Perpisahan Yang Tak di Duga

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Cinta Sedih
Lolos moderasi pada: 18 May 2013

“Mengapa kita dipertemukan jika akhirnya kita harus dipisahkan?”
Benar kata orang bahwa bumi tidak pernah berhenti berputar. Begitu juga ini terjadi pada kehidupan kadang kita berada diatas dan kadang kita berada dibawah. Kadang kita merasakan kebahagiaan dan kadang kita merasakan kesedihan.

Rina dan yudi adalah sepasang kekasih, mereka sudah menjalin hubungan selama 6 bulan. Namun akhir-akhir ini hubungan
mereka tidak seperti dulu. Rina merasakan ada yang berbeda pada yudi. Rina mengajak yudi untuk bertemu malam hari di sebuah cafe.
“Yud, kamu kenapa akhir-akhir ini berubah?” Tanya rina
“maaf rin, aku merasa kita sudah tidak cocok, Aku ingin kita mengakhiri hubungan ini” jawab yudi tegas
“loh? Kenapa?” jawab rina sambil mengeluarkan air mata
“Maafkan aku rin” jawab yudi dengan tegas.
Lalu rina pun pergi meninggalkan yudi dengan rasa kecewa dan sedih.

HARI BERIKUTNYA
Pagi hari dita sahabat rina baru tiba di sekolah dan melihat rina sedang merenung di taman sekolah. Dita bingung apa yang terjadi pada sahabatnya rina. Dita pun langsung menghampiri rina,
“Rin, kamu kenapa? Kok kamu merenung” Tanya dita
“aku putus sama yudi dit” jawab rina dengan tersedu-sedu
“loh? Kenapa bisa putus rin?” Tanya dita dengan penasaran
“Yudi bilang bahwa kita sudah tidak cocok lagi” jawab rina
“sabar ya rin !” jawab dita sambil memegang tangan rina

Teng… Teng… Teng… Teng…
Bel pulang pun berbunyi, Rina langsung merapikan peralatan belajar dan bergegas untuk pulang. Saat pada perjalan pulang tidak sengaja rina menemui yudi sedang melamun sendirian. karena rina marah dengan yudi rina pun enggan untuk berbicara dengan yudi tapi dalam hatinya iya ingin sekali menanyakan “Yudi kenapa?”. Lalu rina melewati yudi dengan acuh nya.

3 hari kemudian
3 hari telah berlalu, namun rina masih belum bisa untuk melupakan yudi dan selama hari itu rina tidak pernah bertemu lagi dengan yudi. Pada malam hari *kring… kring… kring…* “Telpon rina pun berbunyi”, Rina mengambil handphone nya dan langsung mengangkat telpon dari dita
“Halo, ad…” Tiba-tiba bicara rina di potong oleh dita
“rin, kamu harus segera ke rumah sakit! itu si yudi ada di rumah sakit sedang mengalami masa kritis”
Rina pun kaget “hah? Kenapa bisa masuk rumah sakit? Bukankah yudi Selama ini sehat aja?” Tanya rina
“ayo kesini rin, kamu secepatnya harus datang ke rumah sakit.” Kata dita
“iya dit, aku segera ke sana” jawab rina

Sesampai di rumah sakit rina langsung menuju ke kamar yudi. Dia melihat dita dan keluarga yudi sedang menangis di depan kamar.
“bagaimana keadaan yudi dit? Loh? Kenapa kamu menangis?” Tanya rina penasaran
“rina, yudi sudah tidak ada” jawab dita sambil menangis dan memeluk rina
“Hah? Dia meninggal kenapa?” Tanya rina penasaran sambil meneteskan air mata
“dia menderita penyakit kanker otak sejak 5 bulan yang lalu, dan di vonis bahwa 5 bulan yang akan datang yudi akan meninggal” jawab dita dengan tersedu
“Hah? Kenapa dia tidak pernah menceritakan itu kepada ku?” Tanya rina
“aku tidak tau. Rin, sebelum yudi meninggal dia sempat menitipkan sebuah surat kepada ku untukmu. Ini suratnya” kata dita
Rina pun langsung bergegas membaca isi surat tersebut

“To : Rina
Rina, maaf sudah membuat kamu sedih. Rina, jujur sebenarnya aku sangat sayang dan cinta kepadamu dan tidak ingin berpisah dari mu. Namun, takdir berkata lain. 5 bulan yang lalu aku sudah dikatakan oleh dokter bahwa aku mengalami kanker otak yang parah dan divonis bahwa 5 bulan yang akan datang diperkiraan aku akan meninggal. Rina, jujur aku sangat sedih mendengar nya dan karena itulah aku ingin kita berpisah agar kamu tidak lebih kecewa dan lebih membuat mu sedih.
Dear : Yudi”

Air mata rina pun mulai membasahi wajah rina. Rina merasa sangat merasa sedih karena telah kehilangan seseorang yang sangat disayangi nya.

Cerpen Karangan: Rahmad Rosyid
Blog: www.tulisanuntukmuu.co.vu
nama saya Rahmad Rosyid, lahir pada tanggal 30 april 1997 . Nama twitter saya @RahmadRosyid . saya ingin sekali menjadi seorang penulis, comic .

Cerpen Perpisahan Yang Tak di Duga merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Nyata di Hatiku

Oleh:
“Stella…” Suara itu membangunkanku dari mimpiku yang begitu indah. Aku meregangkan tubuhku sejenak dan kulihat orang yang sedang memanggilku. Astaga betapa kagetnya aku setelah melihat orang yang ada di

My Love Story

Oleh:
“Mulai sekarang kau adalah milikku dan akan selalu menjadi milikku sampai maut memisahkan kita berdua.” — Namaku Belva Erly Christyna atau singkatnya Belva. Aku sekarang kuliah di UI, dan

Bunga Terakhir

Oleh:
Aku baskoro… salam kenal bagi pembaca semua. Setiap malam aku selalu mengingat sosok yang selalu memberiku perhatian kurang lebih seperti ibu sendiri. kenangan yang tiada habisnya bila dapat ku

I Hate You Because I Love You

Oleh:
Hari ini terulang lagi penebar pesona itu mulai menyebarkan tatapan mata indahnya lagi hatiku mulai berdetak tak karuan… “heeiii… Kenapa kamu melihatku begitu..?” tanya habibi mengagetkanku “tidak, aku hanya

Perantara

Oleh:
27 Desember 2016 “Ga mau ah. Kenapa sih kita harus pindah-pindah rumaaaaah terus?” Hahhhhh, aku menghembuskan nafas keras. Memang sudah menjadi kewajiban ayahku memenuhi tugas dari atasannya, jadi ini

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *