Perasaan Yang Terpendam

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Galau, Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 4 June 2013

Waktu itu tepatnya saat masa orientasi SMA aku mengenalmu. Namun aku tak tau kapan rasa ini ada sebab aku tak pernah menyadarinya. Sejak saat perkenalan itu pula ternyata aku dan dia satu kelas saat itulah aku semakin dekat dengan dia. Bercanda bareng ngerjain tugas bareng saling tukar pikiran satu sama lain. Hingga akhirnya aku merasakan sesuatu hal yang nampaknya perasaan ini lebih dari seorang teman. Tiap waktu aku selalu terbayang bayang wajahnya senyumannya kata kata motivasinya.

Suatu ketika dia tidak masuk sekolah aku merasa kesepian aku juga takut jika harus kehilangannya. Saat dia di dekatku rasanya jantung ini berdegup kencang aku merasa malu dan jadi salah tingkah tapi kalau dia jauh aku merasa galau banget. Aku bingung perasaan ini dinamakan apa. Aku bimbang dan ragu ini perasaan hanya sekedar ngefens atau cinta. Sahabatku bilang kalau ini cinta.

Saat itulah aku berusaha perhatian sama dia curi curi pandang memberikan dukungan saat dia main futsal. Aku dan dia semakin dekat. Aku slalu memikirkanya dan berharap dia juga memikirkanku. Aku berharap banget kalau aku bisa jadi tulang rusuknya. Jlebb… ketika aku pinjam hp nya ternyata dia sudah punya kekasih. Berakhirlah sudah harapan ini airmataku tak lagi mampu aku bendung. HP langsung aku kembalikan tanpa rasa berdosa aku bersikap cuek terhadapnya.

Aku hanyalah seorang wanita yang terlalu takut mengungkapkan perasaan ini, aku hanya mampu memendamnya saja. Akhirnya aku tersadar aku terlalu egois, ini bukan salah dia tapi salahku yang telah mencintainya. Dari sinilah aku belajar berfikir lebih dewasa bahwa cinta itu tak harus diungkapkan yang penting pembuktiannya. Aku yakin kalau jodoh tidak akan kemana kok.

Cerpen Karangan: Kristin Kartika
Facebook: Kristyn kartika

Cerpen Perasaan Yang Terpendam merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Wacht Op Mij, Holland

Oleh:
Terakhir kalinya Edo merasakan kehangatan itu sudah lama sekali, ia pun mungkin sudah lupa dengan wajah ayahnya yang terakhir kali ia lihat saat ia kelas 3 SD sebelum Ayah,

Hari Yang Kelam

Oleh:
Pagi ini, aku sudah sibuk dengan segala perlengkapan berkemahku. Semua perlengkapan itu kusatukan dalam tas ransel hitamku. Ya, hari ini, aku dan teman-teman seangkatanku akan mengikuti kegiatan out door

Sempat Bicara

Oleh:
Hallo, Bandung hujan lagi, siang-siang. Macet dimana-mana, pengemis di jalanan makin banyak, air got membludak, sampahnya keluar kemana-mana. Entah kenapa saya suka memperhatikan semuanya dari dalam mobil. Di luar,

Lari Dari Vila

Oleh:
Liburan tengah semester telah dimulai. Sma Esok cerah mengadakan rekreasi bersama menginap di sebuah villa di luar kota. Namun dari siswa yang ada hanya 50 orang yang mendaftarkan diri.

November

Oleh:
Dimas hanya bisa terdiam, pandangannya lurus ke depan dengan tatapan yang kosong. Pikirannya melayang entah ke mana. Ia teringat akan kejadian dua tahun yang lalu, dimana masa-masa indah itu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *