Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Jelantik

Bapak masih terduduk di atas dipan, wajahnya mendongak ke atas. Mencoba bertanya kepada para penghuni langit, sekedar mencari tahu dimana Jelantik berada. Sudah seharian bapak menjadi patung bernyawa disitu tanpa bicara....

Karena Tuhan Tak Sedang Bermain Dadu

Ruangan ini begitu pengap. Sirkulasi udara di sini sepertinya amat tak teratur. Tak ada celah bagi cahaya yang hendak masuk, kecuali jendela tua itu. Dan sayangnya, derikan jangkrik menandakan waktu sudah petang. Aku tak...

Rasa ini Bukan Kepalsuan

Pergi meninggalkan orang yang dicintai terkadang akan menjadi pilihan terbaik, ketimbang harus bersamanya tanpa ada rasa yang sama seperti diri sendiri yang mencintainya. Dan kalimat “cinta tak harus memiliki” memang...

One Day To Remember

Pintu ruang musik itu setengah terbuka, dari dalam terdengar sayup-sayup suara biola bernada indah dimainkan, namun beberapa kali berhenti sesaat dan kemudian dimainkan kembali. Kali ketiganya permainan biola itu berhenti,...

Cinta yang Tak Tersampaikan

Hari yang indah, kuterdiam sejenak di tepian pantai yang dingin, ombak yang bersahabat, dan tiupan angin laut yang dapat mengerti perasaanku. Namaku Stevany Vera Ardila Sari. Aku sering di sapa dengan nama Stevy. Aku sekolah...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Perpisahan Termanis

  1. Aisyah putri 20 July, 2013 at 2:48 pm | | Reply

    Boleh gx saya bikin cerpen di blog ini ??
    Tapi caranya kya mana ?

Leave a Reply