Penyesalan Cinta

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Nasihat
Lolos moderasi pada: 12 October 2016

“Esti, kamu harus move on dan kembali seperti Esti yang dulu” pinta Rina. “Gak mungkin bisa Rin, aku dan Alan itu sudah pacaran selama 5 tahun dan dia mengkhianati aku seperti itu lagi” kata Esti. “Memang aku yang minta putus tapi aku juga sedih pisah dengan Alan” sambung Esti sambil nangis. “Sabar yah Esti, aku disini selalu ada buat kamu” kata Rina menenangkan.
Hal serupa juga dialami oleh Alan. Dia sangan menyesal telah kehilangan Esti, pacarnya itu. Hal itu karena perbuatan Alan sendiri. Alan sangat menyesal dan tidak ingin hubungannya berakhir.

Lima tahun yang lalu, awal pertemuan Alan dan Esti. Saat mereka mengikuti MOS di SMA Bakti. Mereka berdua sudah tertarik sejak awal bertemu. Esti selalu berpenampilan berbeda dengan kebanyakan murid di SMA Bakti tersebut. Esti memakai jilbab, yang menutupi rambutnya. Esti juga menggunakan kacamata minus, yang menambah kecantikannya. Sedangkan Alan sebaliknya. Alan adalah cowok playboy dan selalu membuat onar di sekolah itu. Hal positif dari Alan adalah dia siswa yang pintar dan selalu mendapat ranking di kelasnya, dan nilainya selalu diatas rata-rata kelas.
Esti memiliki sahabat bernama Rina. Mereka bersahabat sejak mereka duduk di kelas 2. Esti sudah mengerti segala apapun tentang Rina, begitu pula sebaliknya.

Awal mula hubungan Esti dan Alan terjalin ketika mereka terpilih sebagai ketua OSIS dan wakil ketua OSIS. Kegiatan OSIS itu membuat mereka sering bertemu dan bekerja sama. Cinta bisa hadir karena terbiasa, itulah ungkapan yang cocok untuk mereka berdua.
Esti dan Alan terbiasa bertemu, akhirnya mereka menjalin hubungan spesial. Hubungan mereka berjalan lancar dan sangat indah. Tetapi di tahun ke-2 mereka berpacaran, Alan mulai tidak setia dengan Esti. Alan diam-diam menjalin hubungan dengan adik kelas. Lambat laun, Esti melihat kejadian itu. Alan dan adik kelas itu berada di restoran fast food dan sedang begandengan tangan saat mengantri.

Keesokkan harinya Esti minta penjelasan kepada Alan, tetapi Alan selalu berbohong. Akhirnya Esti meminta putus kepada Alan, lalu Alan berusaha menjelaskan dan Esti akhirnya memaafkan dan tidak jadi meminta putus.
Ternyata kejadian itu terjadi berulang-ulang kali dan Esti selalu memaafkan Alan. Lalu yang menjadi puncak emosi Esti terjadi ketika lulus dan memasuki perguruan tinggi yang sama. Alan dan Esti masih berpacaran, tetapi Alan mengulangi perbuatan itu lagi. Esti tidak bisa memaafkan Alan kali ini. Esti meminta putus kepada Alan karena dia sudah lelah menjalani hubungan yang terus-menerus dikhianati seperti ini. Esti tidak mau memaafkan Alan. Meskipun Esti masih sangat cinta dan sangat menyesal telah meminta putus, tetapi dia juga merasa lega dengan keputusan yang sudah diambilnya. Hal itu didukung oleh Rina, sahabatnya.

Hikmah yang bisa diambil adalah sayangi pasangan kalian apa adanya dan jangan pernah menyakiti hati orang yang kalian sayangi.

Cerpen Karangan: Sunshine

Cerpen Penyesalan Cinta merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Pengganti Papa

Oleh:
“Pa, kenapa papa ninggalin Ariqa secepat ini Pa? Ariqa sayang banget sama papa” Aku hanya bisa menangis sambil memandang makam papaku. Kini aku hanya tinggal bersama mamaku yang sedari

Dua Sisi Segala Hal

Oleh:
Namanya Kia, bibirnya merah muda dan mulutnya yang beraroma v*dka menyemburkan kalimat-kalimat yang tak ku mengerti. “Adam.” Tahukah engkau, bahwa laki-laki selalu berakhir di suatu tempat yang sama? Entah

Cintaku Setahun Jagung

Oleh:
__ AWAL KISAH INI BERMULA __ Tiga tahun lalu, hmm.. Sudah tiga tahun semenjak itu. Yah, tiga tahun lalu dia selalu mengisi hari-hari ku. Kebanyakan orang mengatakan fase itu

Penjual Koran Yang Malang

Oleh:
Siang itu, pada waktu pulang sekolah, cuaca sangat panas menyengat. Aku melangkah menuju gerbang sekolah. Ku lihat seseorang sedang membawa lembaran-lembaran koran. Sebelah kakinya juga pincang. Bajunya lusuh. Aku

Cukup Luka itu yang Terakhir

Oleh:
Kadang , kita selalu mempercayakan diri sepenuh nya kepada sahabat , karena sahabat itu , adalah tempat dimana kita mengalami susah , kita berlindung kepada sahabat di pelukan ia

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *