga dan juga teman-teman Oralda datang dan disaat itulah sang ayah dan ibu Oralda mengenalkan jodoh untuk Oralda…
“Oralda sekarang kamu sudah berumur 25 tahun maka ayah ingin kamu cepat menikah. Maka ayah akan mengenalkan calon yang cocok untukmu. Ayo Ferdi”
“Hai aku Ferdi”. Dia sangat ramah senyumnya begitu memukau
“Oralda”. Jawab Oralda singkat
“Nah sekarang kalian ngobrol-ngobrol dulu sana. Ibu yakin kalian berdua bisa cepat akrab”. Ibu Orlada begitu antusias

Terjadilah percakapan di antara mereka namun Oralda belum dapat melupakan Sisiliano. Hari berganti hari bulan berganti bulan mereka pun menikah namun entah mengapa Oralda belum dapat melupakan Sisiliano.

“Oralda, kamu sedang memikirkan apa?” Tanya Ferdi dia begitu lembut
“Oh tidak apa apa” Jawab Oralda berbohong
“Kalau ada masalah cerita saja. Jangan dipendam aku mau kok, dengar keluh kesahmu” Ferdi. ya Ferdi dia adalah suami yang baik
Oralda terdiam. Dia sudah berusaha untuk melupakan Sisiliano namun belum dapat. Ah, Sisiliano dimanakah kau sekarang?

Sisiliano tidak merasakan cinta apapun kepada gadis kaya bernama Tina. Dia begitu egois. Pulang malam, kumpul dengan teman-teman di bar, dan tidak memperdulikan Sisiliano. Hari-hari pemuda begitu sunyi dan hampa tanpa ada rasa cinta. Oralda lah yang ada di benaknya.

Suatu hari di taman Oralda duduk termenung. Matanya menatap langit lalu kembali menatap rumput. Sampai kapan dia harus berusaha melupakan Sisiliano?. Namun kali ini tumbuh rasa cinta di dalam lubuk hatinya. Ia sadar Ferdi adalah suami yang baik dia tidak pernah berbuat kasar kepada Oralda. Ya dia sudah melupakan Sisiliano.

Hari berganti hari bulan berganti bulan tahun berganti tahun hari-hari Oralda begitu bahagia apalagi saat ini buah cinta mereka sudah lahir dan mereka memberi nama Erick. Apalagi saat ini Erick sedang lucu-lucunya hal itu membuat Oralda semakin melupakan Sisiliano.

Lain halnya dengan pemuda malang bernama Sisiliano. Hari-harinya diwarnai dengan pertengkaran bahkan Tina menceraikan Sisiliano karena ternyata Tina adalah l*sbian. Tina mempunyai teman l*sbi bernama Sonya. Pemuda itu begitu malang hatinya pedih tidak terkira. Ia kembali mengingat Oralda gadis cinta pertamanya. Oralda, dimanakah kau sekarang?

Oralda dan Sisiliano sepasang kekasih yang telah berpisah dan saat ini Oralda sudah menjadi milik orang yaitu Ferdi suami yang sangat baik. Oralda dan Sisiliano mantan sepasang kekasih yang harus menerima kenyataan hidup yang berbeda.
Oralda dan Sisiliano mantan sepasang kekasih yang harus menjalani kisah hidup yang berbeda…

Cerpen Karangan: Mudi

Cerpen Oralda dan Sisiliano merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Teman Menjadi Pengkhianat

Oleh:
“Non Angel, bangun non sudah pagi waktunya berangkat sekolah” kata bibi yang berusaha membangunkanku “Oh, iya bi” kataku Aku mandi dengan air hangat yang sudah menjadi tradisi ku setiap

Kado Akhir Tahun

Oleh:
Disaat sedang mengumpulkan sisa – sisa pikiran, di saat kepala masih pening, di saat pagi yang dingin. yang sebenarnya enggan untuk bangkit menuju kamar mandi, enggan terkena air. Tapi

Sepenggal Kata Yang Kutitipkan

Oleh:
Ketika pilihan menuntutku untuk memilih, ingin rasanya aku menjelajah waktu, meloncati masa yang tak terhingga kemudian berlari meninggalkan roda waktu yang ujungnya tak di sangka. Aku terpuruk, menangis seolah

Irrational Love

Oleh:
Cinta itu buta, banyak orang yang dibuat buta karena cinta, kata orang-orang. Entah cintanya yang buta atau orangnya yang buta. Cinta bisa membuat orang jadi gila, tapi, bagaimana kalau

Dihantui Oleh Sahabatku

Oleh:
Aku membuka BBM (Blackberry Messenger) dan langsung membuka kontak Sally, teman perempuanku yang kusukai diam-diam. Aku ingin menyatakan cintaku kepadanya dan aku meminta dia menjadi pacarku. Soalnya, sudah lama

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *