Perasaan yang Sama

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 14 April 2015

“vinaaa!!!” teriakku
“eh kakak nai, berisik tauuu masih pagi teriak teriak!, ada apa kak?” ucap anak yang masih berusia 10 tahun itu, ya dia vina, dia bukan adikku tapi aku selalu dekat denganya bahkan lebih dekat dari adik kandungku sendiri
“anterin kakak yuk ke dek faris pengen main” seruku
“ya udah ayo deh” jawab vina, kami pun pergi ke rumah faris yang tak jauh dari komplek rumahku, lebih tepatnya belakang komplekku.

Saat sampai disana ternyata faris sedang bermain bersama lisma dan gibran kakaknya di rumah rizky tentunya teman lisma dan gibran, “ekamum, lisma pagi pagi udah doyan aja main sama gibra” ucapku sengaja menggoda lisma, dia memang suka dengan gibra
“apaan sih kak!” Marah lisma dengan malu malu
“ye ima malu malu kucing, hahaha” teriak vina, tanpa disuruh masuk aku langsung masuk ke dalam rumah rizky
“siapa yang suruh masuk?” Tanya rizky dengan nada sinis
“oo gak boleh masuk okey deh” jawab ku hendak pergi
“eh, kak kan rizky cuma bercanda” jawab rizki, aku lalu duduk di samping lisma, tak lama lewat 2 laki laki menggunakan ninja berwarna merah memasuki rumah faris, rizki lalu berbicara kepadaku “kak, liat tuh cowok itu” serunya
“kak bayu?” Tanyaku
“bukan! sebelahnya yang pake kacamata” ujarnya
“yups. terus?” Tanyaku
“ganteng ya?, kakak suka ya, udah ngaku aja nanti rizki salamin” jawab rizki
“iya ganteng kan dia cowok!, suka?, baru pertama liat masa langsung suka sih” jawabku simple.
“Eh dasar kakak, kan ceritanya rizky yang ganteng ini mau membantu kakak huh” ucap rizky ke pedean, aku lalu menjulurkan lidahku ke arah rizky
“kepedean loe ky” jawabku, seketika aku mendengar sebuah alunan musik gitar yang sangat indah didengar aku lalu melirik ke arah kiriku tak jauh kulihat laki laki yang berkacamata itu bermain gitar dan entah mengapa hatiku jadi berdebar saat mendengarkan ia bernyanyi

Sebulan kemudian aku tidak pernah melihatnya lagi, lalu aku memberanikan diriku bertanya kepada kak bayu “kak, aku. Mau nanya namanya kakak yang pake kacamata itu siapa?” Tanyaku gugup
“oh, namanya rian, kamu suka ya cie.. cie..” Jawab kak bayu
“ye cuma ngefans” jawabku sedikit membentak
“hahaha iya woles aja nai” jawab kak bayu
“kak, emang kak rian kelas berapa?” Tanyaku
“kelas 3 smp” jawab kak bayu
“hahhh!!! Kelas 3 smp? Gak salah tinggi gitu kayak tiang listrik masih kelas 3 smp? Pernah gak naik kelas?, aku kira anak sma” ujarku penuh kebingungan
“kelas 3 smp, beda setahun kan kelasnya sama kamu, heh gak setinggi itu juga kali, iya bener dia kelas 3 smp, enggak dia cuma kebanyakan tknya gak tau tuh berapa kali” jawab kak bayu
“oooo” aku hanya ber-o saja “makasih infonya” aku lalu pergi, dan segera membuka facebook, dan sebuah ide terlintas begitu saja di kepalaku “wait, kalo kak bayu sodaraan sama kak rian berarti berteman dong di fb” ujarku segera membuka fb kak bayu dan membuka teman dan ku temukan fb kak rian, tanpa menunggu lama aku membuka fb itu dan melihat foto profilnya “hah, gak salah ni, ini orangnya” langsung saja aku add dan tak lupa memngirim inbox “kak konfirm”

Keesokan harinya aku mendapat sms. Entah dari siapa yang berisikan “hy” aku hanya membalas “maaf ini siapa” tak lama sebuah pesan singkat dari orang tersebut masuk dan ku baca “riasyah” jawabnya “maaf aku gak kenal sama kamu” balasku, setelah mengirim pesan tersebut aku lalu mengirim lagi sebuah pesan singkat “maaf tanya lagi dapet no aku dari mana?” Tanyaku, “ini yang di fb” pesan singkat yang kubaca tadi membuatku terkejut “memang nama fb kamu apa?” Tanyaku “riansyah *********” jawabnya melalui sms “hah, kak. Rian!!” Jawabku dengan terkejut “iya” jawabnya singkat, aku tak percaya orang yang aku cinta mengirim sebuah pesan singkat kepadaku.

Dari situ aku selalu meng-sms dan menelphone ka rian sampai suatu saat kak rian bertanya kepadaku “kamu kok telphone aku terus?” Tanyanya
“oh gak boleh ya udah deh aku tutup” ucapku dengan nada datar
“eh, jangan kan bercanda” jawabnya
“hemm” ucap ku
“emm, kamu suka ya sama aku?” Tanya kak rian
“cuma ngefans” jawabku dengan tenang namun hati ku berteriak “aku bukan ngefans dan sekedar suka tapi aku cinta kak sama kakak”
“yah padahal kalo kamu punya rasa lebih sama aku, aku bakal ngedeketin kamu dan akhirnya mentok deh” ucap kak rian
“hah maksud kakak?” Tanyaku
“jujur aja kamu suka gak sma aku?” Tanyanya
“iya aku jujur aku suka sama kakak” jawabku
“suka doang?”
“Huft, aku suka aku sayang aku cinta sama kakak” jawabku
“jujur ya sebenarnya aku suka sama kamu” ujarnya
“cuma suka?” Tanyaku
“emm, aku sayang sama kamu” kali ini kata kata itu membuat hatiku semakin bergetar
“terus?” Tanyaku
“kamu mau gak jadi pacar aku?” Ucap kak rian
“emm, iya kak aku mau” jawabku tanpa berpikir panjang lebar
“love you nai”
“love you too kak rian”
Dan akhirnya kami resmi berpacaran mulai saat ini.

Cerpen Karangan: Naisha Putriyana
Facebook: Naisha Putriyana
Menulis bukan sekedar hobi tapi sebuah cita cita ^.^

Cerpen Perasaan yang Sama merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Anugerah Terindah Yang Pernah Kumiliki

Oleh:
Namaku Raina. Aku baru menduduki bangku SMa di sebuah sekolah yang terbilang favorit. Aku termasuk orang yang sederhana dan pendiam. Ya, begitulah yang kebanyakan teman-temanku bilang mengenai diriku. Saat

Och!

Oleh:
“Din, gue mau ngomong sesuatu sama lo! Tapi lo jangan marah ya, pliss” Ucap Sarah. “apa sih Sar? Kayanya serius banget nih. Hahah selow aje” jawab Dina. “gue cemburu

Elang Di Hari Senin

Oleh:
Senin adalah hari dimana banyak orang merasa enggan untuk beraktivitas setelah terlena menikmati weekend. Tapi bagiku, Senin adalah hari yang sangat ku tunggu. Aku selalu bahagia ketika hari Senin

Emil

Oleh:
“Los, Carlos!” Remaja mediterania itu menolehkan kepala, mendapati sobatnya berjalan terburu-buru menghampirinya, “Ada apa, Wil?” “Bantu aku nembak adik kelas, Los,” jawaban yang amat polos diberikan. Carlos menepuk dahi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *