Predikat “Janda” atau “Single”

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Gokil, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 19 April 2013

Selesai baca Note nya si Tara tentang Gelar Janda Juniornya, gue jadi punya ide buat nulis. gue, Tara dan Fina, udah sahabatan sekitar 11 tahun. dari jaman SMP sampe sekarang, kelakuan kita masih sama. masihh aja kaya anak kecil. apalagi kalo udah bertiga, gak dirumah, di mall, di jalan, diangkot udah serasa milik kita bertiga deh pokoknya. kita bertiga ini single lho!!! ( Promosii dikit )

Kita punya julukan masing2 gue adalah Janda Senior, walaupun umur gue paling muda tapi gelar Janda Senior harus gue sandang. yaa karna udah 2 tahun ini gue SINGLE. eitttsss bukan karna gak laku, tapi emang karna ga ada yang mau. hahaha sama ajja! gak lah tu pilihan hidup gue. awalnya mungkin gue trauma, karna gue sempet pacaran ber tahun-tahun dari gue masih remaja sampe umur gue 20 tahun. tapi sayang hubungan ini harus kandas, karena orang ketiga. bukan dari pihak gue, tapi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, hehhe. Yaa… ini bukan untuk yang pertama kali dia selingkuhin gue tapi yang kesekian kali. Gue rasa selingkuh itu Hobby barunya dia selain nge-band.

Bukan itu aja sih yang bikin hubungan gue sama mantan gue end, gue juga udah capek jalanin hubungan backstreet. 5 tahun gue pacaran tapi keluarga gue masih aja gak suka sama dia. gak tau kenapa! tiap gue tanya, nyokap sama bokap gak pernah kasih jawaban yang pasti tentang ketidak setujunya mereka sama hubungan gue. Seminggu dari kandasnya hubungan gue, gue masih nangis–nangis karna sakiiiitttt hati gue. Tapii akhirnya gue bisa move on karena banyak sahabat gue yang menyadarkan kalo dia ga ada pantes-pantesnya gue tangisin. Sekarang hidup gue damai, apalagi semenjak kehadiran Hanif. Cowok yang bukan pacar gue, bukan temen baik juga. Tapi dia udah meluluhkan hati gue sejak pandangan pertama. Cukup memandangnya dari kejauhan atau dunia maya itu udah cukup membahagiakan buat gue.

Lanjuttt ke Janda Medium, Fina. Dia Single 1 tahun yang lalu, sama kaya gue putus di bulan Maret. Mungkin nasib dia lebih tragis dari gue. 21 tahun gak pernah pacaran. Tapi dia normal kok! buktinya dari jaman SMP dia suka sama cowok yang pendiem dan pintar. Terus pas SMA, dia juga suka sama cowok yang hampir setipe sama idolanya semasa SMP dulu. Nahh pas kuliah nii, dia mengincar salah satu cowok yang aktif di UKM Radio. Andre namanya, dia tinggi, gendut, dan pintar. Berhubung Fina juga ikut UKM Radio, makanya dia jadi gampang deketin ni cowok. Tanpa Fina sadar Andre juga suka sama Fina. Beruntung tuh si Andre bisa dapetin Fina, pikirku.

Hari–hari Fina mulai berubah, dia terlihat ceria dan setiap hari gue harus jadi buku diary nya Fina karna setiap pulang kuliah atau abis jalan sama Andre dia pasti laporan sama gue. Betapa iri nya gue waktu itu. Hiks hiks hiks. Tapiii.. beberapa bulan mereka jadian, Fina kehilangan kontak dengan Andre. Fina coba SMS, BBM ataupun Telepon, tidak ada jawaban yang diterimanya. Terakhir mereka bertemu, memang mereka sempat meributkan perbedaan keyakinan dan budaya mereka. Fina yang asli Jawa dan Andre yang berasal dari Batak. 3 minggu setelah kepergian Andre, akhirnya Fina menerima telepon darinya. Andre mangajak Fina ketemu di salah satu foodcourt dekat rumah Fina. Disana Andre memutuskan hubungannya dengan Fina. Lagi–lagi gue harus jadi buku diary nya, dan sekaligus tempat bersandarnya. Fina menangis hanya sebentar, gue pikir dia akan nangis kayak ujuan yang lagi turun hari ni.

1 minggu setelah Fina putus, Fina dapet kabar dari teman dekatnya di kampus kalo Andre punya pacar. Whatt! dia punya pacar? jadian sebelum putus pula dari Fina, darah gue langsung mendidih waktu denger itu. Gue paling benci dengan perselingkuhan, sok cakep banget ya cowok–cowok yang selingkuh itu. Yaa udahlah kita berdoa aja, semoga mereka yang suka selingkuh bisa ngerasain sakitnya kita2 yang diselingkuhin, ucap gue sekedar menghibur Fina.

Ini Janda Junior, Tara. Umur dia paling tua diantara gue dan Fina. Kalo soal pacar, beuhhh paling banyak koleksinya. Tapi gak pernah bertahan lama. Gue rasa pada gak kuat kasih makan ni anak, hehehe piss Tara. Waktu gue dan Fina putus, dia malah asik-asikan punya pacar. Hadehhh bikin kita senewen aja tu orang. Gue sama Fina coba bujuk dia buat putus di bulan maret juga tapi gak mempan, eh malah putus pas bulan April. Yaahh bukan Tara namanya kalo gak bisa gaet cowok lagi. Gak butuh waktu lama, sebulan setelah menyandang predikat Janda Junior, dia malah nelangkahin gue sama Fina buat dapet pacar.

Tar, lu gimana si kok udah punya pacar. Kan gue udah bilang kalo Lesha belom punya pacar, kita gak boleh pacaran dulu, ucap Fina. Si Tara Cuma ketawa–ketawa aja. Ya akhirnya gue sama Fina Cuma bisa terima nasib dan berdoa supaya Tara cepet kembali ke julukan Janda Juniornya. Tara pun menikmati kisah cintanya, putus.. cari mangsa lagi, putus carii lagi. Sampai akahirnya dia pacaran sama seorang pria dewasa, namanya Ridho. Sepertinya kali ini Tara bener–bener sayang sama Ridho. Dari mukanya yang gue liat di foto sih baik. Ya dugaan gue bener, Ridho emang baik. Buktinya setiap Ridho ngajak Tara hangout, tu cowok selalu ngajak temennya. Intinya Ridho gak mau kalo mereka jalan cuma berdua.

Namanya hubungan, pasti ada lika likunya, sebenernya awal pertengkaran mereka berawal dari si Tara siiih. Salah satu korban Tara menghubunginya, dan Tara sambut dengan baik. Niatnya Tara memang hanya menjalin hubungan baik, tapi si Ridho gak terima kalau Tara masih berhubungan dengan mantannya. Akhirnya Ridho membalasnya dengan cara yang sama, yaitu menjalin hubungan baik dengan mantannya. Karena Tara marah besar, Ridho pun memutuskan hubungannya dengan Tara di bulan maret.

Yeayyy… betapa senangnya hati gue dan Fina. Akhirnya si Tara menyandang Janda Junior. Sahabat macam apa kalian, orang gue lagi sedih malah lo berdua seneng–seneng, ucap Tara. Lahh kan gue udah bilang, suatu saat lo pasti akan bernasib sama dengan kita. Janda di bulan Maret, hahaha sindir gue. Hahh single lagi gue, dosaa apa gue ya Fin? tanya Tara. Yee.. pake nanya lagi lo, buanyak dosa lo Tar, balas Fina. Kenapa sih orang selalu panik kalo berpredikat single? emang ada yang salah sama si single? gak kan. Gue 2 tahun menyandang predikat itu gak masalah, malah seneng banget karena gue bebas mau kemana aja, sama siapa aja dan ngapain aja. Lagian kan ada lagunya Mba Oppie Andaresta yang i’m single i’m very happy. Single itu bukan aib tapi single itu pilihan. Pilihan yang tepat untuk hidup bebas. Kita bisa menikmati kehidupan kita, sebelum nantinya ada seorang pangeran yang akan melingkarkan cincin di jari manis kita dan mengucapkan janji suci pernikahan untuk saling mencintai dan menjaga hubungan sampai maut yang memisahkan.

Cerpen Karangan: Yulia Murniningsih
Facebook: yulia.murniningsih

Cerpen Predikat “Janda” atau “Single” merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Good Bye My Love

Oleh:
Awalnya aku bahagia, saat mendengar ungkapan perasaannya, bahwa dia sayang padaku… Tapi, saat kuingat bahwa dia adalah mantan temanku, aku jadi bingung, satu sisi aku tak mau menyakiti temanku,

Hujan Yang Sama

Oleh:
Suasana kantor mulai lengang. Beberapa karyawan telah meninggalkan ruang kerja mereka sekitar sejam yang lalu. Kembali pada keluarganya untuk sejenak melepas lelah seharian bekerja dan bersiap kembali ke rutinitas

Aku Rindu Kamu Sahabat

Oleh:
Aku Adinda, aku punya sahabat yang namanya Ami. Aku dan Ami bersahabat sudah sejak kelas 4 SD, tapi semenjak kelas 1 SMP aku dan dia semakin jauh. Kami jauh

Relationship Abuse

Oleh:
Noah menggebrak meja di antara dirinya dan Bella. Gadis berambut pendek itu meminum tehnya dengan tenang, tidak melompat sama sekali. Tidak puas dengan reaksi ini, Noah menyeret kedua tangannya

What’s Wrong With Me

Oleh:
“Pagi, Von,” sapa Farrel. “Lagi apa, sih? kayaknya fokus banget.” “gue lagi ngerjain makalah biologi, nih, harus dikumpulin hari ini. Ugh!” gerutu Ivone. “Oh, mau gue bantu? Kelas gue

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *