Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Krisan dan Bulan Sabit

Bulan tampak malu-malu. Hanya memperlihatkan separuh wujudnya untuk bumi bagian Semarang, kota kelahiranku. Sudah sejak sejam tadi sebenarnya aku ingin segera memandang langit Semarang, tapi baru bisa kesampaian setelah berhasil...

Cinta Ibarat Kupu-Kupu

Cinta ibarat kupu kupu, semakin dikejar semakin menghindar. Tapi, jika kau biarkan terbang maka ia akan menghampirimu. Begitulah cintaku ini tak menentu. Walaupun aku tak pernah mengejarnya namun dia tak juga datang padaku....

Pandangan Sedingin Es

Bruuk…! Aku terjatuh dari tempat tidur karena mimpi buruk dan akhirnya membangunkanku deh. “Haah… untung hanya mimpi!”. Sambil menghela nafas. Kulihat jam dinding menunjukan pukul 06.00, “Astaga, aku kesiangan!”....

Lupain Kamu Oh! Ga Bisa

Masuk ke masa dimana semua remaja mengerti cinta, bahagia, sakit, dan tentang dunia. Dimana aku juga merasakan seperti banyak orang rasakan, aku mulai menaruh hati dengan teman dari sepupu ku. Awal kisah ini tumbuh ketika...

Terlambat

“terlambat sudah semua kali ini, yang kuinginkan tak lagi sendiri, bila esok mentari sudah berganti, kesempatan itu terbuka kembali akan ku coba lagi” Gue, Tama Nugraha. Gue salah satu mahasiswa universitas swasta...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

One Response to Perpisahan Termanis

  1. Aisyah putri 20 July, 2013 at 2:48 pm | | Reply

    Boleh gx saya bikin cerpen di blog ini ??
    Tapi caranya kya mana ?

Leave a Reply