Prom In School Busn (Part 1)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 17 October 2012

“Mom, mom.. bisa kau antarkan aku ke sekolah?”. Mom sedang sibuk dengan rowney adikku yang masih berumur 1 tahun. Ia menumpahkan sereal yang berada didalam mangkuk berdiameter cukup besar.
“maaf laryn kali ini mom tidak bisa mengantarkanmu,mom masih sibuk dengan pekerjaan mom . Sebaiknya kau naik bis sekolah”.
Aku hanya menganggukan kepalaku dan berpamitan dengan mom.

Aku menunggu bis sekolah di depan rumahku sambil menendang batuan kerikil yang berada dekat dengan kakiku. “kenapa dad harus berkerja diluar kota? Mom pun sekarang selalu sibuk dengan pekerjaanya”. Desahku dalam hati.
Tidak lama kemudian bis sekolah pun datang dan berhenti disebrang rumahku. Aku berlari dan masuk ke dalam bis.
“ini baru ke 6 kalinya kau menaiki bis sekolah selama kau bersekolah di sekolah menengah pertama”. Aku hanya menaikan satu alisku pada supir bis sekolah. Menurutku dia pria yang sangat ramah.
Aku duduk di kursi paling belakang, karena aku tidak mau dikerjai lagi oleh anak anak lelaki senior yang sangat jahil.
Saat sedang melihat keluar jendela, bis berhenti dan segerombolan anak anak lelaki yang diantaranya berbadan besar namun beberapa bertubuh kecil masuk ke dalam bis dan memilih tempat duduk. Aku menghela nafas panjang karena mereka adalah senior.
Satu orang dari gerombolan anak anak itu menghampiriku. Dia bertubuh besar dengan muka garangnya ia menatapku dengan raut wajah yang sangat menakutkan.
“kau yang pernah ku kerjai?”. Aku hanya terus terdiam dan bersikap dingin walaupun aku tahu apa akibatnya.
“kau tuli!?”.
“bisakah kau tidak berteriak di telingaku?!!!!”. Aku membentak lelaki itu.
Sambil mengunyah permen karetnya lelaki itu pun meninggalkanku. Aku tidak tahu apa yang akan dilakukanya setelah ini.

Setelah beberapa menit, bis sekolahpun sampai di depan sekolahku dan syukurnya tidak terjadi apa apa pada diriku. Aku dapat bernafas dengan lega.
“LARYNNNN”. Dengan kerasnya teman ku memanggil dari koridor sekolah yang sangat ramai dengan anak anak yang mempunyai kesibukanya masing masing. Menjahli adik kelas, memarahi, atau sibuk merapihkan buku yang terjatuh dari loker, membaca buku ataupun terkadang aku melihat terdapat anak yang tertidur di dalam loker yang ruanganya sesak dan gelap.
“hey vres”. Aku berlari menuju temanku.
“kau akan masuk pelajaran komputer”.
“ya walaupun membosankan. Bagaimana dengan kau?”
“entahlah”.

Aku dan vres pun memasuakan buku buku ke dalam loker. Saat sedang memasukan buku buku ada seorang perempuan yang menabrak pintu lokerku dan dia berteriak. “Ini adalah bulan Prom Nite!!!” Puluhan anak anak di koridorpun hening termasuk beberapa kelompok anak yang sedang berlatih vokal grup disebelah bak sampah dekat dengan ruangan lab komputer.
“awww!”. Aku mengelus kepalaku yang terbentur pintu loker.
Beberapa anak menganggap itu adalah acara yang sangat menarik, tetapi menurut beberapa anak, itu adalah hal yang membosankan termasuk aku.
“Kau dengar apa yang dikatakanya tadi?”. Vres berbicara dideapan mukaku.
“ya aku dengar”.
“kau akan datang?”
“tidak, aku tidak akan datang”
“tapi..”
“itu adalah acara yang membosankan”
Aku hanya menggelengkan kepalaku.
“laryn, ayolah, kau adalah perempuan yang menarik siapa yang tidak mau denganmu. Kaupun masuk buku tahunan anak-anak berprestasi di sekolah kan? Kau terkenal Laryn”
“ya itu benar, tapi..”
“mengapa harus memakai tapi, kau hanya harus menjawab ya atau tidak”.
“aku tidak dapat meyakinkan itu”.

“hey kau laryn?”. Perempuan yang berteriak tadi, menghampiriku sambil membawa sepucuk kertas undangan yang dilapisi amplop berwarna merah muda untuk siswa perempuan dan biru langit untuk laki laki.
“ya aku, ada apa?”
“ini undangan untukmu. Kau harus datang ke acara ini, karena kau masuk kedalam buku tahunan dan kau termasuk panitia. Dan ini untukmu vres”.
“ya terimaksih”. Ucapku dan vres bersama.
“lihatlah kartu undanganmu berbeda denganku. Kau diberi hologram sedangkan aku tidak. Itu berarti kau sangat sangat di haruskan datang ke acara itu”.
Aku hanya tersenyum kecil dan pergi meninggalkan vres sambil membawa setumpuk buku di genggamanku.

“A..emm..aku..”. aku hanya terdiam sambil tertawa kecil melihat lelaki berkelakuan aneh yang berada tepat di depan meja makanku bersama vres, beverly, dan teman ku yang lainnya.
“laryn?”
“ya”
“kau mau menjadi pasangan ku saat prom nite nanti?”
“emhh.. aku bukanya ingin menolak tapi seprtinya aku tidak akan datang,maaf”.
Lelaki itupun pergi dengan raut muka yang sedih dan agak masam.
“dia tidak buruk menurutku”. Celetuk beverly sambil sedikit menekan pundaku.
“kau benar benar tidak mau datang?”.
“entahlah vres, aku benar benar bingung”.
“laryn, kau tahu ini masih tahun ajaran pertama. Jadi kita masih dapat bersantai santai”.
“ya aku tahu itu. Tapi..”.
Belum selesai pembicaranku,hilary memanggilku. Dia adalah orang yang tadi pagi memberitahu bahwa ada acara prom nite.
“laryn, ayo ikut denganku”. Hilary langsung menggandeng tanganku yang masih memegang sendok.
“ada apa?”
“kita akan mengadakan rapat”.
Aku dan hilary pun pergi menuju aula yang sangat besar. Aku melihat beberapa anak seperti anak yang sangat membosankan, terus membaca buku, terus merapihkan rambut, mengunyah permen karet dan masih banyak yang aneh.
“kami datang”. Hilary berteriak dan teriakannya menggaung di aula.
Semua anak pun terdiam dan semua duduk berkeliling dan menempati posisinya masing masing.
Terdapat sekitar 20 orang panitia disini. Dan aku melihat stu persatu wajah mereka. Semuanya aku kenali namun hanya 1 orang yang tidak aku kenali.

Rapat tidak begitu membosankan dan hanya mendapat hasil yang sedikit.
“bagaimana rapat tadi?”
“biasa saja”.
Vres hanya menganggukan kepalanya.

“laryn ayo bangun,mom mengantarkanmu sekarang”.
Aku bergegas dan langsung masuk ke dalam mobil mom tanpa sarapan pagi terlebih dahulu.
“hey rowney!kau terlihat semakin besar”. Aku mengelus kepala adikku. Dia sedang duduk di kursi belakang sambil memainkan mainan karet yang ia genggam sangat erat di tanganya.
“kau tidak sarapan sayang?”
“emhh..sudah,ya aku sudah sarapan”.
Mom hanya mengangguk namun sedikit melirikku dengan tatapan tidak percaya.
“bye mom”. Aku menutup pintu mobil dengan bantingan yang lumayan keras.
Rowney melambai kan tanganya dan berkata “bbbee”. Itu sangat tidak jelas namun aku tahu maksud perkataanya.
Aku menyimpan tas ku diloker dan membawa sebagian buku dan membawanya ke kelas.

“hey aku meminjam buku catatanmu kemarin. Maaf aku tidak bilang”.
“ya tidak apa”. Luna teman sekelasku langsung pergi dan menyimpan buku catatanku yang dipinjam olehnya kemarin di atas meja.
Karena bosan dikelas, aku berjalan- jalan mengelilingi sekolah.
Bisa dibilang sekolah menengah pertama adalah sekolah yang ditakutkan oleh siswa baru tingkat pertama. Menyedihakan jika mengingat saat posisiku berada disitu.
Dijahili, buku bukuku ditempelkan permen karet yang sudah dikunyah. ieeek itu hal yang sangat menjijikan.

Aku sampai dihalaman belakang sekolah. Udara lembab,dedauna basah,lantai becek namun udara disini sangat segar. Terdapat satu ring basket dan lapangan yang cukup kecil disini. Aku mengitari lapangan itu dan melihat keadaan sekitar.
Karena tidak hati hati aku terjatuh di semak semak. Samar samar aku melihat seekor anjing sedang bermain bola,namun tidak tahu dengan siapa. Anjingnya sangat menggenmaskan,berwarna coklat namun terdapat bulatan warna hitam di sekeliling mata sebelah kanannya.
Aku pun berdiri dan membersihkan tubuhku dari rontokan dedaunan yang menempel dirambut dan bajuku. Aku ingin sekali melihat anjing itu tapi bel sudah berbunyi dan aku bergegas lari menuju kelasku yang lumayan jauh dari sini.
Aku sampai dikelasku dengan nafas yang tidak beraturan, aku masuk kelas dan duduk di bangku ku.
“habis dari mana saja kau?”. Vres mencolek pundaku dari belakang dan berbicara berbisik karena kelas sudah dalam keadaan hening.
“emhh..tidak”.
“ada apa dengan sikut mu?”
Aku melihat sikut ku yang ternyata tergores dan berdarah.
“aahhh”. Aku baru merintih kesakitan dan sialnya mrs.clostarian pun datang. Dia
memang dikenal sebagai guru yang kiler.
“ada apa?kenapa kau terus memegang tanganmu?”. Mrs.Clostarian menghampiri mejaku sambil membawa penggaris rotannya. Keringat dingin membanjiri tubuhku. Mrs. Clostarian melihat sikutku.
“cepat ke uks dan cepat kembali lagi kesini”. Aku menganggukan kepalaku.
Aku menuju ruang uks sambil terus merintih kesakitan.
Aku membuka gagang pintu ruang uks aku melihat terdapat 2 perawat sedang berbincang sambil membereskan obat obatan.
“ada apa?”
“sikutku terluka,tolong obati”.
Salah satu dari perawat itu menyuruhku untuk berbaring dikasur.
Aku hanya terus memejamkan mataku karena itu sangat menyakitkan. Terasa dingin tepat di bagian lukaku.
“sudah”. Perawat itu tersenyum kepadaku.
“ya terimakasih”.
Akupun keluar dari uks dan menuju kelas.

Bel istirahat berbunyi. Aku membawa setumpuk buku ditanganku yang aku pinjam 1 minggu yang lalu dari perpustakaan sekolah.
“kalian duluan saja”. Aku berlari ke perpustakaan dan teman ku yang lainnya menuju kantin.
Aku masuk ke dalam perpustakaan yang hening dan aku mengembalikan semua buku yang ku pinjam ke tempatnya.

Cerpen Karangan: Prambandanty Poetri Irnandy
Facebook: Prambandanty Poetri
aku suka banget sama JKT48.OSIS 43 dan PMR 43!

Cerpen Prom In School Busn (Part 1) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku

Oleh:
Disaat hujan mulai datang dalam hidupku, aku tahu selanjutnya akan ada pelangi yang mewarnai kehidupanku yang kelam ini. Dan kini, pelangi itu tengah ada di sisiku, menemani suka dukaku.

Forever For You

Oleh:
Pagi yang cerah, aku terbangun dari mimpiku. Menurutku itu adalah mimpi yang indah. “Semoga mimpi itu tercapai!” seruku dalam hati. kemudian aku masuk ke kamar mandi dan bersenandung riang.

Fatah Hakiki Cinta

Oleh:
“Lo kenapa, Fel? Kayak nggak konsen begitu dari tadi?,” tanya Bram. “Heh? Enggak kok, gue nggak papa.” “Yakin?” “Yakin.” “Ok, biar gue aja deh yang jelasin kenapa Felly kayak

MyCerpen 1: Terakhir Kuingat Namamu

Oleh:
Namaku Ajang, sekarang ini aku berada dikelas 10 SMK. Aku sangat senang belajar disekolah kejuruan ini, gak pernah terpikir kalau aku akan melanjutkan sekolah lagi. Biaya sekolah yang mahal,

Tuhan Tahu ku Cinta Kau

Oleh:
Langkahku menyusuri menuruni tangga pesawat, sejenak aku berhenti memandang sekeliling. Ini hari pertama aku pulang setelah hampir 5 tahun aku merantau, Aku rindu sekali dengan tempat ini. kota jakarta

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Prom In School Busn (Part 1)”

  1. wilda lestari says:

    di tunggu cerita selanjutnya,,, 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *