Permusuhan Itu Terulang Kembali

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Cinta Segitiga, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 3 May 2013

Anjani terdiam. Termangu menatap sahabatnya Mulyani yang sudah meninggalkanya. Tiba-tiba air mata Anjani menetes. Tiba-tiba ia teringat oleh masa lalunya ketika dia bermusuhan dengan Mulyani karena suatu hal lagi-lagi karena cinta. Bisa di bilang cinta itu membutakan.

Anjani pulang ke rumah ia segera menyiapkan air panas untuk mandi lalu setelah air panas itu mendidih lalu menuangkannya ke bak mandi ia ingin berendam di bak mandi. Teringat kenangan 5 tahun lalu ketika Anjani belum menikah. Ia sangat bersahabat dengan Mulyani kemana-mana selau berdua. Mulai dari makan, jalan, berlibur dan kadang mereka saling menginap entah itu Mulyani menginap di rumah Anjani atau malah sebaliknya mereka bagai saudara sendiri.

Persahabatan itu mulai retak ketika hadirnya seorang pria bernama Leo. Leo merupakan rekan kerja di kantor, ya Anjani dan Mulyani adalah teman satu kantor. Anjani ingat betul ketika dia kehilangan pekerjaan dia meminta bantuan kepada Mulyani dan Mulyani memasukan dia kekantornya dan Anjani melamar kerja di kantor Mulyani dan mereka menjadi teman satu kerja. Tiba-tiba Anjani teringat oleh Leo. Leo merupakan kekasih Mulyani bahkan mereka berencana ingin menikah. Namun di tengah hangatnya cinta Leo berkenalan dengan Anjani tentu Anjani tau bahwa Leo adalah kekasih hati Mulyani pada awalnya Anjani sama sekali tidak mencintai Leo namun entah mengapa ia menjadi sangat mencintai Leo kalaupun tau bahwa Leo adalah milik sahabatnya. Anjani ingat betul di saat benih-benih cinta mulai tumbuh di antara mereka.
“Anjani kita kan sudah lama berteman dan selama ini Mulyani juga oke oke aja tu” Leo memulai pembicaraan ketika sedang jam makan siang.
“Kamu kok ngomong gitu emang ada apa?” tanya Anjani
“Aku suka sama kamu aku nyaman berteman denganmu aku merasa kamu jauh lebih baik dari Mulyani selama ini Mulyani lumayan tempramental aku kurang begitu menyukainya” Leo tampak bersungguh-sungguh.
Anjani terdiam Anjani mengakui bahwa Mulyani adalah sosok judes dan lumayan tempramental. Ia berpikir keras namun entah mengapa hatinya luluh dengan Leo.
“Selama aku bersama Mulyani aku tidak merasakan cinta mungkin bersamamu aku merasakan cinta” ungkap Leo kembali
Anjani memang belum memiliki kekasih. Ia juga ingin merasakan hangatnya cinta, ia sudah bosan mendengar cerita teman-teman lamanya yang sudah bahagia dengan pernikahan dan memiliki anak.
“Baiklah aku akan menerima cintamu” jawab Anjani terbata
“Sungguh?” jelas sekali Leo tampak berbinar
Anjani mengangguk ia ingin memiliki kekasih.

Akhirnya tanpa sepengetahuan Mulyani mereka menjalin hubungan cinta. Oh begitu menyenangkan Leo juga begitu perhatian.
Anjani ingat betul ketika ada kasak kusuk tentang kedekatan Anjani dan Leo.
“Mulyani hati-hati sebaiknya sama temenmu itu kayaknya dia pacaran deh sama Leo” ujar salah seorang rekan kerja.
“Iya karena mereka sepertinya dekat sekali lebih dekat dan terlalu dekat ketimbang beberapa waktu lalu” ujar rekan yang lain
“Ah rasanya tidak mungkin Anjani kan sahabat saya sejak dulu dia terkenal lembut hati” tanggap Mulyani polos dengan wajah yang kurang bersahabat
“Ah mbak jangan mudah percaya bisa jadi segalanya berubah aku liat Leo sering mencuri waktu bersama Anjani sewaktu jam istirahat” ujar rekan kerja itu lagi
Apa benar apa yang dikatakan mereka? Mulyani bertanya-tanya dalam hati ya memang diakui Leo sudah berubah sikapnya tidak sehangat dulu lagi. Tiba-tiba rasa curiga itu mulai muncul.

Anjani dan Leo sedang di mabuk asmara. Anjani ingat betul ketika Leo meminta menikah.
“Anjani kita sudah lama berpacaran mengapa tak sebaiknya kita menikah?”Leo sepertinya sangat serius.
“Bukankah kau akan menikah dengan Mulyani?” Anjani berbalik tanya
“Tidak berubah pikiran aku lebih mencintaimu” jawab Leo mantap
“Tapi rekan-rekan kantor sudah mulai kasak kusuk dan Mulyani sudah curiga” ujar Anjani.
Apa daya Mulyani memergoki mereka ketika mereka sedang berciuman mereka bertemu di apartemen Leo.
“Aku dengar kalian akan menikah apa maksud kalian!” bentak Mulyani
“Aku memang mencintai Anjani!” Leo berterus terang apa lagi yang mau ditutupi?.
“Kenapa?” bentak Mulyani kesal
“Anjani jauh lebih baik dari kamu Anjani sangat hangat aku mencintainya!” ujar Leo.
plak! tamparan mendarat tepat di pipi Leo.
“Kamu juga Anjani kurang baik apa aku sama kamu Anjani kamu sengaja jelek-jelekan aku di depan Leo. Dasar perawan tua kalau mau cari pacar tak usah merebut pacarku kamu sengaja kan menggoda kekasihku dasar laknat aku benci padamu aku menyesal selama ini telah membantumu” Jambakan mendarat menuju rambut Anjani.
“Maafkan aku Mulyani aku tidak bermaksud menjelekanmu aku..” belum selesai Anjani berbicara Mulyani sudah memotongnya.
“Tidak bermaksud apanya?” Kamu jelas-jelas udah merebut pacarku aku liat kalian berdua sedang berciuman dan mulai saat ini aku tidak akan menjadi sahabatmu lagi” ujar Mulyani sembari pergi berlalu. Leo pergi. Anjani termangu lalu menangis menyesal.

Semenjak peristiwa itu dia menjadi sangat bermusuhan. Mulyani sering memojokan Anjani dengan kata yang menyakitkan. Leo? Lelaki itu sudah menghilang entah kemana semenjak peristiwa itu. Anjani mengundurkan diri tak sudi mencari uang sembari di hina-hina. Dan mereka tidak pernah bertemu lagi. Di tengah kemurunganya Anjani ingat betul ia bertemu dengan pria kaya bernama Hartono dan mereka saling menjalin cinta. Hidup Anjani lebih bewarna sekarang karena Hartono adalah laki-laki yang baik dan akhirnya mereka menikah. Anjani ingat betul di saat hangatnya cinta bersama Hartono. Hartono meninggal karena kecelakaan. Anjani kesepian karena dia belum memiliki anak sampai saat ini. Anjani ingat betul ia tak sengaja bertemu kembali dengan Mulyani di sebuah restoran mereka pun berdamai. Lagi-lagi karena cinta.
“Hei Anjani nasibmu bagaimana” tanya Mulyani
“Nasibku kesepian sekarang aku baru saja di tinggal suamiku meninggal karena kecelakaan” jawab Anjani sekenanya saja.
“Jangan khawatir Anjani aku sekarang sudah memaafkanmu maafkan aku karena aku terlalu sering menghinamu” ujar Mulyani
“Aku yang salah karena sudah merebut Leo” jawab Anjani
“Sudah tak usah dipikirkan itu kan masa lalu sekarang aku belum menikah”
Akhirnya mereka kembali berdamai seperti dahulu.

Ada seorang pria bernama Tobi dia masih bujangan belum punya anak-istri. Tobi adalah pacar Mulyani yang baru lagi lagi Tobi terlena oleh Anjani. Tobi dan Anjani berpacaran. Anjani ingat betul bahwa Tobi tidak berkata jujur bahwa dia adalah kekasih Mulyani sementara Tobi tau bahwa Anjani adalah sahabat Mulyani. Lagi-lagi Mulyani mengetahuinya dan terjadlah pertengkaran besar seperti yang terjadi pada Leo. Kali ini Mulyani sudah tidak memaafkan Anjani walau Anjani sudah berkata bahwa ia sama sekali tidak tau bahwa Tobi adalah milik sahabatnya. Mulyani meninggalkanya. Sementara Tobi entahlah kemana lelaki itu pergi.
“Dasar lelaki penipu!” begitu kata Anjani di sela tangisnya di dalam bak mendi.
“Kemana kau sahabatku percuma aku berkata jujur kepadamu Tobi laki-laki penipu!” tangis Anjani.
Akhirnya Anjani memulai kehidupan baru tanpa Mulyani. Anjani harus rela berpisah dengan Mulyani. Anjani harus rela mengubur kenangan-kenangan indah bersama sahabatnnya.

Cerpen Karangan: Bonita

Cerpen Permusuhan Itu Terulang Kembali merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tak Harus

Oleh:
Ratusan buku tertata dengan rapi, begitupun dengan meja kursi yang sengaja dibuat untuk singgahan para pembaca. Terukir beberapa tulisan di dinding dinding yang membangun jiwa. Gadis itu masih terfokus

The Best Of Friends

Oleh:
Sahabat karibku dialah yang bernama aguswan. Dulu saya dan aguswan berteman dari SD. Saya (sandi) dan aguswan selalu bersama di SD selalu berdua; hobi kami berdua ialah bermain bola,

Yang Mengisi Kehidupan

Oleh:
Dingin malam ini menyelimuti indahnya bintang malam yang berhamburan di langit. Aku hanya terdiam di kursi depan rumahku sambil mengamati satu bintang yang paling terang bersinar di malam itu.

Karena Cinta

Oleh:
Akhirnya hari itu datang juga. Setelah berpacaran selama 3 tahun, Rendy kekasihku resmi melamar. Dan hari ini dia berencana mengajakku berkunjung ke rumah orangtuanya di Surabaya. Aku dan Rendy

Sisca oh Sisca…

Oleh:
Aryo tampak lemas. Barusan ditelepon sama pacar gelapnya Sisca. Siapa yang tak mau menyimpan Sisca? Tubuh aduhai dengan majah manis adalah salah satu alasan Aryo berhubungan dengan Sisca. Tapi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *