Really Miss You

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta
Lolos moderasi pada: 21 January 2016

Namanya adalah Deantli. Deantli adalah mahasiswi di salah satu universitas. Deantli menyukai seorang cowok namanya Angki yang merupakan kakak senior mereka. Tetapi ia tidak berani mengatakan hal itu pada Angki. Hingga suatu hari Delon (teman kuliah Deantli juga teman nongkrongnya Angki) datang menghampiri Deantli.
“Hy. Deant. De, Angki ingin ketemu dengan kamu.” kata Delon.
“di mana? pukul berapa? kapan?” jawab Deantli gugup.
“pukul 15.00, di depan toko buku. Kamu mau kann?” sambung Delon.
“Baiklah tapi kamu ikut kan?” kata Deantli.
“iya bawel.” kata Delon sambil pergi berlalu.

Pukul 15.10, Deantli sampai di depan. Toko buku, ternyata Angki sudah menunggu.
“hai.” sapa Angki.
“maaf. Aku terlambat.” kata Deantli.
“ya, gak apa-apa kok.” jawab Angki.

Angki mengajak Deantli pergi jalan-jalan.
“Deant, aku ingin mengatakan sesuatu.” kata Angki.
“Ya.. apa kak.” jawab Deantli yang perasaannya sudah tak menentu.
“Deant, aku menyukai dirimu, aku mencintaimu dengan tulus, jika kamu mau, aku ingin jadi pacarmu.” kata Angki.
Deantli bingung apa yang harus dijawabnya. “ayooo jawab Deant.” kata Angki.
“Hmm… Aku mau jadi pacarmu, aku juga menyukaimu.” jawab Deantli.
“Yess!!! Yeaaah sungguhh?” sambung Angki. Waktu terus berlalu, mereka berdua jalani kisah cinta mereka. Canda tawa, suka duka mereka jalani bersama.

Dua tahun berlalu. Mereka jalani kisah cinta mereka hingga suatu hari hubungan mereka berakhir karena adanya orang ketiga. Sejak saat itu Deantli tidak ingin berpacaran lagi. Deantli dan Angki tidak chatting lagi baik lewat media sosial, sms atau komunikasi telpon. Jika saling berpapasan mereka tidak saling menyapa. Suatu hari Deantli menerima pesan dari facebook. Dan ternyata pesan itu dari Angki. “selamat malam dek. Boleh minta nomor hp-nya?” chat dari Angki. “iya.. boleh.” balas Deantli.

Pada hari ulang tahunnya Deantli, Angkilah yang memberi ucapan selamat pertama. Liburan natal tiba. Deant dan Angki bertemu di sebuah mall, mereka akhirnya saling menyapa. Suatu hari, Angki mengirim pesan buat Deanti, Angki ingin bertemu Deanti. akhirnya mereka bertemu di tempat biasa ketemu. “Deantli, apa kabarmu? Deant, jujur aku sangat menyayangimu. Aku gak ingin kehilangan dirimu. Aku tidak mencintai Sena, aku sama Sena gak jodoh. Deant, aku merindukanmu. De, apa kamu mau kita baikan lagi. De, apa kamu mau jalani kisah kita kembali? Deant tolong jawab aku.” kata Angki.

“Angki, kabarku baik. Angki, I really miss you, aku sangat-sangat merindukanmu. Aku sangat kesepian tanpa candamu. Tapi Angki bagaimana dengan Sena? hubungan kalian sudah cukup lama dan mau dibilang cukup serius orangtua kalian juga sudah mengetahui hubungan kalian?” jawab Deantli Yang sudah berlinang air mata.
“Deant, sudah ku bilang. Aku tidak bisa tanpa kamu. Aku sudah coba melupakanmu dengan menghadirkan Sena dalam hidupku tapi tidak bisa. Deant ayolah, kamu percaya padaku.” kata Angki dengan tegas. “Angkiii.” jawab Deantli dengan tersedu. dengan memeluk Angki.

“Angki, I really miss you.” sambung Deantli.
“Aku juga Deant. Aku sangat rindu padamu.” jawab Angki.
“semuanya akan baik-baik saja. Dan akan selalu indah.” lanjut Angki. Mereka berdua akhirnya kembali menjalin hubungan asmara mereka dengan penuh bahagia. Mereka pergi meninggalkan taman itu sambil bergandengan tangan. Wajah yang sangat bahagia.

Cerpen Karangan: Delsy Naramesah
Facebook: Delsya Putri Priskawila Naramesah

Cerpen Really Miss You merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Meraih Mawar Merah

Oleh:
“Berjanjilah untuk datang ke sini minggu depan?” Suara tangisan yang memilukan terdengar di seberang telepon sana, kenapa dia menangis? Aku sedang kerja. Seperti itulah kami kadang tidak saling mengerti

Surat Kristal

Oleh:
Ini adalah ceritaku, Bintang, yang pada akhirnya harus meninggalkan sebuah surat untuk seseorang yang tak pernah menyadari bahwa cinta itu selalu sangat dekat, walaupun terkadang jalannya adalah jalan yang

Langit dan Bulan

Oleh:
Mentari pagi menyinari alam semesta, membuka cakrawala dengan hangat, membuat rasa semakin bersemangat. Dua insan yang sedang dilanda kerinduan yang membara, tapi tak bisa bertemu juga. Ini hanya kisah

Akhir Cerita Sabtu Senja (Part 1)

Oleh:
Cerita membangggakan bukanlah tentang perjuangan cinta, tetapi perjuangan di saat kita tahu betapa sulitnya mempertahankan sebuah ikatan bernama persahabatan. Cerita mengharukan bukanlah keromantisan tentang cinta namun perjuangan mempertahankan ikatan

Aku Tidak Ingin Jatuh Cinta

Oleh:
Bel alarmku berbunyi. Kring… kring… Kring… “Aira, bangun sayang,” panggil Bunda seraya menarik selimutku. Tepat pukul 04.00 itu tandanya aku harus bangkit dari tempat tidurku. Karena hari ini adalah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *