Pacar Idola Ku

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 22 February 2016

Mega merah mulai terbangun dari tidurnya, embun pagi menyirami dedaunan, jam dinding bernyanyi membangunkan perjalanan tidurku, sungguh teramat sulit untuk bangun dari pulau kapuk yang sudah seperti surga dunia, terbangun dengan muka kusam dan rambut yang amat berantakan. Aku mulai mandi setelah itu, aku memakai seragam dan menuju meja makan untuk sarapan pagi, 10 menit kemudian aku selesai makan, aku mulai bergegas berangkat sekolah, dan tak lupa aku berpamitan kepada kedua malaikatku.

Aku berangkat sekolah mengendarai mobil dengan diantar sopirku, tak lama kemudian mobilku diparkir, aku melewati kawat berduri menyusuri lapangan sekolah untuk masuk ke kelas, dan bel pun berbunyi, “Kring…” pertanda pelajaran telah dimulai. Aku mengikuti pelajaran dengan tertib, tak lama kemudian, bel pun bernyanyi kembali. “Kring.. kring.. kring..” hura-hura siswa-siswi berhamburan seperti mereka terbebas dari penjara untuk pergi ke kantin dan bermain basket.

Aku duduk manis di gazebo depan kelas bersama sahabatku.
“Ros, aku idola sama kakak kelas. Dia itu sahabat kakakku.” kataku pada Rosa.
“Siapakah idola hatimu? ” jawabnya.
“Itu loh, kakak Abu.” sambil berjalan (Abu) di depan gazebo, dan aku menunjuk orangnya.
“Ya sudah, nanti akan aku sampaikan padanya bahwa dia telah menguasai hatimu.” jawabnya kembali (Rosa).
Aku terkejut dan bertanya, “Apa maksudmu? aku hanya idola saja bukan mencintainya.” Rosa terdiam tidak menanggapi perkataanku.

Keesokannya sahabatku Rosa memberitahukan kepada Kak Abu, kalau aku mencintainya, sebenarnya aku hanya mengidolakannya tidak lebih dari itu, tanggapan kakak Abu biasa aja kepada Rosa malahan dia cuek aja, bungkam tanpa kata-kata yang terlontar dari cibir manisnya. Aku kecewa secuek itukah dirinya aku mulai mengatakan kepada salah satu sahabatku kalau aku kecewa sama kakak Abu. Entah mengapa sahabatku hanya terdiam, terbungkam dengan angin yang melambai-lambai tanpa kata-kata, aku tak tahu apa yang terlintas di otaknya. Aku kecewa dan mulai pergi tanpa melontarkan kata-kata.

Jam terus berjalan dan pada akhirnya pelajaran pun selesai, aku pulang bersama sahabat-sahabatku dengan menaiki mobilku. Beberapa menit kemudian aku sampai di istana yang megah yaitu rumahku. Aku masuk dan menuju ke kamar mengambil buku diaryku dan menuliskan sesuatu di dalamnya. Setelah aku menuliskan sesuatu di dairyku, aku mengambil HP dan membuka twitterku, aku terkejut hatiku seakan bahagia dan aku pun mulai bernyanyi.. Lalalalalala, karena idolaku memfollow aku.

Keesokan harinya aku sekolah seperti biasa, aku senang karena hari ini class meeting, aku bertanding mati-matian untuk meraih kemenangan dan membela kelasku, ternyata aku menang. Aku pergi ke kantin dan berhenti tertegun di depan kelas, hatiku terkejut melihat kakak Abu yang duduk sendiri tersenyum manis padaku. Aku membalas senyum manisnya seakan-akan dipenuhi bunga surgawi, dia mulai melangkah menuju kepadaku. Dia mulai menyapaku.

“Hai dek.” katanya.
“Hai juga kak.” jawabku dia berdiri di sampingku ibaratkan orang yang tak berdosa.

Beberapa menit kemudian teman-temanku datang dan langsung saja mereka mengambil tangan kak Abu dan tanganku, mereka memaksa kak Abu untuk memegang tanganku, dan akhirnya kak Abu memegang erat tanganku dengan lembut. Mereka mulai meninggalkan aku dan kak Abu, sekarang aku berdua dengannya. Aku tidak tahu mengapa hatiku gemetar berdetak kencang dengan diiringi angin yang menyapu raguku. Aku hanya diam saja tanpa mengeluarkan satu lontar kata pun. Dan akhirnnya dia mengambil pembicaraan.

“Dek.” katanya.
“Iya.” jawabnya.
“Adek udah punya pacar?” katanya kembali.
“Hmm tidak.” kataku.
“Aku mulai menyayangimu, maukah kau menjadi pacarku?” katanya tersipu malu.
“Bukannya kakak sudah mempunyai pacar?” pertanyaanku untuknya.
“Tidak sama sekali.” dia mulai melihatku dan menatap.
“Bagaimana dek, maukah kau menjadi penjaga hatiku?” katanya.
“Iya kak asalkan kakak setia.” jawabku dia tersenyum puas diiringi butiran cinta.

Cerpen Karangan: Avita Khoirunnafiyah
Facebook: Avita Khairun Nafiyah

Cerpen Pacar Idola Ku merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Under The Umbrella With You

Oleh:
Malam begitu dingin menusuk lembut ke tubuh ini. Aku hanya terduduk di ujung tempat tidurku, terdengar getar suara dering handphone, ternyata pesan dari Vino yang mengucapkan selamat ulang tahun

This Is My Love Story

Oleh:
Saat itu aku sedang menunggu sahabat kesayanganku dan tiba-tiba ada seseorang yang turun dari mobil lalu menghampiriku. Dari situlah awal cintaku… “Hai”, sapanya “Hai”, ucapku membalas sapanya “Ngapain disini?”,

Manusia Setengah Dewa

Oleh:
“Mama, berangkat dulu ya. Sudah kesiangan ni, assalamu’alaikum”, pamitku lalu berlari karena jarum panjang arlojiku sudah mengarah ke angka 9. “Walaikumsalam, hati-hati, Chan”, sayup-sayup terdengar ucapan Mama saat aku

Matahari Tak Memberi Kabar Gembira

Oleh:
Siang itu sekitar pukul 13.17 WIB, aku berangkat dari rumah menuju tempat tinggal temanku yang bernama Salmah. Aku sangat merindukannya karena sudah lama tak berjumpa. Sesampainya aku di sana,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *