Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Kau Tlah Ubah Duniaku

Disuatu pagi, seperti biasa. Padahal matahari sudah bersinar terang benderang. Namun wajah Bella masih saja ditutup oleh sebuah selimut tebal. “Bel, Bel! Ayo bangun… Udah siang lho!” Kata Mamanya Bella....

Antara Kematianku Dengan Kematianmu

HARI INI, genap lima tahun aku di desa ini. Desa yang penuh ketenangan. Menghabiskan sisa hidupku bersama orang-orang tersayang. Sore nanti, kesekian kalinya kulangkahkan kakiku menuju rumah sakit itu. Bertemu Dokter Wira...

Kenangan Yang Membekas

Hari ini, hari yang telah kami sepakati, meskipun diriku tahu, bahwa hanya akulah yang akan menepati janji kami, meskipun begitu, aku tahu bahwa engkau masih mengingat janji itu, aku tahu. Dini hari, ku berjalan menuju tempat...

Kehabisan Batasan

“kau pikir kau pintar!!, LEPASKAN AKU”, teriakan itu tak henti terdengar dan memantul di tembok-tembok bawah tanah, tak seorang pun selain mereka tau akan hal ini, ismeth tak kan berhenti sampai ia puas terhadap Sandra...

Aufa

“Dia kembali, diantara awan awan kelabu yang menutupi indahnya mentari dia kembali, membuatku tersenyum, membuatku kembali, dan bersyukur karena diriNya memberikanku yang terbaik” “eh liat tuh si Mila murung...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply