Penolakan Karena Status Sahabat

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 17 October 2020

Pagi yang sangat dingin dan pula hujan rintik nayla berlari untuk segera sampai ke sekolah, pada saat ia berlari dia hanya fokus pada sepatunya hingga nayla menabrak seseorang “BRUKK” nayla terdiam di lobby sekolah melihat orang yang tidak sengaja ia tabrak “eh maaf gue gak liat tadi maaf ya” nayla mengulurkan tangannya berniat ingin menolong cowok itu tapi cowok itu malah melotot ke arah nayla dan menghiraukan uluran tangannya. Nayla yang awalnya tersenyum sekarang ia cemberut dan khawatir “apa maaf lo bilang maaf? Heran gue emang setiap cewek yang mau deket sama gue itu harus ya nabrak gue dulu terus ngedeketin gue. Heh seorang Rafa gak akan suka hal itu CAMKAN!” nayla heran “what? Mau ngedeketin cowok kaya lo? Heh gue barusan emang gak sengaja kok!” nayla pergi dan tidak mendengarkan ocehan Rafa, dalam hati nayla huh keep calm nay jangan bad mood masih pagi, ia memasang muka cantiknya dan tersenyum manis.

“Hai nay lo tau gak barusan gue liat kalo besok kita ada acara seni atau nyanyi per kelas gitu deh kayanya lo harus siap-siap lagi buat nyanyi ngewakilin kelas nay” “nyanyi? gak salah tuh sil? Kok ngedadak sih jadi hari ini gue” belum sempat selesai ngobrol sama silla, nayla malah ngelirik ke belakang silla dengan cemberut “helooow nay lo ngeliat apa sih sampe segitunya” silla mengikuti kemana arah tatapan nayla “emm gue ngerti lo pasti liat Deon ya? Udah nay mungkin dia mencoba ngelupain lo btw lo pernah pacaran sama deon ya kan kalian deket banget lagian satu sekolahan mulu hehe” nayla kesal melihat Deon dengan cewek lain “pantesan aja ya sil gue tadi ribut sama cowok gesrek dia malah gak peduli sama gue! Udah ah males gue yuk ke kelas”. Nayla berpapasan dengan deon ketika ia berjalan menuju kelas, mereka saling bertatapan.
Deon dia adalah teman dekatnya nay dia tahu segala sesuatu tentang nay dia juga menyimpan perasaan terhadap nay tapi setelah ia mengungkapkan semua itu kepada nay, nay memilih berteman dengan deon.

Bel istirahat pun berbunyi, Rafa sedang menunggu seseorang di depan pintu kelasnya nay “ngapain dia di depan kelas kita sil?” silla melihat ke arah pintu “ohmyangod Rafa nay Rafa makin cool aja ya nay” silla tersenyum manja sedangkan nayla nyengir ke arah silla “terserah lo sil! Heh lo ngapain di depan kelas gue?” “gue mau ngajak lo ke kantin sekarang” belum sempat nanya dia keburu ditarik.

Keesokan hari di lapangan sekolah udah banyak siswa dan Deon gak sengaja nabrak nayla karena sedang bercanda bersama temannya “aww!” “eh nay sorry” deon menghiraukan nay yang kesakitan nay pun kesal “ayo bangun gue tau lo kesel kan?” Rafa mengulurkan tangannya dan nayla merespon uluran tangannya.
“Gue heran sama Deon tumben banget dia gak peduli sama lo nay” “kok lo tau nama gue?” “siapa sih yang gak tau sama cewek yang terkenal lengket banget sama deon” nay tersenyum malu tapi ada yang menabrak nay sampai nay berada dipelukan Rafa mereka bertatapan beberapa detik “eh sorry, kenapa sih hari ini pada nyebelin” dalam hati nay berkata ya tuhan gak salah nih jantung gue sambil memegang kearah jantungnya “kenapa? Jantung lo bunyi tuh haha” nay tersenyum malu “apaan sih”.

Acara sekolah dimulai bernyanyi dari kelas 10-11 telah selesai sekarang giliran couple sing antar kelas 12 dan dikocok nama oleh Deon selaku ketua osis “oke perwakilan couple pertama adalah nayla dan Rafa” nayla kaget kenapa dia yang duluan tampil.

Disaat nay berjalan menuju panggung tiba-tiba tangan nayla ada yang pegang erat semua mata yang berada di lapang tertuju pada genggaman tangan Rafa sambil bersorak dan deon membalikan muka untuk tidak melihat itu “sakit nay sakit” ucapan deon ketika membalikan muka.

Rafa dan nayla telah selesai menyanyikan lagu couplenya, mereka pun turun dengan tepuk tangan yang meriah banget oh “my god so sweet banget gue kapan ya kaya gitu blablabla” beberapa orang berteriak seperti itu. Nay masih belum percaya dengan semuanya yang terjadi ia menatap rafa yang masih menggenggam tangannya “enak ya tangan gue sampe lo gak mau lepas dan natap gue terus” “ih apa sih lo nya aja yang nyaman sama tangan gue” Rafa melirik ke arah wajah nay, nay kembali degdegan “raf apa sih ada sesuatu ya dimuka gue” “I love you nay, gue gak mau lo nolak gue sama kaya lo nolak deon sekarang status gue bukan sahabat lo jadi gue mohon gue nyaman sama lo nay” “really? I don’t belive you fa” “please nay yes or no?” “udah lah nay terima aja lagian lo kan masih sendiri” teriak selli “emm yes i want you rafa love you” deon melirik kearah nayla dan begitupun nay hanya bisa berkata maafin gue deon gue harus nyakitin lo. Gue gak milih lo karena gue gak mungkin pacaran sama orang yang bener-bener buat gue nyaman selama beberapa tahun, gue selalu ngedoain lo deon bye my deon.

Cerpen Karangan: Ade
Blog / Facebook: Ade nurhayati

Cerpen Penolakan Karena Status Sahabat merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Penumpang Angkot Sialan

Oleh:
Hai Gas, eh maksudnya Guys. Hehehe ketahuan nih kalo bahasa inggrisnya jelek. GUBRAKK… kenalin nama Gue Edo panjangnya “Edo Suparno”. Hahaha (jangan diketawain dong) gue juga binggung and heran

Bukan Sekedar Cinta

Oleh:
Apa definisi cinta menurut kalian? kalau gue sih seperti ini, Cinta mengajarkan aku betapa indahnya arti sebuah kebersamaan. Cinta mengajarkan aku apa arti sebuah perjuangan. Cinta memberikan aku kesempatan

When The Rain Meet The Wind (Part 2)

Oleh:
Seminggu sudah berlalu. Windu terlihat menghindari Raina. Bahkan tempat duduknya yang biasanya di dekat Raina telah pindah ke bangku kosong di depan. Windu masih marah soal presentasi itu? Ya

Secret Admirer

Oleh:
Mengagumimu adalah sebuah anugerah indah yang diberikan tuhan padaku, lewat dirimu aku mengerti arti indahnya cinta, lewat dirimu pula kujajaki selangkah demi selangkah jalan yang berbatu.. Tajam dan menusuk.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *