Relationship Make Stupid

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Patah Hati, Cerpen Perjuangan
Lolos moderasi pada: 17 March 2018

Pacaran. Kadang menyakitkan, kadang bikin melayang. Aku sudah setengah tahun pacaran sama si Mawar. Aku kenal dia karena aku satu sekolah sama dia. Tapi, beda kelas. Dia IPA dan aku IPS. Kami sekolah di salah satu sekolah swasta di Banjarmasin. Mawar itu baik, cantik dan kaya raya. Sedangkan aku, jauh dari kata kaya raya. Awal pacaran sih aku sangat bahagia bisa pacaran dengan dia. Aku mau aja nurutin semua permintaan Mawar yang macam-macam. Aku didandanin dengan gaya rambut mirip boyband korea lah, disuruh pakai baju berwarna pink lah, katanya sih biar keliatan lebih imut. Ya karena aku sayang dia, jadi aku ngikutin aja kemauannya dia.

Pada waktu itu Mawar minta temenin aku untuk beli baju buat pesta ulang tahun temannya.
Dring.. Teleponku berbunyi.
“Halo sayang, bisa temenin aku beli baju gak?”
“Bisa dong sayang. Apa sih yang gak buat kamu.” Ucapku dengan nada menggoda.
“Oke sayang. Aku tunggu di rumah ya.”
“Sekarang ya?”
“Iya sayang.” Jawab Mawar.

30 menit berlalu, aku pun sudah siap untuk menjemput Mawar di rumahnya. Tapi, tak disangka-sangka dan tak diduga-duga ban motorku bocor di tengah jalan. Aku bingung harus gimana, bengkel masih jauh, mau ngebatalin buat nemenin dia takut dia nya marah. Jadi, aku harus usaha gimana caranya aku harus sampai tepat waktu untuk ke rumah Mawar. Sekuat mungkin dan secepat mungkin aku dorong motorku biar lebih cepat sampai ke bengkelnya.

Sampailah aku di bengkelnya
“Kenapa motornya?” Tanya yang punya bengkel
“Ini ban belakang saya bocor, bisa nambal gak?”
“Oh iya bisa. Tunggu aja di situ.”

Aku pun duduk dengan perasaan yang gelisah karena takut telat menjemput Mawar. Aku segera mencek hp, apakah ada telepon dari Mawar? Ternyata ada, 5 kali panggilan tidak terjawab dari Mawar. Di situ perasaanku semakin menjadi-jadi. Langsung kutelepon balik Mawar. Tapi, ternyata teleponku tidak diangkatnya, kucoba lagi tapi masih tetap tidak diangkatnya, kucoba lagi dan lagi tapi hasilnya tetap sama. Tidak ada jawaban darinya.
Saat motorku sudah selesai ditambal, aku pun langsung menuju ke rumah Mawar.

Tok Tok Tok.. Kuketok pintu rumahnya
“Iya bentar.” Sahut orang dalam rumah tapi, itu bukan suara Mawar melainkan mamanya
“Mawarnya ada tante?”
“Mawarnya baru aja pergi.”
“Ke mana? Sama siapa tante?”
“Sama Robby.”
“Hah? Oh ya udah makasih ya tante.” Ucapku dengan sangat kecewa

Robby adalah sahabatku. Aku sudah lama kenal dengan dia, selalu bersama dengan dia. Tapi dia, berkhianat di belakangku.
Aku sangat galau waktu itu. Aku mencoba mencari temanku untuk menenangkan diri. Kuajak temanku untuk minum alkoh*l yang tidak jauh dari rumah Mawar. Aku sangat galau.

Persahabatanku hancur dan aku mulai kecanduan alkoh*l akibat putus cinta.
Memang cinta bisa membuat bodoh seseorang.

Cerpen Karangan: Satria Nugraha

Cerpen Relationship Make Stupid merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Untuk Menutupi Luka

Oleh:
Terkadang, luka dapat tumbuh di mana saja. Jika seseorang tidak mengakui adanya luka itu, ia salah. Karena luka akan mendewasakan setiap orang yang mengalaminya. Karena penderitaan akan mengubah orang

Bidadariku

Oleh:
Semua berawal dari kejadian itu. Kejadian yang mungkin sulit untuk ku lupakan. Seorang ‘Bidadari’ jatuh tepat dihadapanku dan menyapaku lembut “Selamat pagi!”. Ah..lupakan itu kejadian tempo hari yang membuatku

Kakak Sahabat

Oleh:
PERKENALAN adalah awal dimana kita mengenal seseorang dan memberikan kesan tersendiri bagi yang mengalaminya seperti Hal Terbesar dalam hidup. Disuatu hari yang lalu, aku mengenal seseorang yang kini telah

Musuhku Cintaku

Oleh:
Aku Rachel Amilia. Aku berumur 12 tahun. Sekarang aku pindah ke Jakarta. Hari ini hari pertamaku masuk sekolah. Aku sekolah di salah satu SMP terfavorit di Jakarta. Waktu menunjukkan

With You

Oleh:
“Felly!,” panggil Billy dengan berlari ke arah Felly. “Ada apaan, Bil? Tumben banget kita nggak ngomoningin di kelas?” “Felly! Nih buku yang lo minta,” ucap Billy dengan senyuman. “Waaahhh!

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *