Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Kita

Menjadi seorang yang jutek dan cuek bukan sikap yang disengaja, hanya saja aku ingin menjadi seseorang yang pantang untuk berharap dan memberi harapan. Bukan karena enggan membuka hati namun enggan untuk menyakiti. Teman-temanku...

Jiwa Pramuka Yudi

Siang itu yudi sedang duduk di halaman sekolah. Fikiranya gelisah dan terlihat tampak kacau, tangannya memegang Hp dan sering-sering ia lihat, seperti sedang menunggu sms masuk. Penasaran, aku menghampirinya. “Yud.. kenapa...

Dia Mencintainya

Davis mencintainya… Dia sangat yakin dengan hal itu. Pemuda ini bahkan sudah melakukan banyak percobaan konyol hanya untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa itu benar-benar cinta yang ia rasakan saat ini dan membuatnya...

Sebuah Kata Untuk Riyanti

kenapa tidak ada yang tahu, apa yang terjadi pada diri wawan? Siang ini, matahari menunjukkan wujudnya bulat-bulat dan membuat sekujur tubuh wawan basah kuyup oleh keringat. Wawan tertunduk lemah melewati padang pasir yang...

Biola Callis

Sore ini begitu dingin. Tergengar gemuruh air hujan, juga tercium aroma khas debu yang basah. Saat itu juga, menetes darah dari jari telunjuk Callis yang tergores senar biolanya yang patah. Permainan biolanya-pun ia hentikan....

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Perpisahan Termanis

  1. Aisyah putri 20 July, 2013 at 2:48 pm | | Reply

    Boleh gx saya bikin cerpen di blog ini ??
    Tapi caranya kya mana ?

Leave a Reply