Pacar Online

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Penyesalan
Lolos moderasi pada: 15 November 2017

Bintang dan rembulan yang mau menemaniku saat ini, mungkin hanya akulah orang yang sampai saat ini lebih suka menyendiri dibanding ikut bergaul bersama teman teman yang belum aku kenali. Dan sampai saat ini mungkin hanya aku satu satunya manusia yang belum mengenal apa itu PACAR. Sampai saat ini aku menginjak umur yang ke 18 TETAPI aku tidak tau apa itu pacar? makanan apa itu pacar? benda apa itu pacar dan dari mana asal usul pacar itu berada. Mungkin sampai umur yang ke 18 saya belum pernah jalan bersama seorang gadis cantik. Apa yang dirasakan ketika berjalan bersama dengan seorang gadis yang cantik. Mungkin juga akulah adalah seorang pria yang tidak mempunyai keberanian khusus untuk mendekati seseorang. Dan dari situ saya sadar kenapa saya sampai umur 18 tahun selalu merasa sendiri.

Sampai sekarang aku masih penasaran bagaimana rasanya jalan sama seorang gadis dan bagaimnan rasanya pacaran. Sebelumnya dulu aku pernah punya pacar online Maya namanya, kita selalu memanggil sayang, beb, honey, hingga mamah/papah, ayah/bunda. Tetapi lebih anehnya saya belum pernah bertemu dan bertatap muka dengan pacar online saya tetapi saat chatingan melalui medsos atau pun sms saya selalu mesra. Dan ada adegan berantem, cemburu dan selayaknya orang pacaran dan anehnya lagi aku belum pernah bertemu dengan pacar online aku tetapi kita bisa bilang “sayang aku kangen kamu” “I miss you beb” “have nice dream sayangkuh muach muach muach” “nanti kalau bobo’ mampir ke mimpiku yah sayang” (ketemu juga belum tapi udah suruh mampir ke mimpinya, situ sehat broo) padahal juga jarang telepon dan saat itu juga belum banyak yang menggunakan video call. Dan saat pacar online saya bilang I love you jantung selalu berdebar selayaknya orang yang lagi jatuh cinta dan selaknya orang pacaran, padahal bilangnya juga lewat sms yang tidak ada fotonya karena saat itu juga belum terkenal medsos seperti bbm, whatapps, dan juga line. Yang ada waktu itu Cuma facebook tetapi kami pacaran tidak lewat facebook melainkan Cuma lewat sms dan telepon pun jarang.

Kita tidak pacaran lewat facebook karena maya tidak mempunyai facebook, ketika saya sedang berkumpul dengan teman teman saya, saya dengan pedenya sibuk sms dengan maya dan mencoba melihatkan pacar online saya kepada teman teman biar tidak kelihatan JONES kata orang jaman sekarang. Padahal itu juga Cuma pacar online tetapi saya dengan pedenya mencoba melihatkan kepada teman teman, ketika teman saya bertanya “cewek baru bro” dengan sepontan aku menjawab “iya lah masak jaman udah modern masih jomblo” lalu temanku kembali bertanya “cantik broo” kemudian saya kembali menjawab “pastinya broo aura kasih mah kalah” (padahal juga belum ketemu orangnya liat fotonya saja belum pernah karena si doi tidak mempunyai facebook dan belum terkenal yang namanya video call).

Kemudian teman saya kembali berkata “wahh besok syukuran lah broo” sontak saya kaget karena itu Cuma pacar online kemudian aku menjawab “syukuran? syukuran apa broo”. “lho lho lho lha ini pacar kamu kan baru broo perlu dikenalin lah sama kita kita biar langgeng broo biar awet sampai nikah sampai kakek nenek dan sekalian ajak pacar barumu lah broo” jawab teman saya. Kemudian aku menjawab “Oiya pastinya dong broo”. pada saat itu saya bingung siapa yang saya akan saya ajak untuk syukuran itu, tidak mungkin saya bertemu pacar online saya karena saya orangnya sangat pemalu dan gugup. Dan saya juga tidak mungkin bilang ke teman saya kalau saya sudah putus dengannya karena pertengkaran hebat karena saya baru saja pamer ke teman teman saya. Saya tidak bisa tidur karena saya sangat kepikiran dengan alasan untuk teman teman saya, dan pada akhirnya saya menemukan alasan dan bilang ke teman teman saya kalau pacar saya baru liburan ke bandung untuk beberapa minggu ke depan.

Akhirnya teman saya pun percaya akan alasan saya. Selang beberapa minggu teman saya menagih lagi untuk syukuran. Kemudian saya dengan santai menjawab kalau kita suadah putus karena sang pacar online selingkuh tetapi saya baru ketahui kalau dia selingkuh. Kemudian teman saya berkata “sabar bro cewek di luar sana masih banyak dan mau menerimamu” saya Cuma senyum lega karena teman saya percaya semua alasan saya.

Dan dari situ ternyata mempunyai pacar online sangat tidak enak walaupun saat berangkat sekolah, saat UTS dan TAS dia selalu bilang “semangat sayangkuh” “hati hati sayang”. Di hati terasa nyaman dan menjadi semangat. Tetapi tidak ketika di dunia nyata semua terasa biasa dan tetap merasa sendiri karena semua itu hanyalah pacar di dunia maya.

1 tahun kemudian saya kembali menemukan pacar online baru saya di aplikasi bbm, suatu malam saya melihat kontak bbm saya dan menemukan bidadari online yang sangat cantik Diana namanya. Tidak berpikir panjang kemudian saya chating dia “malam?” tak lama kemudian dia menjawab “malam siapa ya” “emmh boleh kenalan nggak”. “boleh kok?” jawab sang bidadari online sambil memberikan emoticon senyum manisnya.. kemudian kami berkenalan dan saling bertanya.

Beberapa hari kemudian hubungan kami semakin erat dan baik, Ya kami saling bertukar fikiran, saling curhat, dan saling berbagi pengalaman. Bahkan tak jarang dia cerita tentang pacar realnya. Sampai akhirnya kami seperti pacaran, ya meski di dunia maya.

Selang beberapa hari kemudian ketika aku melihat recent update sepertinya Diana sedang marah dengan pacarnya di dunia nyata. Tak panjang lebar kemudian aku chat dia “ada apa din” “ehh gpp koK hehehe” jawabnya singkat ”nggak mungkin lah nggak papa tapi PM nya kayak gitu” jawabku lagi “ihh bener kok gpp, eh sudah dulu ya ini mau nganter kakak belanja di swalayan” jawabnya. “okelah ati ati ya”. Kemudian dia tidak menjawab chatku lagi.

Tidak lama kemudian dia chat aku “hai” “hai, loh katanya tadi mau anter kakak belanja udah selesai kah” balasku “udah kok hehe ni tadi habis ke swalayan belanja buat bekal kakakku besuk. Ehh btw aku boleh curhat ngga sama kamu” balas Diana. “boleh kok mau curhat tentang apa emangnya” balasku lagi. “tapi ini tentang pacarku lo… kamu nggak papa” balas Diana “nggapapa kok crita aja” balasku “eh emangnya kalau sayang sama pacar itu salahya? Terus kalau kita minta kabar dari orang yang kita sayang tuh salah juga ya? dan emang harus ya mentingin hobi dari pada orang yang mencintai apa adanya yang selalu ada untuknya. Semua itu harus melalui sakit hati dulu yah?”. Balas Diana (sambil memberi emoticon sedih) “lhah emang kenapa pacarmu… kamu nggak salah kok, emang dalam pacaran kan harus saling kasih kabar ngga boleh egois.. ehm kalau menurutku salah sih kalau terus mentingin hobi dari pada orang yang dia sayangi.” Balasku lagi “cowokku sekarang perhatiannya kurang, dan setiap aku hubungi selalu susah, katanya sih sibuk dengan hobinya. Tapi beberapa yang lalu aku mergoki dia lagi jalan sama cewek lain aku nggak kenal orangnya. Aku ingin putus” balasnya “loh kok segitu gampangnya kamu bilang pengen putus ke dia, coba dulu lah kamu bicara baik baik maunya apa siapa tau dia masih sayang sama kamu dan yang kamu lihat kemarin Cuma kesalah pahaman” balasku mencoba menasehatinya. “ehm tapi hati ini sudah terlalu sakit. Aku tidak mau kejadiannya yang lalu terlurang lagi kepadaku” balas Diana. “ya udah kalau itu memang keputusanmu aku sebagai teman Cuma bisa mendoakan hubungan kalian baik-baik aja” jawabku “mungkin aku juga akan membicarakannya dengan cowokku apa maunya… ehm btw makasih ya atas saranya” jawab Diana “iya sama sama, ehh udah dulu ya aku mau nganter temenku ke stasiun dulu” balasku “iya ati ati ya” jawab Diana.

Singkat cerita hubungan Diana dengan pacarnya akhirnya putus di tengah jalan dan ketika ku Tanya Diana tidak mau menceritakan apa yang terjadi dengan pacarnya, dan kita semakin akrab chatingan dan sering telepon.

Entah apa yang di pikirkan diana sehingga dia semakin sayang padaku padahal kita nggak pernah ketemu sebelumnya dan belum pernah sekalipun bertemu. Tetapi aku tidak ada rasa apa apa ketika dia memanggilku dengan panggilan “sayang” aku sontak terkejut dan bertanya apa maksudnya. Ternyata dia mulai sayang kepadaku ketika aku menasehatinya saat dia ada masalah dengan pacarnya. Tetapi aku mencoba menjelaskan bahwa kita belum pernah ketemu dan sebagainya tapi diana tetap ngotot bahwa dia mulai sayang kepadaku, akhirnya karena aku tidak mau membuat hatinya terluka aku mencoba mengikuti alur apa yang ada.

Dan selang 1 bulan aku menguji diana apakah dia serius sayang sama aku atau hanya sandiwara, aku mengganti display picture di bbm ku dengan cewek lain yang cantik dan menulis di PM (passenger message) “selamat sore bidadari cantiku” tak beberapa lama diana chating “bidadari cantik? kamu udah punya pacar? Kok kamu nggak pernah bilang, ternyata kamu Cuma mempermainkanku dengan cewek lain oke fine.” jawab diana dengan nada kesal, sakit hati. Dan benci. Lalu aku mencoba membalas chat dari diana “em anu sayang itu tadi kan aku main terus hp nya dipinjam temanku dia bajak bbm sayang. Dia chatingin semua orang juga… jangan marah yah?” “BOHONG!!! Selama ini aku mencintaimu dengan sepenuh hati walaupun kita belum pernah ketemu, tapi apa yang kamu berikan kepadaku? dan aku mencoba mencari waktu yang tepat untuk kita bertemu! ahhhhh udah lah hapus aja bbmku hapus aja nomorku aku udah nggak penting kan dan mulai sekarang jangan hubungi aku dulu!” jawab diana dengan kesal. Lalu kucoba menghubunginya tidak pernah diangkat bbm ku Cuma di R.

Dan kesimpulannya adalah aku sudah menyakiti orang lain yang sudah mencintai dengan tulus walaupun belum pernah bertemu sebelumnya dan membiarkan orang yang mencintaiku pergi begitu saja walaupun ini adalah pacar online atau dunia maya.

Cerpen Karangan: Adi

Cerpen Pacar Online merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kebahagiaan Sesaat

Oleh:
Sebulan ini rutinitasku begitu-begitu saja. Pergi sekolah, ikut pelatihan di ekstakulikuler PMR, dan malamnya begadang. Ya, inilah aku Nanda. Walaupun sesibuk dan secapek apapun kegiatan yang aku lakukan pada

Aku Sayang Kamu (Mengertilah)

Oleh:
Hari ini hari minggu, aku bangun agak siang, seperti biasa aku langsung meraih hpku, disana ada 1 pesan masuk dari ‘Raka’ *Pagi rahh, udah bangun belum?*.. “huuuuh” leguh ku

Cinta Pertama dan Terakhir

Oleh:
“Pergi jauh-jauh dari hidup gua!” jerit Chela. “Chela, gua itu gak pacaran lagi sama cewek laen kecuali lu!” “Udah, Rizky, gua udah tau Semuanya tentang lu! Lu cari cewek

Claudy And Shine

Oleh:
Dia adalah Violina Estian, banyak orang yang menginginkan hidupnya seperti kehidupan Violina, karena orangtua Violina adalah seorang wiraswasta yang sukses bahkan mereka mempunyai banyak cabang perusahaan di luar negeri.

Happy Birthday Zahwan

Oleh:
Seorang laki-laki sedang duduk santai bersama teman sebayanya di kafe tempat biasa mereka nongkrong. Mengenakan jaket berwarna merah, ditambah kaos oblong berwarna hijau di bagian dalam dengan lengan jaket

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

2 responses to “Pacar Online”

  1. dinbel says:

    Kerensssss, goodsss jobs deh untuk pengarang di tunggu ya, kisah selanjutnya.

  2. joker says:

    Wah kok rada” mirip nih crita.a sma gw.. :v btw keren crita.a, di tunggu krya slanju.a

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *